Unordered List

Friday, October 11, 2019

Pengurus DPP GAMKI 2019-2022 Pimpinan Willem Wandek Dikukuhkan


KAIROSPOS.COM, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengadakan acara Pengukuhan dan sekaligus serah terima pengurus lengkap DPP masa bakti 2019-2022 dibawah Kepemimpinan Willem Wandek, S.Sos. yang juga merupakan anggota DPR RI dari Dapil Papua Barat.
Pengukuhan dipimpin Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja dan lembaga Injili Indonesia (PGLII) Pdt Dr Ronny Mandang.

Penyerahan simbol pataka GAMKI oleh KETUM GAMKI periode 2016-2019 Michael Watimewa kepada Willem Wantik didampingi Sahat Sinurat menjadi simbol serah terima jabatan pada pengurus masa bakti 2019-2022.

Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik dalam pidato perdananya yang berjudul, “GAMKI Ditengah Kehidupan Demokrasi Indonesia” berisi 13 pokok-pokok pikiran. Pokok pikiran Pertama  Gereja masih menjadi kekuatan pemersatu umat di Indonesia. Kedua, Pemuda Kristen menjadi tulang punggung pembangunan di Indonesia. Ketiga, Pancasila, NKRI, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dalam pencaturan politik identitas di Indonesia.

Pokok pikiran keempat, bahwa konflik di Tanah Papua adalah persoalan kemanusian yang harus menjadi perhatian Gereja dan juga negara secara serius. Kelima, Gereja masih belum mendapatkan kebebasan di Negara Pancasila. Keenam, Masyarakat adat masih menjadi korban investasi di Indonesia. Ketujuh, kewajiban mempertahankan demokrasi, kebebasan berpendapat, berkumpul/berorganisasi perlindungan HAM di Indonesia.

Kedelapan, kewajiban mendorong reformasi birokrasi, dan penuntasan agenda korupsi di Indonesia. Sembilan, penguatan sistem hukum di Indonesia. Sepuluh, Indonesia menjadi bagian dari komunitas global. Sebelas, merawat hutan tropis Indonesia. Keduabelas, tantangan ideologi transnasional di era milenial. Terakhir, ketigabelas, dukungan terhadap pemerintahan Jokowi Jilid II.

Ketua MPR Bambang Soasatyo yang akrab disapa dengan Bamsoet dalam kata sambutannya menyampaikan dampak teknologi informasi yang sangat cepat bila digunakan tidak secara bijak dapat merusak tatanan sosial, menggerus nilai nilai kemanusiaan,  hubungan cinta kasih dalam keluarga dan masyarakat luas. Bamsoet berpesan agar GAMKI mampu terus menjaga toleransi dan keberagaman di Indonesia. Tantangan idiologi transnasional sangat berbahaya jiga bisa menguasai partai politik. "Bila partai yang tidak setia pada NKRI dan Idiologi Pancasila bisa menguasai Partai politik, mereka bisa menguasai legislatif, menguasai anggaran negara dan selnjutnya bisa menguasai Presiden, disinilah peran kelompok nasional dan GAMKI untuk mengawal NKRI" ungkapnya.

0 comments:

Post a Comment

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net