Unordered List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, March 30, 2017

Pdt Dr John Weol Terpilih Menjadi Ketua MP GPdI Untuk Masa Bakti 2017 Hingga 2022.

KAIROSPOS.COM, Bandung - Pdt Dr John Weol terpilih menjadi ketua MP GPdI untuk masa bakti 2017 hingga 2022. Pdt Dr John Weol memperoleh suara 319 sedangkan pesaing ketatnya Pdt. Max Wakary memperoleh 300 suara dan Pdt Hendrick dengan 154 suara sedangka 5 suara rusak.

Perhelatan lima tahunan Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) hari ini pukul 08.00 WIB ditutup dengan ibadah. Dalam sidang sinode Majelis Pusat GPdI yang dihadiri peserta dari seluruh Indonesia ini, semalam telah memilih pimpinan barunya. Selain memilih pucuk pimpinan sidang lima tahunan tersebut juga membahas berbagai hal sekaitan dengan program ke depan. Sidang MP bertempat di Bandung, di mana MD Jawa Barat sebagai tuan rumah yang diselenggarakan dari tanggal 28-30 dan dibuka oleh menteri agama Lukman Hakim Saefuddin.

Kembali pada pemilihan ketua MP yang merupakan puncak sidang ini setelah melalui proses penjaringan dari setiap Majelis Daerah (MD) untuk calon Ketua MP lima tahun ke depan,  akhirnya menetapkan tiga kandidat yang maju antaranya Pdt. Dr. Max  Wakary (Petahana), Pdt. Dr Johny Weol MD DKI Jakarta dan Pdt Hendrick Runtukahu MD Jawa Timur.

Tenny Deen yang juga pendeta GPdI sekaligus Pemred Obor Pantekosta mewartakan dalam pemilihan berlangsung sengit namun tetap lancar dan kondusif itu akhirnya GPdI memilih Pendeta Dr. Jhony Weol menggawangi GPdI ke depan dengan memperoleh dukungan suara 319.

Dengan aturan yang terpilih, dengan suara terbanyak  maka secara otomastis Pdt Dr John Weol yang memperoleh suara 319 tersebut  terpilih menjadi ketua MP GPdI untuk masa bakti 2017 hingga 2022. Dengan terpilih Pdt. John Weol yang juga penasihat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia ini, Pdt. Tenny  gembala sidang GPdI Pasar Minggu berharap akan membawa kemajuan GPdI ke depan. Tentu dengan catatan  segera mengimplementasikan program-program pemberdayaan ekonomi jemaat serta  para Hamba Tuhan GPdI yang tersebar hingga ke pelosok desa. Dengan terwujudnya program tersebut, Tenny yakin  kesejahteraan hamba Tuhan dan jemaat GPdI akan terlaksana. Sehingga peran menjadi gereja yang kuat, baik dalam membangun umat maupun berkontribusi terhadap kesejahteraan bangsa dan negara itu dirasakan.

Susunan Pengurus MP GPdI 2017-2022 :
Ketua Umum : John Weol
Ketua 1 : Yohanes Moniaga
Ketua 2 : Pdt. Y Minandar
Ketua 3 : Robert Longkutoy
Sekum :  Yohanes Lumenta

Sek 1 :  Wempi Kumendong
Sek 2 : Elim Simamora
Sek 3 : Evelin Da Costa
Sek 4 : Yohanes Bale
Bendum : Noh Mandey
Bend 1 :  Thomas Runkat
Bend 2 : Heisar Sumual
Departemen – Departemen :
Penggembalaan dan peningkatan sumber daya manusia : Hendrik Suangga, Hendrik Lolaen,
Penginjilan : Fery Mamangkey, Edy Pongoh
Pendidikan Dan Pengajaran : Rudy Makal, Dony Herianto,
Organisasi Dan Hub Antar Lembaga : Oj Wotulo, Elyon Numberi,
Urusan Luar Negri : Heri Lumatau, Wely Rum
Pembangunan Gereja Pedesaan : Jonathan Manopo, Stefanus Kafiar
Pelayanan Misi Dan Perintisan Gereja Lokal : Julianus Kessek, Daniel Enggang
Pelayanan Warga Jemaat : Lodewyk Kambey, Martin Tumimomor
Pelayanan Kesejahteraan Hamba Tuhan : Soleman, Yan Timbuleng, Melky Patiasina
Badan – Badan :
Pengawas Usaha Milik Gereja : Agus Purnomo, Brando Lumatau
Media Cetak Dan Elektronik : Hengky Tohea, Josef Sinungkabang
Penelitian Dan Pengembangan : Yos Hartono, Daniel Sanger
Pemeriksa Keuangan : Tuda
Konsultasi Hukum Dan Advokasi : Wempi Kumendong Dibantu Oleh Komisi Pelayanan Hukum


Saturday, March 25, 2017

Hary Tanoesoedibjo : Disparitas Kaya Dan Miskin Jangan Semakin Besar

Komunitas Wartawan/i Kristiani dan Hary Tanoesoedibjo

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Tidak banyak masyarakat yang mengetahui bahwa Hary Tanoesoedibjo atau akrab disapa HT mengawali karirnya merangkat dari bawah "Saya tidak mewarisi kekayaan dari orang tua saya, orang tua saya tidak tamat SD pernah jadi supir taxi" kata dia pada dialog denga para wartawan Kristiani dari berbagai media dan komunitas Wartawan seperti PEWARNA {Persatuan Wartawan Nasrani} Indonesia dan PERWAMKI Sabtu {25/03/2017} di Kantor DPP PERINDO JL. DIPONEGORO Jakarta Pusat.

Dalam dialog dengan sekitar 50 wartawan/i Kristiani  HT menyampaikan beberapa hal anatara lain
pertama "Di tatanan masyarakat belum siap kesejahteraan dan pendidikannya, pro bisnis dan pro rakyat harus berjalan seimbang.” kedua ; “Orientasi ekonomi kita pro bisnis, dampaknya masyarakat menengah kebawah tidak terbangun dengan cepat.” ketiga;  "Pro rakyat memberi kesempatan masyarakat untuk maju dengan keberpihakan. Semua ingin maju, tapi tidak tahu caranya.” kata HT.

Selanjutnya yang ke empat; "Jumlah pemberi kerja harus tumbuh lebih cepat dari pencari kerja. Artinya, kelompok menengah bawah harus didorong naik ke atas.” dan yang ke lima; "Jakarta butuh pemimpin yang tidak hanya bisa menertibkan, tapi memberikan solusi, meningkatkan kesejahteraan warganya.” terangnya.

Pertemuan Hary Tanoe dengan Komunitas Wartawan Kristiani tersebut, dibantu difasilitasi oleh Sahrianta Tarigan, notabene Sahrianta Tarigan merupakan seorang figur yang sudah lama mendukung berbagai wadah kewartawanan/media kristiani. Pertemuan yang berlangsung secara sederhana dan santai, jauh dari kesan protokol birokratik, dimaksudkan dalam rangka sharing perjuangan dan pergumulan seorang Hary Tanoe atau HT, yang berangkat dari kehidupan serba sederhana, hingga berhasil menjadi pemimpin grup media terbesar tidak hanya di Indonesia, tetapi juga Asia Tenggara.

Koordinator pertemuan Deddy Tambunan, dalam forum sore tadi yang dihadiri puluhan wartawan kristiani dari berbagai macam media, mengungkapkan bahwa Hary Tanoe saat ini merupakan 'The Most Strategic Person', "Kami sangat bangga dan bersyukur, dapat bertemu dan berdialog langsung dengan seorang Hary Tanoe" demikian diungkapkan Deddy. {Thony Ermando}

Thursday, March 23, 2017

HOAX DENGAN VIRUS SARA


KAIROSPOS.COM, JAKARTA - Berita berita Hoax telah menjadi perhatian serius pemerintah saat ini, karena Hoax hampir seperti penyakit flu menular menyebar tanpa pandang bulu hingga Istana Presiden tak luput menjadi meriang karenanya. Berita Hoax yang tadinya dikenal dimedia sosial masuk kemedia cetak dengan Tabloid Obor Rakyat yang sudah kena pidana pelakunya. Dewan Pers bergerak dengan  mengeluarkan aturan kode verifikasi berupa kode batang digital dua dimensi (Quick Response Code/QR code) bagi perusahaan pers terverifikasi menuai kritik dari pekerja media online dan mengadakan unjuk rasa ke gedung Dewan Pers (http://www.wajahnusantaraku.com/2017/03/fpii-gruduk-kantor-dewan-pers.html).

Tujuan Dewan Pers sangat jelas memberikan filter dan sangsi pada semua media, tetapi kebijakan ini yang tujuannya menghantam dan menghancurkan pembuat dan penikmat Hoax malah seluruh pengiat Jurnalisme terkena getahnya ini yang ditolak media media diluar mainstraim yang sudah diverifikasi.

Diranah informasi ada yang disebut "misinformation" dan "disinformation". Yang pertama adalah kesalahan karena kekurang cermatan, sedangkan yang kedua memang sengaja dibuat salah.

Hoax adalah kategori yang kedua, dan merupakan perbuatan yang sengaja mengelabui, mengecoh, dan menipu khalayak untuk menimbulkan kekacauan, kesalahpahaman, dan kebingungan atau bahkan kepanikan.
Sebagaimana halnya semua "teks" maka hoax pun memiliki "konteks", dan di Indonesia saat ini konteksnya adalah persaingan politik. Hoax yang sekarang marak di Indonesia adalah upaya  sistematis untuk menimbulkan kesalahpahaman antar etnik dan antar agama. Tujuan praktisnya jelas : memenangi persaingan perebutan kekuasaan politik dengan jalan mengadudomba rakyat.
Hoax pada umumnya tentu saja meruntuhkan tatanan "trust" (saling percaya) di masyarakat, namun yang terjadi di Indonesia lebih spesifik, yaitu meruntuhkan tatanan kebangsaan yang berbasis kebhinekaan.
Hoax di Indonesia tidak selalu sama dengan di negara lain, namun polanya mirip dengan yang terjadi di Amerika Serikat pada akhir-akhir ini, ketika salah satu pihak yang berseteru menggunakan isu agama dan etnik untuk meraih kursi kepresidenan.
Hoax di Indonesia juga begitu : digunakan oleh salah satu pihak untuk merebut kekuasaan lewat isu-isu etnik dan agama.

Mengapa di Indonesia begitu cepat tersebar berita Hoax karena Indonesia menjadi  jumlah pemakai Smartphone no.5 terbesar di dunia.  Jumlah pengguna Internet di Indonesia tahun 2016 adalah 132,7 juta user atau sekitar 51,5% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 256,2 juta. Pengguna internet terbanyak ada di pulau Jawa dengan total pengguna 86.339.350 user atau sekitar 65% dari total penggunan Internet. Jika dibandingkan penggunana Internet Indonesia pada tahun 2014 sebesar 88,1 juta user, maka terjadi kenaikkan sebesar 44,6 juta dalam waktu 2 tahun (2014 – 2016). Tentu data / fakta ini menggembirakan, terutama bagi para pengusaha atau pemilik toko online, pengelola provider untung banyak. Data ini diumumkan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia). APPJII  telah mengumumkan hasil survei Data Statistik Pengguna Internet Indonesia tahun 2016.

Jumlah pengguna internet yang mencapai 132,7 juta jiwa tidak diimbangi dengan  tingkat literasinya, Indonesia di posisi kedua terendah di bawah Botswana di Afrika”. Tidak aneh jika isu-isu SARA menjadi sasaran empuknya, terlebih kelompok minoritas menjadi bal-balan istilan orang Jawa.

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak berita palsu yang beredar dengan memanfaatkan tingkat kemalasan orang Indonesia dalam hal membaca dan mencari fakta. Kalau hal ini dibiarkan, bisa-bisa negara ini bakal ditutupi dengan kebencian yang disebar melalui berita hoax.

Meski Polri telah menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor: SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (“SE Hate Speech”). Dimana intinya masyarakat harus hati-hati dengan jempolnya, menahan emosinya karena dapat dituntut hingga 6 tahun penjaran dan denda satu milyar rupiah.

Harapan penulis agar Indonesia segera lepas dari Virus Hoax adalah menahan diri, menjaga emosi  selalu berpikir kritis, cerdas dan menjaga emosi adalah strategi terbaik.

Penulis : Nengah Dharma, Praktisi Hukum dan Pengamat Sosial.

Persembahan Dari Hati Dan Kemulian Tuhan Yang Dinyatakan

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Studi Kitab Keluaran dari Perspektif Mesianik-Akar Ibrani.
Parasha 7:

Terumah - Persembahan Unjukan (Keluaran 25-27)
Elohim memanggil Israel keluar dari Mesir agar umatNya ini dapat melayaniNya (Ibr  avodah ). Karena itu, Elohim yang berada di surga juga perlu diam di tengah umatNya. Untuk inilah Adonai sebagai pemilik Israel meminta Moshe mengumpulkan persembahan  unjukan (Ibr  terumah ) bagi pembangunan kemah pertemuan (Ibr  ohel) sebagai tempat kudus (Ibr miqdash) agar  Adonai dapat ‘diam’ (Ibr  sakhan ,  menjadi shekhinah) di tengah (Ibr  betokham, inside;di dalam) umatNya (Keluaran 25:8).
Jelas Elohim Israel bukanlah Tuhan yang jauh di surga sana, tetapi Tuhan yang ingin membangun hubungan persekutuan dengan umatNya,Ia ingin berada ditengah  umatNya.

Bahkan dengan kata betokham yang berarti juga ’di dalam’, jelas YHVH Elohim ingin ada di hati setiap pribadi umatNya. Rasul Rabbi Shaul Paulus memahami hubungan ini ketika ia berkata,“Mesias hidup di dalam aku” (Galatia 2:20). Jika demikian bagi Rav Shaul, demikian juga bagi kita, Mesias hidup di dalamku, harapan akan kemuliaan!

Sebagai bet ha-miqdash (mem-qov-dalet-shin=miqdash), kemah itu harus kudus (Ibr qadosh) dalam arti segala sesuatunya harus sesuai dengan perintah Elohim dan umat Tuhan melakukannya dengan dorongan hati yang paling dalam sesuai kehendak Tuhan. Bila tidak demikan, maka huruf qov luruh sehingga susunan huruf  dapat dibaca shemed (shem-mem-dalet) yang berarti ‘kehancuran’. Jelas Adonai sebagai Pemilik dan sumber segala berkat menghendaki bet ha-miqdash dibangun sesuai dengan polaNya dan didukung oleh dorongan hati umatNya.

Bagaimana kemuliaan (Ibr  shekhinah ) Tuhan hadir  dalam bet ha-miqdash? Ada dua pandangan di lingkungan rabbinik.
RAMBAM (Maimonides), komentator Torah abad 12, mengatakan shekinah hanya akan terbit bila pekerjaan jasmaniah dilakukan dengan cermat. Tanpa kerja lahiriah seperti membawa terumah (ayat 1-7) tidak akan ada shekinah.

Pandangan ini ditanggapi oleh RAMBAN (Nachmanides). Ia percaya bahwa yang paling penting adalah kehadiran Ruakh Elohim (Roh Elohim), bukan kerja lahiriahnya. Perlu diperhatikan, RAMBAN  mengatakan kehadiran Roh sesudah bangunan miqdash dibuat. Ia hanya menekankan bahwa sekalipun bangunan megah sudah ada, tetap kehadiran Roh yang menentukan kemunculan Kemuliaan Shekhinah!
Jadi keduanya benar walau kelihatannya saling bertentangan. Ini yang disebut kebenaran muncul secara paradoks.

Umat Tuhan perlu membawa terumah (dalam hal ini, persembahan unjukan khusus) berupa emas, perak, tembaga, berbagai kain. Umat perlu mengerjakannya sesuai kehendak Tuhan barulah  shekhinah  Terang kemuliaan Tuhan muncul di tengah mereka. Persiapan jasmani diperlukan agar urapan rohani turun di tengah umatNya.

Apa artinya bagi kita?  Kerja jasmaniah seperti persembahan jasmaniah, persiapan pelayanan dan latihan serta proses belajar perlu dilakukan bila kita ingin Roh Kudus mengurapi dan memakai setiap kita -murid Mesias- sebagai alat yang tepat sasaran di tanganNya.

Penulis :  Gmb Benyamin Obadyah, Gereja Kehilat Mesianik Indonesia.

Wednesday, March 22, 2017

MENYELAMATKAN

Ilustrasi Kakek Tua dan Pengusaha, Sumber : Google
KAIROSPOS.COM, Jakarta - Kisah atau cerita kehidupan keteladanan bukan hanya diperoleh dari kitab kitab suci tapi dari cerita kehidupan sehari hari karena agaima apapun prilaku yang baik itu berasal dari kematangan seserang dalam memahami kitab sucinya dan bermanfaat bagi banyak orang. Artikel dari kiriman seorang rekan ini tidak tau kita sumber aslinya tapi magna pencerahan bagi satu generasi kegenerasi lain sangat dibutuhkan dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari hari. Terlebih keringnya magna keteladan saat ini di Indonesia.

Seorang lelaki tua, pakaian lusuhnya menampakkan jelas kefaqiran yang ia alami.
Ia memasuki sebuah toko untuk membeli selimut.
Ia membutuhkan 5 buah selimut untuk keluarganya di musim hujan & dengan cuaca dingin.
Tapi uang yang ia miliki hanya 100 ribu.


Sudah berkeliling di pasar tapi tidak ada penjual toko yang menjual harga 100 ribu untuk 5 selimut.
Putus asa ia memasuki toko terakhir yang lebih megah di pasar tersebut.
Dengan suara ragu lelaki tua bertanya:
"Saya membutuhkan 5 selimut... tapi saya hanya punya uang 100 ribu .. apakah bapak menjualnya ?"
Pemilik toko berkata :
"Oh ada pak, saya punya selimut bagus buatan Turki, harganya juga murah, hanya 25 ribu per buah. Kalau bapak beli 4 buah akan mendapat bonus 1 buah."liki hanya 100 ribu.
Sudah berkeliling di pasar tapi tidak ada penjual toko yang menjual harga 100 ribu untuk 5 selimut.
Putus asa ia memasuki toko terakhir yang lebih megah di pasar tersebut.
Dengan suara ragu lelaki tua bertanya:
"Saya membutuhkan 5 selimut... tapi saya hanya punya uang 100 ribu .. apakah bapak menjualnya ?"
Pemilik toko berkata :
"Oh ada pak, saya punya selimut bagus buatan Turki, harganya juga murah, hanya 25 ribu per buah. Kalau bapak beli 4 buah akan mendapat bonus 1 buah."

Lega...
Terpancar diwajah lelaki tua itu.
Segera ia mengulurkan lembaran uang 100 ribu miliknya.
Dengan wajah berseri sambil membawa selimut ia berlalu pergi.

Anak si pedagang yang sedari tadi duduk memperhatikan ini berkata :
"Ayah .... Koq bisa ??  bukankah kemarin Ayah mengatakan selimut itu jenis selimut termahal di toko ini, kalau tidak salah kemarin Ayah mengatakannya seharga 250 ribu per helainya..!?"

Si Ayah dari anak itu tersenyum dan menjawab :
"Benar sekali, kemarin kita menjualnya 250 ribu kepada pembeli yang lain tidak kurang sedikitpun.
Kemarin kita berdagang dengan manusia.
Hari ini kita berdagang dengan Tuhan.
Ayah ingin keluarga laki2 tua tadi dapat terhindar dari dingin di musim dingin ini
Ayah berharap Tuhan _menyelamatkan_ keluarga kita dari panasnya api neraka di akhirat nanti.
Sesungguhnya.. kalaulah tidak karena menjaga harga diri laki2 tua tadi, Ayah tidak ingin menerima darinya uang sedikitpun.
Ayah tidak ingin ia merasa menerima sedekah sehingga merasa malu dihadapan kita disini."
Si Anak tersenyum mengambil hikmah atas pelajaran berharga yang diperoleh hari ini dari Ayahanda nya.

Sampai di rumah, Sang lelaki tua disambut istrinya dengan gembira, kemudian membuka bungkusan selimut, dan terkejut.
"Darimana ayah dapat uang beli selimut mahal ini ?"
"Dari uang yg ibu kasih tadi" jawabnya sambil merebahkan diri di lantai, kelelahan.
"Tidak mungkin dg 100rb, dapatkan selimut ini, jangankan 5, satu buah aja gak dapat."
Percakapan ini didengar sang anak, dan menghampiri. Kemudian dia memeriksa selimut tsb.
"Ini harganya 250rb, ayaahh"
Si ayah bangkit melihat label harga yg dilihatkan anaknya.
"Sepertinya si pemilik toko salah, tadi dia bilang harganya 25rb, karena ayah beli 4, dapat bonus 1".
Cerita sang ayah.

Semua terpaku diam...

"Besok ayah hantarkan lagi ke toko itu, jangan dipakai dulu ya" sang ibu memecah kesunyian.
"Ayah kelihatan capek, aku saja yang hantarkan sekarang. Di toko mana ayah beli selimut ini ?" Sahut anaknya.

"Kenapa harus sekarang nak ? tadi ibu lihat kamu lagi menjahit pesanan bu Kino untuk besok" tanya ibunya

"Ibu, kasihan si pedagang itu bu, kalau nanti dia jual lagi ke orang lain dg harga segitu, soal jahitan itu, bisa saya selesaikan nanti malam" jawab si anak.

Sang ayah tersenyum bahagia dan bangga, kemudian menjelaskan toko tempat dia membeli selimut.

Sang anak mengayuh sepeda menuju pasar.

"Silahkan masuk nona" sapa ramah seorang pemuda saat melihat gadis muda celingak-celinguk di depan tokonya.
"Maaf bang, tadi adakah Abang menjual selimut ini kepada seorang tua ? Saya anaknya mau mengembalikan selimut ini" tanyanya.
Dari bungkusannya si pemuda sudah tahu bahwa itu memang selimut yg dijual ayahnya tadi.
"Maaf nona, apakah ada barang yg rusak ? Saya akan ganti dg yg lain"
"Oh, tidak, saya mau kembalikan bukan karena rusak, tapi Abang salah lihat harga, di label ini 250rb, bukan 25rb."

Si pemuda berpikir sejenak, sambil pura2 memeriksa selimut tsb.

"Terimakasih.. nona telah _menyelamatkan_ saya dari kerugian besar, coba bayangkan jika semua itu (sambil menunjuk tumpukan selimut) saya jual 25rb, berapa besar kerugian saya. Untuk itu saya hadiahkan selimut ini untuk ayah nona."

"Benar yg dibilang anak saya, harap diterima kembali uang ini." Sang ayah yg dari tadi hanya menonton, menimpali sambil menyodorkan uang 100rb ke anak tsb.

"Eee"

"Jangan menolak nona, ini sekedar ucapan terimakasih saja, nona telah _menyelamatkan_ kami jauh lebih besar dari ini, bawalah selimut tsb pulang, dan tolong kembalikan uang ini kepada ayahmu."

Saudaraku...
hendaknya kita dapat memetik cerita tadi bahwa kasih dan melayani TUHAN bukan harus di ucapakan dengan kalimat indah atau uraian yang panjang akan tetapi KETELADAN itu adalah TINDAKAN

Sumber : Kiriman Kevas Hervin

Tuesday, March 21, 2017

RIP JOHN HARTMAN

Alm Rev. Jhon Hartman didampingi Istri Mary Hartman

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Berita Dukacita hari ini Selasa {21/03/2017} Pukul 17.07 Penginjil yang sudah tidak asing lagi bagi umat Kristen berpulang kerumah bapa disorga berita ini dilaporkan oleh rekan kami Daniel Tanamal dari CBN yang pada saat ini berada dirumah duka Lippo Cikarang Delta Silicon Blok AE 6.
Berikut ini kami turunkan berita semasa beliau sakit yang kami lansir dari Majalah Bahana, Juni 2011.

John Hartman memulai pelayanannya diPlacerville, California tahun 1976. Selain aktifdalam pelayanan lewat media televisi, ia jugamendirikan beberapa stasiun televisi lokal. Mengadakan banyak KKR di gedung gereja dan lapangan di Indonesia, Amerika dan banyak negara. Kepada penulis kesaksiannyaini, mantan bodyguard Elvis Presley ini bersaksi tentang kesembuhannya. Desember 2008. Di kepulauan terpencil, di Nusa Tenggara Timur.

Seperti biasa John memeriksa segala persiapan sebelum KKR dimulai. Cek panggung, sound dan lainnya. Persiapan tiga jam di tengah terik matahari. Usai KKR, kembali ke Jakarta, kulit John berbintik-bintik merah. ”Diagnosa awal, bintik-bintik merah itu timbul karena sengatan matahari berkembang semacam enzim di kulit. Dokter mengatakan, sebagai seorang bule, Pak John sangat rentan terhadap matahari,” jelas Mary Hartman, istri John yang mendampingi wawancara bersama beberapa staff Gospel Overseas Studio. Akhir Desember John mengunjungi keluarga di Amerika untuk merayakan Natal. Cuaca sangat dingin. Karena bintik merah itu tidak kunjung hilang, John periksa di salah satu rumah sakit. Dokter mendiagnosa penyakit psoriasis. Kata dokter, penyakit ini sangat langka untuk orang seusia John. Setelah di tangani oleh dokter di AS, penyakit di kulit John mengalami kesembuhan. Medical chek up, kondisi John normal.Setahun berlalu, tepatnya Desember 2009, John ke Amerika untuk merayakan Natal. Ia kembali mengalami gatal-gatal. Ponakannya yang dokter memeriksanya. Disarankan, Johntidak boleh pulang ke Indonesia, karena membahayakan. Namun, John bersikeras tetap pulang karena memikirkan jiwa-jiwa di Indonesia. Setelah beberapa waktu di Jakarta, kondisi John membaik.
Acara Rohani Kristen di RCTI yang jadi berlangsung cukup lama

Namun kemudian, terjadi pembengkakan di tangannya. Setelah pemeriksaan dan diberi obat, hasilnya normal. Beberapa waktu kemudian, John tidak bisa berjalan. Lalu John ke rumah sakit untuk melakukan tes. Berdasarkan hasil tes, John menderita penyakit yang menyerang organ bagian dalam tubuhnya. “Tapi yang menjadi perhatian dari RS itu hanya tes yang mereka lakukan, sedangkan bengkak pada kedua tangannya tidak diobati,” kata Mary. PASKAH 2010 Minggu Paskah. John mengalami pendarahan. Cucu mereka yang menjagainyadi RS segera menghubungi Mary. Rumah sakit berusaha untuk menghentikan pendarahan dan berhasil. John memang mengkonsumsi obat darah tinggi yang berfungsi sebagai pengencer darah. Selama di RS itu, dokter memberikan John 3 macam obat pengencer darah. Itulah penyebab pendarahan. “Dalam kondisi itu, seharusnya dokter menghentikan konsumsi obat pengencer darah itu. Jadi ketika minum obat, Pak John pun pendarahan lagi. Di tengah kondisi Pak John yang tidak stabil, kami memutuskan pindah ke rumah sakit di Singapura.” jelas Mary. Membawa John ke Singapura tentu tidak bisa dengan pesawat komersial biasa. Harus menggunakan pesawat pribadi. Syukurlah saudara sepupu John membantunya. Jam delapan malam John didampingi istri dan dokter berangkat dari Bandara Halim. “Kami melihat ketika Pak John diterbangkan ke Singapura, kondisinya seperti jenazah. Mata sudah ditutup. Banyak selang. Persiapan kantong darah cukup banyak. Dari rumah sakit ambulan yang membawa Pak John layaknya ruangan ICU.

Begitupun di dalam pesawat.”PERTOLONGAN DAN KESEMBUHAN Berdasarkan pemerikasaan, obat yang diberikan dokter di Indonesia sangat keras sehingga telah melukai usus John. Setibanyadi rumah sakit itu, John langsung di operasi.”Selama di Singapura, sepupu Pak John banyak membiayai pengobatan,” ungkap Mary. Setelah dilakukan operasi, beberapa hari kemudian Mary ingin segera membawa Pak John pulang ke Indonesia. Karena mereka tidak punya uang perawatan untuk waktu yang lama. Dokter yang menangani John mengatakan, bahwa biaya pengobatan sudahada yang menanggung. Dokter itu mengatakan saat John tiba di RS memang kondisinya sangat kritis. Bahkan dalam keadaan meninggal. ”Ketika saya terbangun di RS itu, saya bertanya kepada seorang perawat, dari mana asalmu? Perawat itu menjawab dari India. Lalu saya bertanya lagi, di mana saya ini? Apakah saya di India? Lalu dokter yang merawat saya mengatakan kalau saya berada di Singapura. Saya merasakan bahwa saya seperti sudah mati. Namun saat saya melihat istri saya, saya merasakan ada damai sejahtera dan sukacita,” jelas pembicara Penyegaran Rohani Kristen Protestan di RCTI ini. John bercerita tentang pelayanannya. Sekitar3 tahun lalu di Kupang. Saat itu ia harus memimpin KKR di sana. Namun, beberapa jam sebelum memimpin KKR, John mengalami susah buang air kecil dan itu membuat dia merasakan sakit. Setelah dilakukan pemeriksan di RS terdekat, ia harusdi kateter dan rumah sakit menyarakan dia untuk dirawat dulu.

Namun, ia bersikeras tidak mau dirawat. Ia ingin terus melakukan KKR yang sudah dipersiapkan. Kalau tidak mampu atau tidak memungkinkan lagi, John baru mau membatalkan KKR atau pelayanannya. Sakit yang pernah dialaminya bisa menjadi kesaksian dalam pelayanannya.”Kami pernah melakukan KKR di Maumere. Disana banyak orang menderita sakit kulit. Saya mendoakan orang-orang di sana. Mungkin saya diizinkan Tuhan sakit kulit supaya merasakan penderitaan yang sama seperti mereka,” ungkap John yang yakin banyak orang berdoa bagi kesembuhannya. “Ketika kita kembali ke rumah Bapa, kita hanya bawa jiwa. Itulah yang menjadi fokus Pak John. Dia tidak pernah pikirkan dirinya sendiri,” kata Mary.YESUS KRISTUS Mengasihi Anda. Selamat Jalan Pak John Hartman. Kami turut berdukacita atas kepergianmu.

(Sumber: Majalah Bahana, Juni 2011)

Monday, March 20, 2017

Gigi Ganti Gigi : Konteks Asli VS Tafsir Populer

Pdt Benyamin Obadyah, Gereja Kehilat Mesianik Indonesia
KAIROSPOS.COM, Jakarta - Study Kitab Keluaran dari Perspektif Mesianik-Akar Ibrani
Parasha 6
Mishpatim  ‘aturan hubungan dengan sesama’ (Keluaran 21:1-24:18)*
Mishpatim (bentuk jamak) diterjemahkan menjadi ‘peraturan-peraturan’ (LAI) dan ‘keputusan- keputusan’ (ILT). Tetapi bila ditanya peraturan apa yang dimaksud dalam parasha ini, umumnya pembaca Alkitab bangsa-bangsa tidak dapat menjawab dengan mantap.Di sinilah pentingnya perspektif Akar Ibrani yang membuka pemahaman yang akurat dari segi konteks, gramatika Ibrani, budaya dan sejarah Israel.
Para rabbi membagi 613 perintah-perintah Adonai Elohim yang menjadi 3 kategori yaitu: Mitzvot, Khukim dan Mispatim.

Pertama,  mitzvot (bentuk jamak, tunggal  mitzvat) sebagai perintah-perintah yang diberi alasan.
Misalnya, perintah memakai jumbai ( tzitzit ) di punca jubah dimaksudkan agar pemakainya mengingat segala perintah Tuhan. Dalam Mitzvot terdapat juga perintah yang disebut Edot (kesaksian) untuk menyaksikan perbuatan Tuhan dengan merayakan Shabbat dan Hari Raya Tahunan ( moedim ).
Kedua,  khukim  sebagai perintah-perintah yang diberikan tanpa diberi alasannya, just do it . Lakukan karena ini perintah Raja. Masuk dalam kategori ini adalah perintah tentang makan daging dengan kriteria tertentu dalam Imamat 11.

Orang Yahudi mematuhinya seperti anak taat pada perintah ayahnya.
Lain dengan orang Yunani, mereka tidak dapat menghargai perintah yang tidak diberi alasan spesifik.
Inilah sebabnya orang Yunani yang menjadi percaya sekali pun tidak mau mentaati aturan makan kosher dalam Imamat 11.
Ketiga, mishpatim  (bentuk jamak, tunggal  mishpat) sebagai perintah yang mengatur hubungan antar sesama dalam suatu komunitas.

Parasha  Mishpatim mencakup 53 perintah dalam Torah yang diberikan untuk menjaga hubungan antar sesama sehingga tidak men-dzolimi satu sama lain.
Ini meliputi hak budak Ibrani yang tidak boleh diperlakukan semena-mena; jaminan nyawa bahkan bagi seorang pembunuh; keadilan dalam memutuskan pertengkaran; peraturan tentang ganti rugi akibat pencurian; kekudusan moral; ketentuan orang miskin tidak boleh ditindas, dan sebagainya.
Dalam Keluaran 21:24 tertulis ‘mata ganti mata, gigi ganti gigi’ yang merujuk pada keadilan dalam memutuskan perkara pertengkaran dalam masyarakat. Sayang frasa ini dipahami keliru oleh Kristen bangsa-bangsa seakan Torah membenarkan kekerasan dibalas dengan kekerasan.
Sebagai contoh, Franz Magnis-Suseno, rohaniawan Katolik, menulis, " ... hukuman yang dijatuhkan atas pelanggaran norma hukum tidak boleh dilihat sebagai pembalasan. Lex talionis (gigi demi gigi, mata demi mata, nyawa demi nyawa) sekarang ditolak."( Kompas, 16/3/2017).

Jelas sekali rohaniawan tersebut telah mengaitkan ayat Torah tersebut sebagai ungkapan pembalasan; padahal dalam konteksnya Keluaran 21:24 justeru menekankan keadilan dalam pemutusan perkara.
Dalam Khotbah di Bukit, Yeshua berkata: “Kamu sudah mendengar yang telah dikatakan: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Namun Aku berkata kepadamu: Janganlah melawan yang jahat, melainkan siapa yang menampar engkau pada pipimu yang kanan, serahkanlah kepadanya pipi yang lain juga”.(Matius 5:38-39).
Banyak yang menafsir bahwa Yeshua sedang melawan Torah Moshe. Keliru! Perhatikan, Yeshua tidak mengatakan ‘ada  tertulis’  tetapi Ia berkata ‘kamu sudah mendengar’ yang tidak lain adalah tafsir kelompok garis keras seperti kaum  Zeloti dan Sicarii pada zamannya. Dengan tafsir yg telah digoreng tersebut mereka telah memperalat ayat Torah untuk kepentingan politik sesaat yaitu melawan penjajah Romawi.
Yeshua sebagai Firman Elohim yg mengetahui maksud BapaNya dalam Torah segera mengoreksi tafsir yang berkonotasi ‘pembalasan’ dan bukan pedoman pemutusan perkara dengan adil seperti yang ditulis oleh Moshe!
Penting sekali memahami makna mishpatim, yang sesungguhnya merupakan implementasi dari ‘kasihilah sesama manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri’ ( Imamat 19:18 dan Markus 12:31).
Perlu ditambahkan, klasifikasi Torah menjadi hukum moral dan hukum bayangan menurut Teologi Dispensasi merupakan usulan baru abad 19 yang dak dikenal oleh murid-murid Yeshua abad pertama yang semuanya Yahudi yang paham Torah.
Parasha  mishpatim mengajar kita bahwa sebagai orang percaya kita punya tanggungjawab mewujudkan kebenaran dan keadilan dalam komunitas yang didorong oleh kasih kepada sesama manusia.


Penulis : Pdt Benyamin Obadyah, Gereja Kehilat Mesianik Indonesia

Saturday, March 18, 2017

GKP PALALANGON DAN PEWARNA INDONESIA BERBAGI KASIH

Ibu2 mempersiapkan paket sembako
Kairospos.com, Cianjur - Program berbagi Kasih PEWARNA INDONESIA (Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia) diselenggarakan Sabtu (11/03/2017) bertempat di Gereja Kristen Pasundan (GKP) Palalangon, Cianjur, Jawa Barat. Acara berlangsung dari pagi hingga siang sekira seratus lebih jemaat Gereja Kristen Pasundan (GKP) Palalangon, Cianjur, Jawa Barat (Jabar) terlihat setia dan antusias mengikuti acara  yang digelar oleh Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Indonesia, Sabtu (11/03/2017).

Di dominasi  pemuda dan  ibu, mereka mengikut penyuluhan narkoba, pengenalan dunia jurnalis dan penyegaran iman. Yang terakhir ini khusus dilayani oleh Pdt Dr John Weol.  Ketua MD GPdI DKI Jakarta ini dalam kotbahnya mengingatkan bahwa anak Tuhan harus beriman yang menyala-nyala dan tidak mudah goyah. Berangkat dari keinginan menjadi organisasi yang berdampak bagi masyarakat, baik dalam profesi pekerjaan maupun interaksi sosial kemasyarakatan, Pewarna Indonesia melakukan kunjungan, Bakti Sosial ke jemaat GKP Palalangon.

Pdt Dr John Weol.  Ketua MD GPdI DKI Jakarta berbagi berkat pada masyarakat sekitar

Menurut Ketua Umum Pusat Pewarna Indonesia, Yusuf Mudjiono, kegiatan tersebut dilaksanakan atas dasar keinginan untuk menguatkan dan memberi perhatian kepada umat kristiani yang ada di kampung Palalangon, Canjur, Jabar, khususnya jemaat GKP Palalangon sebagai gereja tertua yang ada di kampung yang dijuluki sebagai “Menara Pengintai” tersebut.

“Kita ingin meyakinkan umat Tuhan yang ada di sini bahwa kalian tidak sendirian. Kita yang ada di daerah lain selalu perhatian dan peduli kepada saudara kita di kampung Kristen ini,” kata Yusuf saat memberikan kata sambutannya di gedung aula gereja GKP Palalangon.

Tim Baksos Pewarna Mengangkat tema; “Mewarnai KasihNya,”  Pewarna Indonesia menurut Ketua Panitia Tenny Deen, selain ingin menjadi berkat lewat tulisan sebagai jurnalis juga mau berbagi kasih kepedulian sosial kepada sesama warga Tuhan.


“Sesama anak Tuhan untuk saling mengasihi. Lewat kegiatan ini Pewarna mau Mewarnai KasihNya kepada jemaat Tuhan di sini,” kata pemimpin redaksi Obor Pantekosta.


Sementara itu, Penasehat Pewarna Indonesia, Pdt, Lukman Pandji mengaku memiliki beban moral kepada umat ktistiani di Palalangon mengingat dirinya juga bagian dari sana.

“Tuhan Yesus pelihara dan menjaga umat Tuhan di sini,” kata Pendeta yang tinggal di kota Bandung, Jabar ini dalam bahasa Sunda kepada jemaat GKP Palalangon.

Kegiatan ini diikuti 23 wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia yang berasal dari berbagai media seperti Majalah GAHARU, Wajahnusantaraku.com, Kairospos.com, INSPIRASI, BAHANA, Suara HKBP, Harian Sinar Indonesia Baru, Tabloid Mitra Indonesia, Jawaban.Com, RPK 96.3 FM, HARDLINE FM, Reformata.com, Warningtime.com, Podium.com, onlinekristen.com dan lainnya.

Wajah Plularisme Indonesia Tercermin di Palalangon

Sekitar enam tahun yang lalu penulis dan rombongan kesulitan mencari wilayah ini karena google map dan waze belum populer seperti sekarang ini jadi rombongan kami bolak balik bertanya pada masyarakat sekitar dimana GKP Palalangon itu, masyarakatnya spontan menjawab oh kampung Kristen itu yah.., masih jauh pak, ikuti jalan ini terus belok kiri, kanan.. dan seterusnya.

Perkampungan Palalangon menjadi kampung Kristen yang eksis di tengah suku Sunda yang Islami. Penduduknya menjunjung tinggi warisan leluhur dan mencantumkan marga di belakang namanya. Tak sulit menebak jika ada orang yang menggunakan nama belakang Nainggolan atau Sitompul. Bisa dipastikan mereka beretnis Batak. Atau jika menggunakan marga Mambu atau Supit. Mereka pasti berasal dari Sulawesi Utara.

Tapi jika nama marga seperti Markhasan, Dantji dan Masad yang disebut, coba tebak dari manakah mereka berasal? Sedikit orang yang tahu bahwa mereka adalah orang-orang Sunda. Demi menjaga tradisi leluhur, komunitas Kristen yang berada di wilayah Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,
menerapkan sistem marga ini dalam kehidupan sosial-kemasyarakatannya. “Sistem kekerabatan ini sudah berlangsung lama, bahkan sejak generasi pertama orang Kristen datang ke wilayah ini, semua masyarakat diwilayah ini baik Islam dan Kristen mempunyai tali persaudaraan secara turun temurun”  kata Pdt. Adi Kristianto pada kami.
Para Wartawan/Wartawati yang tergabung dalam Baksos PEWARNA INDONESIA


Menurut Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan GKP Palalangon (disusun oleh Pdt. Alex Fernando Banua, S.Th.), kekristenan di Ciranjang merupakan hasil pelayanan Nederlandsche Zendings Vereeniging (NZV), sebuah lembaga misi pekabaran Injil yang berkedudukan di Rotterdam, Belanda nun di tahun 1901. Karena prihatin dengan kondisi komunitas orang Kristen pribumi, dalam hal ini orang Sunda, NZV mengutus B. M. Alkema untuk mencari lahan yang cocok untuk pemukiman jemaat. Ekspedisi untuk menemukan lahan pemukiman itu dimulai dengan menyusuri aliran Sungai Citarum.

Akhirnya mereka menemukan sebuah hutan untuk dijadikan lahan pemukiman dan menamainya Palalangon (menara). GKP Palalangon adalah gereja tertua di wilayah Ciranjang. Setahun kemudian pada 1902 berdiri Gereja Kerasulan Pusaka di Rawaselang, tak jauh dari Palalangon. Dari dua gereja ini kemudian berkembang beberapa jemaat lokal baru di wilayah itu karena alasan pengembangan atau perpecahan.
Kini tercatat sebelas gereja lokal yang berdiri di Ciranjang, yakni GKP Palalangon, GKP Sindangjaya, GKP Ciranjang, Gereja Kerasulan Pusaka Rawaselang, Gereja Kerasulan Baru Rawaselang, Gereja Persekutuan Injili Eliezer, GPdI Pasirnangka, Gereja Pantekosta Ciranjang, GKI Ciranjang, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dan Gereja Persekutuan Oikumene Indonesia (GEPKOIN). Potret Kerukunan Beragama Dengan motto ‘Gerbang Marhamah’ (Gerakan Membangun Masyarakat Berakhlakul Karimah), Cianjur adalah salah satu kabupaten yang menerapkan Syariat Islam. Meski demikian tidak ada gesekan dan permasalahan berarti bagi warga Nasrani di Kecamatan Ciranjang. Potret toleransi terlihat ketika ada warga yang meninggal. Masyarakat Kristen – Muslim, bahu-membahu untuk mengurus segala keperluan dan perlengkapan hingga pemakaman dilaksanakan.

Wajah Palalangon ini merupakan gambaran pluralisme toleransi umat beragama peninggalan leluhur yang harus dilestarikan dan menjadi contoh untuk DKI Jakarta yang karena berbeda pilihan politik tidak mau mensholatkan Jenazah sungguh miris prilaku orang orang seperti ini, sementara budaya asli Indonesia tidak seperti itu.

Pada akhir tulisan ini kami berharap para pembaca datang dan berkunjung ke GKP Palalangon melihat dan menjalin tali kasih bagi sesama, mungkin bisa membantu meningkatkan perekonomian warga setempat dengan membeli beras cianjur yang terkenal itu atau membeli selimut produk masyarakat setempat. (Thony Ermando)


 

Studi Kitab Keluaran dari Perspektif Mesianik-Akar Ibrani

Kairospos.com, Jakarta - Studi Kitab Keluaran dari Perspektif Mesianik-Akar Ibrani. 

Parasha 8:

Tetzaveh - Keluaran 27:20 - 30:10
Parasha Tetzaveh (arti: kau perintahkan) berbicara tentang pemilihan Imam Besar dan imam serta pakaian imam saat menjalankan fungsi imamatnya.
Rencana keselamatan dapat dilihat dari fungsi Imam Besar ; dan fungsi Imam Besar dapat kita lihat dari makna jubahnya.
Jubah Imam besar dalam parasha ini dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Jubah Kekudusan, Jubah Kemuliaan, dan Jubah Kemegahan.

I. JUBAH KEKUDUSAN:
Jubah kekudusan diterjemahkan dari  begedei kodesh . Dalam Keluaran 28:2 kekudusan dikaitkan bukan dengan umat yang mempunyai moral, tetapi dengan benda mati. Ini berarti jubah itu dipisahkan untuk digunakan hanya bagi pelayanan Tuhan.
Semua benda yang dipisahkan bagi Tuhan, termasuk tubuh kita disebut kudus.
Kudus tidak berarti mempunyai dimensi mistik, ada aura/halo; tetapi dipisahkan bagi Tuhan, dipakai hanya untuk Tuhan.
Kalau jubah dapat disebut kudus, maka tubuh kita pun dapat disebut kudus bila kita memakainya untuk melayani Tuhan (I Korintus 6:12-20).

II. JUBAH KEMULIAAN:
Dalam Keluaran 28:2 jubah itu disebut juga hakavod ulitiferet (arti: penuh kemuliaan dan keindahan). Berarti Tuhan penuh dengan sifat-sifat yang mulia yang layak untuk disembah oleh seluruh ciptaanNya.
Tuhan menciptakan Adam dengan kemuliaanNya, namun rusak oleh karena dosa. Melalui jubah ini, Ia ingin mengembalikan kemuliaan pada Imam Besar Aaron.
Sinai seakan dipakai untuk memulihkan Gan Eden.
Sebenarnya untuk siapa kemuliaan yang dinyatakan oleh jubah itu, Tuhan atau imam
Keduanya berkaitan. Yang pertama terlihat adalah kemuliaan untuk pemakainya, imam besar. Tetapi, tujuan akhirnya adalah Adonai yang merancangnya.
Sama seperti  mishkan(artinya kemah suci) yang merupakan gambaran hal-hal yang ada di sorga (Ibrani 8:5; Keluaran 25:8), demikian juga Imam Besar dengan jubahnya menggambarkan kebenaran rohani sorgawi.
Pakaian menunjuk pada fungsi pelayanan.

1.Efod (Keluaran 28:6-14)
Efod adalah bagian jubah terluar berupa apron yang tertutup di bagian belakan dan terbuka di bagian depan.
Efod dihubungkan dengan ikat emas ke pundak, yaitu pada penutup pundak yang didalamnya terdapat permata krisopras, masing-masing di pundak kiri dan kanan. Setiap permata krisopras berukir enam nama anak-anak Israel menurut urutan kelahiran mereka. Agaknya fungsi efod adalah untuk mendukung even zikron, batu peringatan akan anak-anak Israel.
Tetapi mengapa diletakkan di atas bahu Imam Besar?
Pundak menyatakan kekuatan, kalau gembala menyelamatkan domba yang luka, ia akan memikulnya di pundaknya; demikian juga Mesias ‘memikul’ Israel sampai pada kandang surgawi.
2. Tutup dada: merupakan kantong berbentuk bujur sangkar yang  berukuran 9 inci (22.5 cm) yang menutup jantung imam besar.
Di sebelah depan tutup dada terdapat 12 batu permata yang tertata  berukir nama anak-anak Israel di atas lempeng emas. M
Di dalam kantong tutup dada terdapat  Urim (arti: cahaya) dan  Tumim (arti: lengkap,sempurna) untuk menanyakan kehendak Tuhan.
Tutup dada menyatakan Imam Besar Yeshua selalu berdoa bagi umatNya (Ib 7:25).

 III.PAKAIAN KEMEGAHAN:
Terdiri dari warna-warna yang megah.
Emas – merupakan logam yang paling murni dan sering kaitkan dengan raja. Ini mengambarkan Imam Besar sebagai imam yang berkerajaan; dan Tuhan sebagai Satu Yang Murni.
Biru -   tekhelet  menggambarkan surga dan Yang Kekal di surga.
Merah Kirmizi – merah tua adalah warna yang mengingatkan kita akan sifat kemanusiaan (adam=merah). Ungu – warna ini merupakan paduan antara biru dan merah. Makna simboliknya sulit ditetapkan. Ini dapat menyatakan kondisi umat Tuhan yang disatu pihak mempunyai sifat rohani/surgawi, tetapi di lain pihak masih tetap mempunyai sifat-sifat manusia.
Putih – menyatakan kemurnian dan tidak adanya dosa.
Jelas sifat Imam Besar menegaskan kemuliaan Tuhan dalam dirinya dan pada saat yang sama juga menyatakan sifat kemanusiaannya.
Keduanya merujuk pada YESHUA HAMASHIAKH, Imam Besar menurut Peraturan Malkisedek (Ibr 9).

Penulis :  Gmb Benyamin Obadyah, Gereja Kehilat Mesianik Indonesia

Thursday, March 9, 2017

Ratusan Massa Dari Kalbar Ke Jakarta Untuk Membantu Anies-Sandi

Kairospos.com, Jakarta - Hampir satu minggu penulis mendapat informasi dari kawan di Kalimantan Barat. Narsum memberikan informasi lengkap perihal akan datangnya ratusan massa ke Jakarta untuk mendukung pasangan Anies dan Sandi, penulis berfikir apa kepentingan mereka datang ke Jakarta sedangkan mereka tidak memiliki hak pilih, apakah akan bikin takut warga Jakarta? tentulah akan berhadapan dengan pihak keamanan, penulis ragu kalau berita ini Hoax tetapi setelah mengamati dan mendapat info dari berbagai sumber dan berita yang posting suara.com dengan judul " Waspada! Kubu Anies-Sandi impor ratusan massa dari Kalimantan Barat yang akan tinggal di Jakarta sampai hari pencoblosan tgl 19 April 2017. Semoga aparat cepat bertindak mengawasi mereka." penulis akan melengkapi informasi ini. Seperti yang kami kutip dari suara.com :

Bambang mengaku datang ke Jakarta bersama 150 warga Kalimantan Barat. Tujuannya untuk memberikan dukungan kepada Anies-Sandiaga di pilkada Jakarta putaran kedua. Dia menambahkan masih ada ratusan warga kampungnya yang akan menyusul.
Bambang mengatakan untuk sementara waktu berada di daerah Condet, Jakarta Timur, sampai hari pencoblosan tanggal 19 April 2017.

"Kami sekarang stay di Condet. Kami numpang. Sebetulnya kemarin kami sudah dapat kontrakan di Kemayoran. Kebetulan ada salah seorang pengusaha biro umrah-haji. Dia anggota kami juga menyediakan tempat untuk kami," kata Bambang.
"Kami datang kemarin. Kami datang ke ulama. Kami juga sudah temui Rizieq. Kami temui Ustadz Arifin Ilham, juga Ustadz Bactiar Nasir. Apapun perintah mereka kami ikut. Sami'na wa ato'na," ujar Bambang.
Meskipun tidak punya hak pilih di Jakarta, Bambang dan teman-temannya siap menjadi relawan untuk membantu Anies-Sandiaga.
"Tidak (tidak ikut nyoblos). Kami jaga TPS. Kami sebagai pemantau nanti di Jakarta ini. Kami bergerak direct selling, mengingatkan masyarakat muslim saja supaya memilih pemimpin yang muslim. Semua umat muslim di Jakarta ini akan kami temui," ujar Bambang.

Informasi sebelumnya:

1). Pada hari jumat tanggal 3 maret 2017 pukul 10.00 wib bertempat di masjid mujahidin jl. Achmad yani 1 Pontianak telah berkumpul orang orang tergabung dalam gmkuj yang akan berangkat ke jakarta.
2). Direncanakan akan berangkat ke jakarta sebanyak 125 orang yang tergabung dalam gmkuj berangkat melalui bandara supadio Pontianak.

3). Keberangkatan hari ini tanggal 3 maret 2017 terbagi dua kali keberangkatan dimana keberangkatan pertama pukul 13.15 wib dan keberangkatan gelombang ke dua pukul 15.00 wib.
4). Direncanakan gelombang yang berangkat hari ini akan berada di jakarta sampai tanggal 11 maret 2017 dan selama di Jakarta akan menyebar di seluruh wilayah jakarta dengan berkelompok kelompok untuk masuk ke masyarakat dan bergabung dengan warga jakarta untuk mengarahkan para warga untuk memilih pasangan anis sandi.
5). Pada hari ini menurut infonya ingin memberangkatkan sebanyak 150 orang namun yang bisa tercapai hanya 125 orang.
6). Untuk tiket pp dan selama berada di jakarta sudah di siapkan sehingga relawan yang berangkat tidak mengeluarkan biaya tiket dan akomondasi selama di sana.
[10:49 05/03/2017] Sang Jurnalis Ermandos: b. Kloter kedua berangkat pada hari Jum`at pukul 15.00 WIB dengan menggunakan pesawat Lion Air Jt 685 tujuan Jakarta sebanyak 100 orang. Adapun nama - nama yang berangkat  :
1. Imam Muhadi
2. Rahmadi rahma
3. Widaya sandi
4. Arif
5. Syarif farizi
6. Ahmadi
7. Harifin
8. Mustafa
9. Khairul anam
10. Andoko
11. Khamsyahur
12. Rizky Oktarian
13. Wasbinas
14. Armoyo
15. Ari M Saprianto
16. Sy Rasib
17. Abdul Rahman
18. Bugi yono
19. M huda
20. M sokron
21. Hanafi
22. M Hasin
23. Reja Satriadi
24. Saurani
25. Mustahar
26. Ahmad Asen
27. Sislawi
28. Wawan Nukraka
29. Irsandy
30. Hasan
31. Riky Gusnadi
32. Sy Basri
33. Suripto
34. Muhdiansyah
35. Tedi Hariadi
36. Afriy Ramadan
37. Miftaudin
38. Ahmad pauji
39. Ariansyah
40. Edil Hudda
41. M yusub
42. M Sakur
43. Holil
44. Rianto
45. M muksin
46. Amir Musa
47. Mustakim
48. Nurhasan
49. Guntur perdana
50. Bambang Santoso
52. Z Asyari
53. M Basiri
54. Damianto
55. Ahmad Fauji
56. Gunawan
57. Lukman Hakim
58. Hasif
59. Hendi
60. Hendra
61. H. M Hidris
62. Herman Jaya
63. Sardi Lukman
64. Syaifulah
65. Andi Yatmu
66. Urai budianto
67. Bambang Widianto
68. M yatim
69. M Iswara
70. Duwi A. Rianto
71. Okta Kurnawan
72. Iwan gunawan
73. Sy Kurniawan
74. Farip ismed
75. Sy yusup
76. Simhan
77. Ari M saprianto
78. Arif Rahman
79. Saifulah
80. Adi M sutrisno
81. Rahmad
82. Iswan Bs
83. Zoelhelfi
84. Asdiansyah
85. Bazerik
86. Tohir
87. Masdi
88. Suriadi
89. Reza febriandi
90 Muhlisin
91. Budiman
92. Rizal Arhami
93. Muhas Tendri
94. Rido Amiruloh
95. Fahrol Riji
96. M Marfira
97. Mustafatoni
98. Iwan Kurniawan
99. Heri Setiawan
100. Santo Setio.

Jumlah keseluruhan personel GMKUJ yang berangkat ke Jakarta sebanyak 128.
Catatan :
1. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Ormas Islam dalam bentuk Dakwah diwilayah DKI Jakarta dimungkinkan akan menjadi persoalan maupun polemik dimana dalam Pilkada DKI Jakarta putaran ke-2 tidak ada Kampanye.
2. Dilihat dari Latar belakang Pimpinan Koordinator Ormas tersebut adalah merupakan Salah satu Tokoh FPI maka dimungkinkan akan berpengaruh pada pada Jalannya Pilkada berkaitan dengan Issue SARA.
3. Giat tsbt akan dimonitor selama menjelang pilkada DKI Jakarta pd Putaran 2.
DUMM. Trims.

Sumber : Dari berbagai sumber

Spirit, Moral Pohon Bambu

Kairospos.com, Jakarta - Tahukah Anda bahwa pohon bambu tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama..?
Walaupun setiap hari disiram dan dipupuk, tumbuhnya hanya beberapa puluh centimeter saja.
Namun setelah 5 tahun kemudian, pertumbuhan pohon bambu sangat dahsyat & ukurannya tidak lagi dalam hitungan centimeter melainkan meter.
Lantas sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu ?

Ternyata selama 5 tahun pertama, ia mengalami pertumbuhan dahsyat pada akar, BUKAN pada batang, yang mana daripada itu, pohon bambu sedang *mempersiapkan pondasi* yang sangat kuat, agar ia bisa menopang ketinggiannya yang berpuluh puluh meter kelak di kemudian hari.     
                                
Inspirasi, Moral dan Spirit dari Cerita
 
Jika kita mengalami suatu hambatan & kegagalan, bukan berarti kita tidak mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa didalam diri kita.
Ketika kita lelah & hampir menyerah dalam menghadapi kerasnya kehidupan, jangan pernah terbersit pupus harapan. Ada pameo yang mengatakan “the hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity” (“bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi”).
Jika kita perhatikan, bagian peralatan pendukung terbesar yang dibawa oleh sebuah roket adalah jet pendorong untuk melewati atmosphere & gravitasi bumi.
Setelah roket melewati atmosphere, jet pendorong akan dilepas & roket akan terbang dengan bahan bakar minimum pada ruang angkasa tanpa bobot, melayang ringan, & tanpa usaha keras. 

Demikian pula dengan manusia, bagian TERBERAT dari sebuah KESUKSESAN adalah disaat awal seseorang MEMULAI USAHA dari sebuah perjuangan, karena segala sesuatu terasa begitu BERAT & PENUH TEKANAN. Namun bila ia dapat melewati batas tertentu, sesungguhnya seseorang dapat merasakan segala kemudahan dan kebebasan dari tekanan & beban.
Namun sayangnya, banyak orang yang MENYERAH disaat tekanan & beban dirasakan terlalu berat, bagai sebuah roket yang gagal menembus atmosphere.

Buya Hamka berkata “kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup &  kalau kerja sekedar kerja, kera juga bekerja”. Ketika pohon bambu ditiup angin kencang, ia akan merunduk, tetapi setelah angin berlalu, dia akan tegak kembali, laksana perjalanan hidup seorang manusia yang tak pernah lepas dari cobaan dan rintangan. Maka jadilah seperti pohon bambu !!!

Fleksibilitas pohon bambu mengajarkan kita sikap hidup yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup, walaupun badai dan topan dunia menerpa. Tidak ada kata menyerah untuk terus tumbuh, tidak ada alasan untuk terpendam dalam keterbatasan, karena bagaimanapun pertumbuhan demi pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.
Pastikan dalam hari hari kedepan, hidup kita akan  MENJULANG TINGGI dan menjadi PEMBAWA BERKAT bagi sesama, seperti halnya pohon bambu.                                                                                                                                                                                                    .                                                                                     Have Nice Day .....God bless you.                    Kumpulan cerita Inspirasi dan Rohani. Http://www.wajahnusantaraku.com

Friday, March 3, 2017

Namaku: UANG, MONEY, FULUS


Kairospos.com, Jakarta -Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia. Aku juga "bisa" merubah Perilaku, bahkan sifat Manusia' karena manusia mengidolakan aku.
Banyak orang merubah kepribadiannya,­­­­ mengkhianati saudara kandung, juga teman. Menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku!

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bejat, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin , terhormat atau terhina.

Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

Aku juga bukan orang ketiga, tapi banyak suami istri pisah gara-gara aku.
Anak dan orangtua berselisih gara2 aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tapi manusia menyembah aku seperti Tuhan, bahkan kerap kali hamba hamba Tuhan lebih menghormati aku, padahal Tuhan sudah pesan jangan jadi hamba uang..

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku?

Baru baru ini lagi lagi hamba Tuhan yang sudah bersumpah Melayani umat Tuhan ditangkap KPK berhianat demi Aku.

Lagi lagi Pilar keadilan umat Tuhan yang berjanji menjaga marwah nama Hakim dengan sebutan Yang Mulia berhianat demi Aku.

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku. Sering kali namaku dipakai atas nama Agama.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda.

Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tdk akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda, anda harus menghadap sendiri kepada sang Pencipta lalu menerima penghakimanNYA.

Saat itu, Tuhan pasti akan hitung-hitungan dgn anda, APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dengan baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN?

Ini informasi terakhirku:
Aku TIDAK ADA DI SURGA,
Jadi jangan cari aku disana.

Salam sayang,

Ttd
.̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐ ̸̷ ̷̸
UANG.

Tokoh Lintas Agama Berdialog dengan Raja Salman didampingi Presiden Jokowi

Raja Salman, Presiden Jokowi berserta Mentri dan Para Tokoh Lintas Agama

Kairospos.com, Jakarta - Sejumlah tokoh lintas agama berkesempatan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud beserta Presiden Joko Widodo. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh pemerintah Indonesia dan digelar di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, pada Jumat sore, 3 Maret 2017.

Pertemuan dengan tokoh agama ini tergolong istimewa karena dihadiri oleh 28 tokoh lintas agama. Sembilan di antaranya mewakili umat Islam Indonesia, tiga lainnya mewakili umat Konghucu, dan perwakilan dari umat Katolik, Protestan, Buddha, serta Hindu yang masing-masing diwakili oleh empat tokoh.

Mewakili umat Islam di antaranya ialah Din Syamsuddin, Kammarudin Amin, Alwi Shihab, Yenny Wahid, dan Komaruddin Hidayat. Sementara Tokoh-tokoh yang mewakili agama lainnya di antaranya ialah Hanriette T. Hutabarat dan Rony Mandang (Kristen Protestan), Ignatius Suharyo Harjoatmojo dan Franz Magnis Suseno (Kristen Katolik), Hartati Tjakra Murdaya dan Suhadi Sanjaya (Budha), Wisnu Bawa Tenaya dan Ketut Parwata (Hindu), serta Uung Sendana dan Budi Santoso Tanuwibowo (Konghucu).

Pertemuan dan dialog lintas agama itu sendiri dimulai sekitar pukul 14.15 WIB. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga tampak hadir mendampingi Presiden Joko Widodo dalam dialog tersebut.

Terkait pertemuan antara Raja Salman dengan para tokoh lintas agama, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, seperti dilansir Antara (1/3), mengatakan, topik pembicaraan mengenai bagaimana agama dapat dimanfaatkan menjadi landasan sekaligus tujuan untuk menciptakan peradaban dunia yang penuh kedamaian.

“Upaya kita untuk menanggulangi tindak kekerasan, terorisme, ekstremisme akan lebih kita teguhkan melalui pertemuan itu,” pungkasnya.


Berikut ini ialah daftar lengkap nama-nama pemuka agama yang bertemu dengan Raja Salman.

Perwakilan Islam
1. Din Syamsuddin
2. Prof. Dr. Azyumardi Azra
3. Prof. Dr. Kammarudin Amin
4. Prof. Dr. Alwi Shihab
5. Zannuba Arriffah C. Rahman (Yenny Wahid)
6. Abdul Mufti
7. Masyakuri Abdillah
8. Komaruddin Hidayat
9. Yudie Latief

Perwakilan Kristen Protestan
1. Hanriette T. Hutabarat
2. Pdt. Rony Mandang
3. Pdt. Dr. Jacob Nahuway
4. Gomar Gultom

Perwakilan Katolik
1. Mgr. Ignatius Suharyo Harjoatmojo
2. Mgr. Antonius Subianto Osc
3. Mgr. Paskalis Bruno Syukur Ofm
4. Franz Magnis Suseno

Perwakilan Budha
1. S. Hartati Tjakra Murdaya
2. Bhikku Sri Pannyavaro
3. Suhadi Sanjaya
4. Arif Harsono

Perwakilan Hindu
1. Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya
2. Ir. Ketut Parwata
3. Letjen TNI Purn Putu Soekreta Soeranta
4. Made Gede ERata

Perwakilan Konghucu
1. Uung Sendana
2. Ws. Budi Santoso Tanuwibowo
3. XS Djangrana

Sumber : Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden,  Bey Machmudin.

Thursday, March 2, 2017

Profil Raja Salman Dan Islam Moderen

Wajahnusantaraku.com, Jakarta - Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud ke Indonesia sangat dinantikan. Terlebih kunjungan yang dimaksudkan sebagai kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kerajaan Arab Saudi pada September 2015 lalu dinilai sangat bersejarah.

Sebagaimana diketahui, kunjungan terakhir Raja Arab Saudi ke Indonesia dilakukan pada tahun 1970 atau 47 tahun yang lalu. Tak heran, kunjungan raja berjuluk Penjaga Dua Kota Suci itu disambut antusias oleh berbagai pihak.

Sekitar pukul 12.30 WIB, pesawat berkelir krem dan putih yang membawa Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Presiden Joko Widodo sendiri, untuk pertama kalinya semenjak mengemban amanah sebagai Presiden Republik Indonesia, menyambut langsung kedatangan Raja Salman selaku tamu negara. Keduanya tampak berjabat tangan dan berbincang hangat sebelum menuju kendaraan yang telah disiapkan di sekitar lokasi.

Penyambutan langsung atas kedatangan Raja Saudi itu sendiri tak berlangsung lama. Presiden beserta rombongan langsung bergegas menuju Istana Kepresidenan Bogor guna mempersiapkan penyambutan kenegaraan.

Untuk diketahui, saat berkunjung ke Arab Saudi tahun 2015 lalu, Kepala Negara juga mendapat perlakuan yang sama dari Raja Salman. Ia dijemput langsung oleh Sang Raja, bahkan hingga ke depan pintu Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
Salman bin Abdulaziz al Saud lahir di Riyadh, Arab Saudi, pada 31 Desember 1935. Ia adalah putra ke-25 dari raja sekaligus pendiri Arab Saudi, Abdulaziz al Saud. Salman tumbuh besar bersama saudara -saudaranya di lingkungan Istana Kerajaan Arab Saudi.

Sejak kecil, Salman bin Abdulaziz al Saud terbiasa mendampingi ayahandanya saat menyambut raja- raja atau kepala negara lain di istana. Kendati demikian, ia tidak melupakan pendidikan. Salman menempuh pendidikan di sekolah bagi pangeran di Riyadh.

Salman mempelajari agama dan ilmu pengetahuan modern selama menuntut ilmu di sekolah bagi pangeran. Ia selesai menghapal ayat- ayat suci Alquran pada usia 10 tahun. Salman diajari langsung oleh Syeikh Abdullah Khayat, Imam Besar sekaligus Pendakwah Masjidil Haram.

Di usia remaja, tepatnya 19 tahun, Salman bin Abdulaziz al Saud ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riyadh pada 16 Maret 1954. Satu tahun kemudian, tepatnya 18 April 1955, Salman benar-benar diangkat sebagai Gubernur Riyadh.

Selama lima dekade masa kepemimpinannya, Riyadh berubah dari kota berukuran menengah dengan jumlah populasi 200 ribu orang, menjadi salah satu ibu kota dengan pertumbuhan paling pesat di Dunia Arab. Jumlah populasi Riyadh kini diperkirakan mencapai lebih dari 5 juta orang.

Salman bin Abdulaziz al Saud menghadapi banyak tantangan dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan di Riyadh. Akan tetapi, ia mampu melawan berbekal kompentensi tinggi untuk mencapai prestasi dan sejumlah inisiatif. Ibu Kota Arab Saudi itu hari ini menjadi salah satu kota terkaya di kawasan sekaligus pusat wisata dan perdagangan.

Riyadh banyak menyaksikan pencapaian besar di bawah kepemimpinan Salman bin Abdulaziz al Saud, terutama dalam proyek infrastruktur. Jalan tol, sekolah, rumah sakit, universitas, museum, stadion olahraga, dan proyek kereta Metro Riyadh adalah bukti utama prestasinya.

Rentetan prestasi tersebut membawanya masuk ke dalam jajaran kabinet sebagai Menteri Pertahanan Arab Saudi pada 2011. Selama masa jabatannya, Kementerian Pertahanan melihat banyak perkembangan di berbagai sektor, terutama pelatihan tentara dan persenjataan. Salman bin Abdulaziz al Saud sukses memimpin salah satu latihan militer terbesar sepanjang sejarah Arab Saudi.

Ia kemudian diangkat sebagai Putra Mahkota Arab Saudi pada 18 Juni 2012 setelah kakaknya, Nayef bin Abdulaziz al Saud meninggal dunia. Mantan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi itu menderita sejumlah komplikasi penyakit hingga wafat pada usia 78 tahun.

Salman kemudian diangkat sebagai Raja Arab Saudi pada 23 Januari 2015 di usia 79 tahun. Raja Salman bin Abdulaziz al Saud naik takhta setelah kakak tirinya Abdullah bin Abdulaziz al Saud meninggal dunia akibat pneumonia di usia 90 tahun.


Biodata Tokoh

Nama Lengkap: Salman bin Abdulaziz al Saud

Tempat Tanggal Lahir: Riyadh, Arab Saudi, 31 Desember 1935

Nama Istri: Fahda binti Falah bin Sultan al Hithalayn

Nama Anak: Pangeran Fahd bin Salman bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Ahmed bin Salman bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Sultan bin Salman bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Abdulaziz bin Salman bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Faisal bin Salman bin Abdulaziz al Saud

Putri Hassa binti Salman bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Saud bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Mohammed bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Turki bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Khalid bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Nayif bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Bandar bin Abdulaziz al Saud

Pangeran Rakan bin Abdulaziz al Saud

Jenjang Pendidikan:

Sekolah untuk Pangeran Arab Saudi

Jenjang Karier:

Plt Gubernur Riyadh (16 Maret 1954 sampai 18 April 1955)

Gubernur Riyadh (18 April 1955 sampai 5 November 2011)

Menteri Pertahanan Arab Saudi (5 November 2011 sampai 23 Januari 2015)

Raja Arab Saudi (23 Januari 2015 sampai sekarang)

Penghargaan:

Doktor Honoris Causa dari Islamic University Madina

Doktor Honoris Causa dari Waseda University, Jepang

Medali Penghargaan dari Presiden Prancis Jacques Chirac (1985)

Medali Penghargaan dari Raja Maroko Hassan II (1989)

Medali Emas dari Bosnia dan Herzegovina

Lencana PBB, dan lain-lain



Sumber:Dari berbagai sumber.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net