PASTORAL VISIT PGI -BK KEPADA KORBAN DAN WARGA TERDAMPAK AKSI TERORISME DI SULAWESI TENGAH


 
KAIROSPOS.COM, SIGI PALU, SULTENG - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Pimpinan Gereja Bala Keselamatan (BK) Mengunjungi Korban dan Warga Terdampak Aksi Terorisme di Sulawesi Tengah.
Kunjungan ini merupakan kunjungan pastoral terhadap anggota keluarga korban dan warga masyarakat terdampak aksi sadis terorisme di dusun Lewonu, desa Lembantongoa, kecamatan Sigi, Palu, Sulawesi Tengah, pada 27 November 2020 lalu.
Bersama Pimpinan Bala Kesalamatan (BK), Kolonel Yusak Tampai dan Letnan Kolonel Alberth Sarimin, perwakilan Majelis Pekerja Harian (MPH-PGI), Pdt. Jimmy Sormin, Sekretaris Eksekutif Bidang KKC PGI, mengunjungi lokasi tempat terjadinya pembantaian warga gereja Bala Keselamatan, pada 2 Desember 2020. Di lokasi kejadian Pimpinan Bala Keselamatan dan Pdt. Jimmy sempat berkoordinasi dengan Kapolda Sulawesi Tengah serta tim gabungan TNI dan Polri yang sedang mengamankan lokasi kejadian dan memburu para pelaku teror. Tidak lupa para hamba Tuhan ini mendoakan aparat keamanan yang tengah bertugas tersebut.

Selepas mengunjungi lokasi kejadian, rombongan melakukan kunjungan pastoral ke para keluarga korban dan warga dusun Lewonu yang diungsikan di desa Lembantongoa. Mereka sangat trauma dan tidak ingin kembali ke rumahnya di dusun Lewonu, sore itu mereka tampak lesu karena ternyata sejak pagi belum sempat makan akibat terus-menerusnya berdatangan tamu dari berbagai tempat dan lembaga/organisasi untuk mengunjungi mereka
 
Di tengah ramainya kunjungan dari pihak pemerintah maupun lembaga-lembaga yang datang memberi bantuan, Pdt. Jimmy, Kol. Yusak dan Let-kol. Sarimin memberi penguatan kepada para keluarga korban dan masyarakat Lewonu di pengungsiannya melalui doa dan sapaan penuh penguatan.

Sebagai Komandan Teritorial BK, terhadap warga gerejanya dan warga dusun Lewonu lainnya Kol. Yusak menyampaikan rasa duka mendalam mewakili keluarga besar BK Indonesia maupun Internasional. Ia pun menekankan bahwa BK akan terus mengawal proses pemulihan kembali, serta bertanggung jawab hingga mereka mendapat tempat tinggal yang baru dan kehidupan yang lebih baik.

Pdt. Jimmy juga menyampaikan bela rasa dari MPH-PGI bahkan gereja-gereja anggota PGI di seluruh Indonesia yang turut mendoakan sejak hari kejadian. Duka warga BK dan dusun Lewonu adalah juga duka gereja-gereja di Indonesia; seraya mengingatkan betapa berharganya mereka bagi Tuhan dan warga gereja yang terus mengingat dalam doa-doanya.

Melalui kunjungan pastoral ini pula PGI dan BK menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:
Pertama. Bahwa penyerangan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal (OTK) yang mengakibatkan korban meninggal sebanyak 4 (empat) orang serta terjadinya pembakaran 6 (enam) rumah warga dan satu rumah ibadah Gereja Bala Keselamatan - Pos Pelayanan Lewonu,  adalah tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima.

Kedua. Bahwa peristiwa ini adalah tindakan kekerasan murni dan tidak ada kaitannya dengan religious persecution/ persekusi agama.

Ketiga. Mengapresiasi upaya dan rencana pemerintah pusat dan daerah, bersama aparat TNI dan Polri, dalam menangani kejadian di dusun Lewonu dan melakukan pencarian para pelaku teror, serta rehabilitasi para keluarga korban dan warga masyarakat yang terdampak.

Keempat. Mengapresiasi pihak-pihak yang memberi perhatian dan bantuan kepada keluarga korban dan warga dusun Lewonu lainnya.

Kelima. Memohon perhatian dan kesediaan pemerintah maupun pihak-pihak yang ingin memberi perhatian dan bantuan agar memerhatikan pula kesehatan fisik maupun mental para korban yang lelah dan masih trauma, dengan mengatur waktu kunjungan, wawancara atau aktivitas lainnya.

Keenam. Meminta agar kejadian dan situasi warga Lewonu agar tidak dieksploitasi untuk kepentingan-kepentingan sepihak dan tidak bertanggung jawab.

Ketujuh. Potensi gesekan sosial dan ketidakamanan akibat berbagai bantuan yang diterima oleh keluarga korban harus diantisipasi, demikian pula keamanan masyarakat Lembantongoa pasca-penyerangan hendaknya terus menjadi prioritas pemerintah melalui TNI-POLRI.

 
Narahubung: 
Pdt. Jimmy Sormin – (PGI); 
Letkol. Albert Sarimin –(BK)

Related Posts:

STIJA GELAR WISUDA MAHAISWA/I DUA ANGKATAN


KAIROSPOS.COM
, Jakarta - Ditengah masa pandemi Covid-19 hampir semua Universitas atau Sekolah Tinggi  melaksanakan wisuda melalui daring berbeda dengan Sekolah Tinggi Injili Jakarta (STIJA) yang telah mewisuda 33 Mahasiswa/I pada Senin pagi (30/11/2020).

 Wisudawan dan wisudawati nampak ceria dan bangga, sekalipun dalam wisuda ini tidak didampingi oleh orang tuanya karena pandemi yang  berkepanjangan.

Wisuda Sekolah Tinggi Injili Jakarta (STIJA) dilaksanakan mulai dari pagi hingga siang hari dengan melaksanakan protokol kesehatan ketat tercatat  ada 33 orang  mahasiswa/i  yang diwisuda semuanya dari prodi Sarjana Pendidikan Agama Kristen (SPAK).

Lebih jauh mengenai STIJA, Frans Ansanay S.H,. M.Pd menjelaskan sepanjang di bawah kepemimpinannya wisuda ini terhitung baru angkatan perdana, karena saat pandemic  maka para wisudawan ini diberi nama corona I dan corona II. Sebagai pimpinan Frans menegaskan  sebelum wisuda dilaksanakan menunggu izin perpanjangan dari kementerian agama dan itu sudah  dapat ijin dan  mendapatkan juga akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

“Dengan memperoleh BAN-PT sebagai dasar saya untuk mewisuda, sebab saya mau menghindari efek hukum undang-undang sekdiknas 2003”, terang Majelis Tinggi GKSI ini.

Sebelumnya terang Frans STIJA ini dalam mewisuda masih bergabung dengan STT Pokok Anggur, tetapi tahun ini STIJA sudah mandiri.

Mengenai wisuda yang dua angkatan itu, Frans memaparkan itu dilakukan karena situasi pademi covid-19 perlu membuat format yang pas dimana langkah-langkah pembinaan protokol kesehatan covid-19 harus dijalankan, selanjutnya adalah setelah kita mendapatkan aktifitasi dan ijin penyelenggaraan kementerian agama terlebih dahulu.


Dalam gelar wisuda ini berjumlah 33 para wisudawan dan wisudawati dari dua angkatan yakni angkatan tahun 2015 dan 2016, dari semuanya ini jurusan pendidikan Kristen S.PAK

Diakuinya bahwa sampai kini semuanya masih prodi pendidikan agama Kristen, ke depan baru akan dipertimbangkan apakah bisa membuka prodi teologia apa tidak. “Karena sekarang kan sistim baru prodi teologi, prodi kependetaan dan prodi PAK, jadi kependetaan dipisahkan dari teologi, karena itu kita akan berfikir tentang prodi kependetaan untuk pengembalaan jemaat-jemaat Gereja Keristen Setia Indonesia (GKSI)”, tukas ayah empat anak ini.

Lebih lanjut Frans menegaskan bahwa dalam sidang Sinode yang baru saja digelar sudah diputuskan tentang pendidikan agama Kristen ini, juga diberikan mata kuliah-mata kuliah pastoral teologi, sehingga tidak menjadi masalah kalau mereka akan memimpin jemaat untuk pelayanan di GKSI.

Sedangkan dalam penerapan sistem pendidikan di SIJA sendiri menggunakan ITE dalam arti belajar mandiri dan perpustakaan. “Kita ada lima ribu buku yang dibuat secara ITE. Jadi mahasiswa kita arahkan untuk mencari refrensi  lewat perpustakaan STIJA  secara ITE juga perpustakaan yang manual.Dosen-dosenpun diarahkan untuk mengajar seperti itu”, urainya panjang lebar.

Selain itu dalam pembelajaran lebih banyak menggunakan pola seperti kuliah dua arah yang di mana interaksi dilakukan antara pengajar dan yang diajar atau mahasiswa, jadi tidak lagi menggunakan pola manual, tidak seperti pengalaman beberapa perguruan tinggi teologi yang hanya duduk satu arah seperti diskusi

Beasiswa dan ikatan dinas bagi lulusan STIJA

Bagi mahasiwa STIJA semua mahasiswa dan mahasiswi mendapatkan beasiswa sebagai tindak lanjutnya mahasiswa tersebut ada ikatan dinas, dan sudah dipersiapkan fakta integritas yaitu kontrak dengan sekolah dan gereja. Memang dari awal sudah ditanamkan pemahaman tersebut kepada anak-anak, sehingga tidak ada pemikiran yang memberontak intinya mereka sudah menyadari dari awal. Makanya setelah wisuda sudah langsung penempatan baik di gereja-gereja maupun di lembaga-lembaga pendidikan.

Apa Harapannya STIJA?

Berbicara harapan ke depan Frans mengatakan terus meningkatkan mutu dan kwalitas akademis tetapi juga menjaga kualitas dosen-dosen dari S-2 dan S-3, bahkan kini para dosen banyak mengambil S-3 lagi,

STIJA juga meningkatkan terus sarana dan prasarana, seperti ada dua kampus A dan B bahkan kini sedang mengembangkan kampus C tinggal menunggu proses pembebasan lahan di Depok yang luasnya satu hektar daerah Tapos.

“Jadi kampus kami sudah tiga dan saya mau melirik prodi PGSD,Prodi PAUD, Prodi TK dan lainya, sehingga mereka lebih bermanfaat dilingkungan gereja dan masyarakat”, terangnya..

Kalau bidang pendidikan lebih ditekankan diakui Frans karena konsep pendidikan itu adalah konsep mendidikan Kristus. Kristus itu lebih banyak mengajar supaya mereka mengerti yang diajarkan.

Jadi pola alkitabiah kita gunakan dengan tetap memperhatikan  situasi perkembangan sekarang.“Oleh sebab itu ada materi materi tambahan yang kita berikan seperti tentang Pancasila,tentang undang-undang dasar 45 dan materi MKDU yang lain termasuk pemerintahan sebab nantinya mereka akan berhadapan pemerintah desa umumnya,”tegasnya serius

Diharapkan semua lulusan STIJA sudah mempunyai mintsed mengerti tentang bagaimana yang dilakukan bangsa dan negara, sampai basis paling bawah dimana mereka ada.jadi tidak membangunkan masyarakat yang kontrak produktif dengan negara tetapi mereka bermanfaat mengarahkan masyarakat lebih mengerti dengan negara.

Related Posts:

SIARAN PERS PPHKI ATAS TINDAK PIDANA TERORISME DI DESA LEMBAN TONGOA, SIGI, SULAWESI TENGAH

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Sehubungan dengan adanya dugaan Tindak Pidana Terorisme dalam bentuk pembunuhan sadis terhadap 4 (empat) orang warga (Yasa, Pinu, Naka dan Pedi), dan pembakaran 7 (tujuh) rumah para korban, serta 1 (satu) unit rumah yang patut diduga digunakan sebagai rumah ibadah, sebagaimana terjadi di Trans Levonu, Dusun 5 Tokelemo Desa Lembatangoa, Kec. Palolo, Kab. Sigi, Sulawesi Tengah pada hari Jumat, 27 November 2020, dengan ini kami, Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia ("PPHKI") menyampaikan turut berdukacita dan penghiburan kepada para keluarga korban yang merupakan jemaat dari Gereja Bala Keselamatan dan sekaligus menyampaikan pernyataan sikap, sebagai berikut:
 
PPHKI mengecam segala bentuk Tindak Pidana Terorisme yang dapat dipicu oleh radikalisme, sebagaimana yang baru saja terjadi di Kabupaten Sigi tersebut, serta menaruh pengharapan bahwa kejadian serupa tidak terulang lagi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (“NKRI”);

PPHKI menghimbau masyarakat, tokoh agama, dan seluruh pihak terkait untuk tetap menghormati proses hukum, dan tidak terprovokasi dengan hasutan dari pihak-pihak yang hendak merusak persatuan dan kebhinnekaan bangsa, serta menyerukan upaya kita bersama  untuk melawan radikalisme dan terorisme di NKRI.

PPHKI memberikan dukungan doa dan moril kepada para aparat penegak hukum untuk segera mengungkap dan memproses hukum pihak-pihak yang seharusnya bertanggungjawab, serta menggunakan segala langkah/penindakan yang disediakan oleh Peraturan Perundang-Undangan RI guna mengatasi aksi terorisme tersebut.

Oleh karena peristiwa keji ini telah menjadi perhatian publik, baik di dalam maupun di luar negeri, maka demi tegaknya supremasi hukum dan Hak Asasi Manusia di Indonesia, PPHKI memohon Yth. Bapak Presiden Joko Widodo dan Yth. DPR RI untuk segera merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Presiden Mengenai Pelibatan TNI Dalam Mengatasi Aksi Terorisme, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Konstitusi UUD 1945. Tuhan memberkati.

Pernyataan ini ditandatangani di Jakarta, 30 November 2020 Oleh Ketua Umum Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia (PPHKI)
Fredrik J Pinakunary, SH, SE (Ketua Umum)  dan Hasudungan Manurung SH, MH (Sekjen).



Related Posts:

PERYATAAN SIKAP MAJELIS UMAT KRISTEN INDONESIA (MUKI) TENTANG TINDAKAN TERORIS DI LEMBATONGOAN, KABUPATEN SIGI, PROVINSI SULAWESI TENGAH

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Dukacita mendalam kembali terjadi lagi di bumi pertiwi, tindakan teror dan jeritan umat menggema dari Lembatongoan, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dimana pembunuhan dan pembakaran rumah penduduk yang menelan korban jiwa 4 orang yang tidak bersalah meninggal dunia secara keji dan pembakaran rumah tempat tinggal yang juga digunakan sebagai tempat ibadah. Kejadian ini menimbulkan ketakutan dan kepanikan serta pengungsian dari masyarakat sekitar. Hal ini harus diantisipasi oleh aparat keamanan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat.
Memperhatikan kondisi dan situasi saat ini dan perlunya penanganan menyeluruh dalam kasus ini maka Dewan Pimpinan Pusat Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

1. Rasa duka mendalam dan turut berbelarasa atas kejadian dan tindakan yang tidak berprikemanusiaan dari orang tak bertanggung jawab yang menimpah anggota jemaat Gereja Bala Keselamatan.
2. Mengutuk dengan keras segala bentuk kekerasan, tindakan teror, pembunuhan dan pembakaran rumah penduduk yang dilakukan kelompok teroris di Lembatongoan, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.
3. Mendorong pemerintah untuk dapat menangani persoalan ini dengan cepat, secara transparan, profesional dan proposional sehingga kejadian teror seperti ini tidak terulang kembali.
4. Pemerintah dapat memberikan jaminan keamanan dan perlindungan serta kenyamanan bagi warga negara dan masyarakat Indonesia secara menyeluruh sehingga masyarakat dapat menjalankan kembali aktifitasnya sehari-hari tanpa ada kekhawatiran dan ketakutan.
5. Mengajak semua anggota dan simpatisan Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) dan elemen masyarakat dan umat Kristiani untuk bersikap tenang dan tidak terprovokasi pada berbagai berita-berita yang beredar di masyarakat dan juga memperhatikan sungguh-sungguh seruan dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan, gereja dan atau organisasi keumatan lainnya yang memberikan kesejukan dan kedamaian dalam semua tindakan.

Kiranya Tuhan Yesus Kristus Yang Maha Pengasih dan penyayang tetap melindungi pemerintah, rakyat Indonesia dan segenap wilayah negara kesatuan republik Indonesia. 

Jakarta, 28 November 2020
Djasarmen Purba, SH (Ketum)., Pst. Drs. Mawardin Zega, MTh (Sekjen)

Related Posts:

GERAKAN MENANAM POHON MANGROVE DI TELUK NAGA TANGERANG

KAIROSPOS.COM, Tangerang -  Pohon mangrove adalah salah satu jenis pohon yang biasa tumbuh di pinggiran pantai. Menanam Mangrove sangat penting dan berguna bagi ekosistem pinggir pantai, karena Mangrove merupakan tembok hidup untuk mencegah bencana tsunami. Karena itu, dalam rangka dirgahayu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke 6, dan juga bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia, DPD PSI kabupaten Tangerang menggelar aksi menanam pohon Mangrove, bekerjasama dengan Remaja Tabur Mangrove (RTM) di kecamatan Teluk Naga, yang diadakan pada hari Sabtu, 28 November 2020. “Aksi ini bukan hanya ceremonial sesaat. Tetapi ini bukti nyata PSI hadir dan kerja untuk rakyat, salah satunya di bidang lingkungan hidup. Kerjasama dengan komunitas Remaja Tabur Mangrove (RTM) dengan menanam Mangrove ini, juga untuk menghidupkan eduwisata di Kabupaten Tangerang, secara khusus di Teluk Naga”, sambutan bro Adrian A. Nugroho, SH, MH (ketua DPD PSI Kabupaten Tangerang).
Acara ini dihadiri oleh seluruh kader PSI Kabupaten Tangerang, juga unsur DPW PSI Banten, Komunitas RTM serta masyarakat sekitar. Dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta, kegiatan ini juga merajut kebersamaan dan soliditas pengurus serta kader PSI dengan masyarakat, melalui kegiatan senam bersama serta diakhiri dengan menanam 600 pohon Mangrove, yang dilakukan secara bersama-sama. Kegiatan yang berlangsung sepanjang sore hari dan ditengah rintik gerimis hujan, tidak menyurutkan semangat kader PSI, komunitas RTM dan masyarakat untuk mengikuti sampai akhir aksi menanam Mangrove. 
Sebagai salah satu kader PSI, sis Yenni Ernauli SIdauruk, S.Ikom sebagai wakil sekretaris pengurus DPD PSI Kabupaten Tangerang mengatakan, ”Kepedulian dan peran PSI kepada masyarakat itu harus nyata, konkrit, bisa diukur dan harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan gerakan menanam Mangrove ini, masyarakat sekitar Teluk Naga merasakan manfaat kelestarian pantai dari bahaya abrasi, pantai terjaga dan menjadi destinasi wisata. Sehingga akhirnya menghidupkan ekonomi masyarakat sekitarnya.” Sementara bro Indrayanto dari divisi sosial DPD PSI Kabupaten Tangerang menjelaskan mengapa dipilihnya menanam Mangrove ini,” Hari ini mengadakan menanam Mangrove di Teluk Naga, dalam rangka ulang tahun PSI dan hari menanam pohon, guna merawat lingkungan yang ada. Itu bagian mencintai lingkungan. Karena menanam Mangrove itu banyak manfaatnya.” Di tempat yang sama dan ditemui secara terpisah, sekretaris DPC PSI kecamatan Teluk Naga, bro Markus, sebagai kader muda menyampaikan harapan, “PSI bekerjsama dengan semua pihak, mengadakan menanam Mangrove di daerah Teluk Naga, tepatnya di Tanjung Burung, untuk melestarikan lingkungan. Sebagai anak muda, kita harus peduli dengan lingkungan.” Marilah kita menjaga lingkungan untuk masa depan generasi bangsa dan ibu pertiwi. Salam Solidaritas...!!! (DSU)

Related Posts:

SERUAN PARKINDO 1945 TERKAIT TINDAKAN TEROR PEMBUNUHAN DAN PEMBAKARAN RUMAH PENDUDUK DI LEMBA TONGOAN, KABUPATEN SIGI, PROPINSI SULTENG


KAIROSPOS.COM, Sigi Sulteng - Kejadian luar biasa berupa kejadian teror di Lemba Tongoan, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah yang menelan korban jiwa 4 orang meninggal dunia dibunuh secara keji dan pembakaran rumah tempat tinggal yang juga digunakan sebagai tempat ibadah di pemukiman penduduk, telah menimbulkan ketakutan, kepanikan dan pengungsian untuk menyelamatkan diri dari tindakan yang bisa berkelanjutan.
Mencermati kondisi dan situasi yang demikian Dewan Pimpinan Pusat Partai Kristen Indonesia dalam hal ini Alida Handau Lampe G selaku ketua umum menyerukan hal-hal sebagai berikut pertama, turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah, karena kasih, berkat dan karunia Tuhan Yesus selalui menyertai dan memberi kekuatan dan ketabahan dalam kondisi duka yang tidak tertanggungkan secara manusia.
Kedua, Mengutuk dengan keras segala bentuk kekerasan, tindakan teror, pembunuhan dan pembakaran rumah penduduk serta berbagai kejahatan lainnya yang dilakukan sebagaimana yang terjadi di Lemba Tongoan, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Ketiga dalam upaya menjamin keamanan dan keselamatan rakyat, meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini TNI dan POLRI agar mengambil tindakan penegakan hukum dan pemberian perlindungan kepada rakyat dan sekaligus menangkap pelaku tindakan teror yang masih melarikan diri dan berkeliaran disekitar wilayah kejadian perkara.
Keempat mengajak semua elemen masyarakat dan umat Kristiani, anggota dan simpatisan Partai Kristen Indonesia 1945 (Parkindo 1945) untuk bersikap tenang dan tidak terprovokasi pada berbagai berita-berita yang beredar di masyarakat. Memperhatikan sungguh-sungguh setiap seruan yang disampaikan berbagai organisasi kemasyarakatan atau organisasi keumatan lainnya yang menyejukan dan mendamaikan.
Kelima,Mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu, tidak mudah terprovokasi dan dicerai beraikan oleh situasi yang terjadi, baik terhadap isu-isu provokatif dan berita-berita yang belum tentu kebenarannya (hoaks) sehingga penanganan tindakan teror yang terjadi ini dapat diselsaikan oleh aparat penegak hukum.

Kiranya Tuhan Yang Maha Pengasih dan penyayang tetap melindungi pemerintah dan rakyat Indonesia yang kita cintai.

Demikian seruan yang disampaikan Ketum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kristen Indonesia 1945 Alida Handau Guyer di Jakarta, 28 November 2020.

Related Posts:

PEMBANTAIAN ALA ISIS DI SULTENG KETUM PGI BERKOMENTAR

KAIROSPOS.COM, Sulteng - Saya sangat prihatin dengan peristiwa kekerasan yang terjadi di Dusun Lewonu, Desa Lembantongoa, Sulteng, di mana Rumah ibadah Bala Keselamatan dan 6 rumah dibakar, 4 warga dibunuh secara sadis.
Saya mengungkapkan belarasa kepada keluarga yang ditinggal dan umat Bala Keselamatan. 

Peristiwa yang sangat mengenaskan seperti ini mengingatkan kita akan beberapa kejadian berulang yang secara sporadis terjadi di daerah Sulawei Tengah. 

Terkait dengan ini saya sangat memohon agar  aparat keamanan menuntaskan sisa-sisa kombatan teroris, agar masyarakat bebaa dari ancaman teror, khususnya di sekitaran Poso dan Sigi. Kehadiran Negara diperlukan di seluruh pelosok negeri untuk memulihkan rasa aman dalam diri masyarakat. 

Saya juga mengimbau masyarakat, khususnya di lokasi kejadian, untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan masalah ini sepenuhnya kepada aparat.marioah kita semua bahu membahu menciptakan keamanan dan kenyamanan bersama. Demikian surat terbuka yang diterima kairospos.com dari  Ketum PGI Pdt. Gomar Gultom.

Kronologis Pembantaian sadis ala ISIS.

Empat orang dibunuh, di antaranya dipenggal dan satunya dibakar. Sebuah gereja berupa pos pelayanan dan enam rumah jemaat juga dibakar di Palu, Sulawesi Tengah.

Pelakunya orang tak dikenal (OTK), sementara para korban adalah anggota jemaat Pos Pelayanan Lewonu, Gereja Bala Keselamatan.

Peristiwa tragis itu persisnya terjadi di Desa Lemba Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020), sekitar pukul 08.00 Wita. Lokasi kejadian terpencil.

Peristiwa ini beredar sejak Jumat siang di aplikasi pesan WhatsApp dan telah terkonfirmasi, seperti dikutip dari situs media online lokal di Sulteng, Media Alkhairaat Online, Sabtu,  (28/11/20).

“Gedung gereja Pos Pelayanan Lewonu Lemba Tongoa dibakar habis. Enam unit rumah jemaat dibakar, dan empat orang jemaat meninggal,” kata Frits Kandori kepada Alkhairaat Online.

Frits Kandori menyampaikan belasungkawa kepada Keluarga Besar Gereja Bala Keselamatan (BK), khususnya keluarga korban pembunuhan oleh OTK di Lembantongoa.

“Kami mengutuk keras semua tindakan kekerasan brutal sehingga menimbulkan korban jiwa. Kami sangat mengharapkan perhatian yang sungguh-sungguh dan serius dari pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Sulteng untuk bisa memberikan rasa aman dan damai bagi semua masyarakat,” kata Frits Kandori.

Sebagai umat kristiani, kata dia, pihaknya meminta kepada Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, untuk memberikan perhatian khusus mengenai hal ini, agar mereka bisa menyambut masa raya Natal dengan damai.

Kantor Berita Antara juga telah mengonfirmasi peristiwa tersebut kepada Sekretaris Desa Lemba Tongoa, Rifai.

Kata Rifai, keempat jenazah tersebut masih berada di lokasi kejadian dan belum di evakuasi.

“Dari informasi saya dapatkan ada empat orang. Itu mertua, anak, menantu,” katanya kepada Antara.

SultegNews menginformasikan bahwa Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama bersama sejumlah personel telah datang ke lokasi kejadian.(*)

Related Posts:

Alida Handau Guyer Terpilih Aklamasi Ketum PARKINDO 1945

KAIROSPOS.COM, Bandung – Tepat pukul 16.00 Wib Kongres Luar Biasa Parkindo 1945 yang berlangsung di Bumi Sangkuriang, Ciumbileut, Bandung secara aklamasi memilih Alida Guyer untuk menjabat Ketua Umum Parkindo 1945 periode 2020-2025.

Ketua Umum Parkindo 1945 ini terpilih setelah pimpinanan sidang mengetuk palu usai floor (peserta sidang of side dan virtual) setuju secara aklamasi menerima  calon tunggal Alida Guyer untuk memimpin Parkindo 1945 periode 2020-2025.

“Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya, atas amanat dan kepercayaan semua peserta sidang untuk mempercayakan ketua umum saya emban. Apalagi kepercayaan ini bertepatan hari Pahlawan dan HUT ke-75 Parkindo 1945. Saya mengajak semua pihak yang memiliki potensi untuk bersama-sama memajukan Parkindo 1945,” tegasnya sesaat setelah terpilih.

Jalannya persidangan berlangsung baik meski sempat sedikit alot, karena beberapa hal harus di skors karena terkendala koneksi jaringan internet, dari 27 DPD yang sangat antusias mengikuti persidangan KLB Parkindo 1945. Dalam persidangan, pimpinan sidang sementara dan pimpinan sidang mengeluarkan 12 SK berkaitan dengan putusan persidangan.

Sesaat usai terpilih, peserta daerah yang mewakili tiap wilayah Indonesia diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan terpilihnya Alida Guyer.

Tampil pertama Apollo dari Alor mengucapkan selamat atas terpilihnya Alida. “Mohon dimaafkan Bu Ulida kalau kami dari daerah selama persidangan sering interupsi tadi, itu semata demi kebaikan Parkindo 1945, kami ucapkan selamat kami harap ketua umum agar partai kita bisa duduk di Senayan 2024,” ujarnya tulus.
Senada dengan itu, mewakili Indonesia Barat, Elisabet Koamaseh asal Sumut juga mengungkapkan pujiannya terpilihnya kembali Alida. “Kami dari Sumut siap berjuang bersama dengan ibu Alida Guyer,” dukungnya. Elisabet cukup dikenal di Sumut sebagai seorang dosen dan praktisi politik yang cukup aktif mengatakan "Jika PDIP punya bunda Mega maka kami di Parkindo 1945 punya bunda Alida" terangnya.

Sementara dari Indonesia Tengah tampil Awan Datu dari Sulut juga menyampaikan terima kasih dan memberikan pesan-pesannya di pundak Ketua Umum Parkindo 1945.

Demikian juga dari NTT, “Selamat, semoga Ibu ketum bisa membawaa partai ini tidak hanya sebatas nama, tidak hanya kuat di pusat tapi juga di daerah. Semoga 1-2 tahun ke depan ke Parkindo layak mengikuti pemilu.
Ditutup dengan DPD dari Papua Barat.

“Puji Tuhan, di tengah dinamika persidangan Ibu Alida terpilih Ketum Parkindo 1945. Di sini sudah malam, kami masih semangat mengikuti sidang KLB ini. Kita berharap Parkindo 1948 bisa berjaya kembali di Indonesia,” Tutupnya.

Setelah mendoakan ketua umum, KLB diakhiri dengan ibadah penutupan dan dilanjutkan dengan merayakan HUT ke-75 Parkindo 1945. “Sekali lagi dari kota Parahyangan Bandung Parkindo 1945 bergeliat.”

Related Posts:

RAKERNAS V TAHUN 2020 PEWARNA INDONESIA 1-3 DESEMBER 2020

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Dalam rangka peningkatan kinerja organisasi dan penyusunan program kerja Pewarna Indonesia pada Selasa-Kamis 1-3 Desember 2020 menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas ke V) bertempat di Villa Habitat Hills Cilember, Cisarua, Bogor, Barat. 

Rakernas Ke V mengangkat Tema "Karya Warna dalam Pergumulan Bangsa" terambil dari firman Tuhan Markus 1:3. Dengan sub tema "Peran Pewarna dalam Partisipasi Politik Umat Nasrani". 

Pewarna Indonesia menyadari bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara membutuhkan banyak Karya nyata yang akan memberi Warna. Karya nyata Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia tidak berhenti pada karya tulis atau pemberitaan dari anggotanya. Tapi juga dengan peran-peran strategis yang dibutuhkan umat Nasrani, Pimpinan Umat Nasrani, lembaga-lembaga ke-Umat-an, Pemerintah Pusat dan Daerah. Dengan demikian Pewarna Sesuai dengan visi misinya berhak dan berkewajiban untuk mengambil bagian dalam pergumulan Bangsa dan negara Indonesia.

Ketua Panitia Rakernas V Tahun 2020 Martinus T. Deen mengucapkan terima kasih kepada DPP yang mempercayakan dirinya memimpin kepanitian untuk mempersiapkan Rakernas ini. Rakernas ini merupakan agenda tahunan.Selain mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan selama ini, juga menyusun program yang akan dikerjakan kedepan.
Semoga pada Rakernas ini muncul ide-ide yang lebih baik lagi dan terarah sesuai kondisi yang ada dan dapat mengimplementasikan sesuai dengan tema besar Dalam Kongres II Pewarna. Selain itu,kiranya melalui Rakernas ini kita dapat menyatukan persepsi demi suksesnya semua program kerja dan kemajuan organisasi.

Menurut Ketua DPD Riau Pewarna Indonesia Raya Desmawanto Nainggolan Rakernas penting sebagai sarana strategis evaluasi perjalanan organisasi dan proyek program organisasi. Meski di tengah pandemi, namun pewarta Kristiani tetap bekerja efektif dan aktif. Rakernas Pewarna menjadi indikator kehidupan organisasi wartawan Kristen yang eksis berkelanjutan.

Senada dengan Ketua DPD Riau, Johan P. Silaban ketua DPD DKI Pewarna Indonesia mengatakan dengan rakernas V Pewarna Indonesia membawa kita pada roh jurnalistik Kristen sejati. "Kami Pewarna DKI Jakarta mendukung dan Semoga sukses berjalan Dengan Lancar", harapnya.

Harapan besar untuk rakernas V disampaikan oleh Kefas Hervin Devanda ketua DPD Jawa Barat. "Saya berharap Rakernas kali ini sebagai Momentum penting dalam dinamika Organisasi Pewarna Itu sendiri baik dalam Hal Internal maupun Eksternal, dalam hal Tatakelola organisasi Lebih bersinergi lagi setiap program yang di dibuat selaras dengan DPP dan DPD terjadi singkronisasi yang baik,oleh karena itu hal - hal yang belum di atur mungkin bisa diatur melalui petunjuk teknis (juknis) atau peraturan organisasi (PO) yang di buat agar ada kordinasi yang baik utk Pewarna Itu kedepan, oleh karena itu DPP harus mampu juga menjadi Orang Tua yang baik untuk DPD - DPD Pewarna yang sudah terbentuk ini mari kita sukseskan Rakernas Pewarna agar dapat mewarnai dinamika di NKRI ini ".

Sementara Ketua DPD Sulawesi Utara Pewarna Indonesia Sisco Manossoh mengapresiasi kepada panitia penyelenggara Rapat kerja nasional (Rakernas) PEWARNA INDONESIA karena di pandang penting guna membahas program-program kerja satu tahun ke depan. 
Diharapkan Rakernas PEWARNA INDONESIA tahun ini dapat berjalan dengan sukses. Untuk itu, kami mendorong teman-teman DPD PEWARNA daerah lainnya bersama-sama kita majukan dan besarkan organisasi PEWARNA INDONESIA untuk mewarnai NKRI ini.

Sebagai Ketua DPD PEWARNA Provinsi Papua, Richard J Mayor, S.I.Kom, saya menyampaikan selamat atas terinsiasi dan terlaksananya Rakernas Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) ke-V 2020, yang sedianya dilaksanakan, pada 1 Desember hingga 3 Desember 2020, di Bogor, Jawa Barat

Sebagai pesan bersama untuk kita, tapi juga pesan persaudaraan dalam kasih Tuhan Yesus Kristus, 
bahwa waktuNya semakin nampak, dan terangNya mulai bercahaya bagi pengutusan hamba-hamba yang diberikan telanta untuk mewartakan kabar baik dan benar bagi khalayak.

Hajatan dari Rakernas ini, adalah momentum baik bagi kami untuk pengembangan program dan pengembangan potensi wartawan Kristen ke depan.

Salam hormat buat panitia pelaksana, yang telah mengagendakan Rakernas Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia), 1 Desember hingga 3 Desember 2020, di Bogor, Jawa Barat. 

Kami sampaikan maaf, sebab wabah pandemi ini, kepengurusan DPD Pewarna Papua, belum ada pelantikan. Tuhan memberkati.

Rangkaian Rakernas akan di isi dengan Fokus Group Diskusi (FGD) secara online dan offline mengangkat topik "Peran Pewarna Indonesia dalam Partisipasi Politik Umat Nasrani memghadirkan Pembicara dan Penanggap dari Pimpinan Parpol dan Lembaga sosial kemasyarakatan. Yaitu 
Alida Hande Lampe ketum Parkindo 45, Apri Hananto ketum PID dan penanggap Yohanes Handoyo B ketum Vox Point. Harsanto Adi Ketum API, Djasermen Purba Ketum MUKI, Karel Albert Ralahalu Ketum Senkrisindo, Pdt Japarlin Marbun dari BAMAGNAS, Hendrick Yance Udam Ketum GERCIN , Jefry Tambayong ketum GMDM, Kamaruddin Simanjuntak ketum PDRIS, Nico Siahaan anggota DPR RI. Selain Pembicara ada juga tokoh-tokoh Nasrani yaitu, Pdt. DR. John Weol ketum GPdI, Pdt. DR. Anton Tarigan, Sahat Sinaga, Gunawan, Hasudungan, Prof. DR.dr.James Tangkudungan, SportMed.M.Pd, Frederick Pinakunary ketum PPHKI, pengacara senior Jahmada Girsang, Padmono dan John Panggabean. Dan di acara pembukaan akan ada orasi Kebangsaan oleh DR. Tri Adhianto Wakil Walikota Bekasi. 

Rakernas Pewarna Diwarmai banyak tokoh dari berbagai latar belakang profesi dan praktisi, yang mencerminkan kesatuan dalam kebersamaan.

Related Posts:

SEKJEN MUKI: DITAHUN KE-VII MUKI MEMBERIKAN PENGHARGAAN


KAIROSPOS.COM, -Jakarta. HUT ke-tujuh MUKI dirayakan secara sederhana di kantor DPP MUKI Gedung LAI Salemba Jakarta Pusat (20/11/2020). Hadir di kantor MUKI beberapa fungsionaris MUKI diantaranya Sekjen DPP MUKI Drs. Mawardin Zega, MTh., didampingi dua orang Wasekjen Joice Ester Raranta, MTh dan Fatmawati Manao, SE., dan Bendum MUKI Kamarudin Simanjuntak, SH., hadir fungsionaris lainnya Dra. Notje Mesangi, M.Hum., MTh., selaku Wakil Ketua Departemen Perempuan dan Anak serta Winarno, SH., MH., selaku Wakil Ketua Dewan Pengawas dan beberapa tamu lainnya sebagai undangan. Perarayaan HUT ini dilakukan secara semi virtual, sebagian besar pengurus MUKI mengikuti HUT MUKI melalui aplikasi zoometting.
Kegiatan ini diawali dengan doa syukur dan renungan firman yang dilayani oleh Ketua DPW MUKI Yogyakarta Pdt. Albert Yusuf Lengke dan diteruskan dengan paparan sejarah MUKI oleh Pendiri MUKI Ir. Bonar Simangungsong, MSc yang saat ini menjadi Ketua Dewan Pengawas MUKI. Acara lanjutan adalah sambutan mewakili Dewan Penasehat yang disampaikan oleh Pdt. J. D. Sihite, MA dan sambutan Ketua Umum DPP MUKI Djasarmen Purba, SH. Pada intinya sambutan-sambutan yang disampaikan bentuk ucapan terima kasih bahwa sampai saat ini MUKI telah menjadi organisasi yang berhasil baik dalam penataan administrasi maupun sebagai organisasi yang menyerap dan menyalurkan aspirasi umat yang membutuhkan.
Ketua Umum MUKI Djasarmen Purba, SH., menyampaikan bahwa capaian organisasi MUKI tahun ini adalah terpenuhinya kewajiban administrasi organisasi sesuai tuntutan Undang-Undang Ormas. Dengan tercapainya ketentuan dimaksud, maka MUKI adalah satu-satunya organisasi keumatan Kristen yang umum yang memenuhi ketentuan Undang-Undang sebagaimana disyaratkan dalam Pasal 23., 24., 25 UU Ormas No.17 tahun 2013. Mari kita jaga dan bangun MUKI sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.
Sekretaris Jenderal MUKI Drs. Mawardin Zega, MTh., menjelaskan bahwa ini adalah perayaan pertama ulang tahu MUKI sejak berdirinya. Dan untuk menandai sebagai yang pertama DPP MUKI telah memutuskan memberikan penghargaan kepada DPW Provinsi dan DPD Kabupaten/Kota yang berprestasi yang ditandai dengan memenuhi portofolio serta melakukan kegiatan internal dan eksternal di wilayah dan daerahnya masing-masinng. Lebih lanjut Sekjen MUKI menjelaskan DPW MUKI berprestasi yang menerima penghargaan yaitu DPW MUKI Sulawesi Utara., DPW MUKI Kalimantan Timur., DPW MUKI Jawa Timur., DPW MUKI Yokyakarta dan DPW MUKI Lampung., sementara DPD yang menerima penghargaan adalah DPD MUKI Lumajang., DPD MUKI Minahasa Utara., DPD MUKI Bantul., DPD MUKI Waykanan dan DPD MUKI Nias Selatan.
Lebih lanjut Sekjen MUKI juga mengatakan sebaoan penghargaan kepada DPW dan DPD juga diberikan penghargaan kepada perorangan yaitu kepada Ketua Umum MUKI Periode 2013-2016 Laksma TNI (P) Ir. Bonar Simanungsong, MSc dan Sekretaris Jenderal MUKI Periode 2013-2016 Drs. Joni Pidel Patandung, MM., juga diberikan penghargaan kepada Pencipta MARS MUKI masing-masing kepada F. Dian Hulu, SH saat ini Ketua Dewan Pengawas DPD Kota Bekasi dan Mawardin Zega, MTh yang saat ini selaku Sekjen MUKI. Penghargaan lainnya juga diberikan masing-masing kepada Ketua Pelaksana Institut Politik Kebangsaan Ragi Carita MUKI Joice Ester Raranta, MTh yang saat ini menjabat Wasekjen 2 DPP MUKI dan juga kepada Ketua Panitia Panitia HUT MUKI Fatmawati Manao SE., yang saat ini menjabat sebagai Wasekjen 3 DPP MUKI.
Puncak acara adalah perayaan ulang tahun dengan acara pemotongan kue ulang tahun yang kemudian disusul dengan doa bersama untuk MUKI. Kegiatan yang dihadiri seluruh fungsionaris MUKI se-Indonesia yaitu Pimpinan DPW, DPD dan Anggota DPP MUKI juga dihadiri oleh Penasehat dan Pengawas MUKI dimulai dari pukul 15.00 diakhiri dengan doa pada pukul 17.30. #mukidamaimukijaya.

Penulis/Editor: MZ

Related Posts:

Fasilitasi Pembangunan Lima Workshop, Sekum GAMKI: GAMKI Hadir Untuk Kepentingan Masyarakat dan Gereja

KAIROSPOS.COM, Riau - Pembangunan Gedung Workshop Teknik Las di Kompleks HKBP Sion Muara Fajar, Rumbai, Riau dimulai. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama, Senin (9/11/2020).

Gedung berukuran 160 meter persegi ini adalah bantuan program Kementerian Tenaga Kerja dalam upaya mencetak tenaga terampil di bidang teknik las. Program ini disalurkan melalui Yayasan Terpadu Sion Muara Fajar bentukan gereja tersebut.

Pimpinan HKBP Distrik XXII Riau, Pdt. Mangantar Tambunan, M.Th mengucap penuh syukur atas program tersebut. Ia berterima kasih kepada Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang memfasilitasi pengajuan bantuan yang dapat mencetak SDM kompeten dan terampil.

"GAMKI telah membuktikan dirinya sebagai anak yang lahir dari gereja memberi tindakan nyata," ungkap Mangantar yang juga Ketua PGI Wikayah Riau dalam sambutannya di hadapan Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat yang juga hadir.

Acara sederhana yang diawali kebaktian dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut berlangsung khidmat. Mangantar didaulat meletakkan batu pertama yang pertama didampingi Pendeta Resor HKBP Sion Muara Fajar, Pdt. Rustam Adolf Tambunan.

Peletakan batu pertama disusul Sekum DPP GAMKI, Sahat Sinurat bersama Ketua DPP GAMKI Bidang Ketenagakerjaan, Paul Pasaribu dan Ketua DPD GAMKI Riau, Roy Manurung. Dilanjutkan Anggota DPRD Pekanbaru, Krisman Hutagalung dan perwakilan dari organisasi Kristen di Riau, Ketua Perkumpulan Senior GMKI Riau, Raya Nainggolan dan Winton Parapat dari PIKI Riau.

Pdt. Rustam mengakui kehadiran pemerintah untuk gereja. Menurut dia, selama ini keterbatasan informasi menjadi faktor penghalang gereja mendapat program bermanfaat dari pemerintah.

Selain itu, kelengkapan dokumen sangat penting. "Kita sadari perlunya kelengkapan dokumen. Jadi kalau ada bantuan program seperti ini, kita siap," kata Rustam.

Sahat Sinurat mengatakan, GAMKI saat ini berusaha untuk memfasilitasi gereja dan komunitas dalam mendapatkan bantuan program pemerintah. Menurut dia, banyak program pemerintah yang bisa diperoleh, namun selama ini gereja dan komunitas Kristen minim mendapatkan informasi.

"Sebenarnya banyak program dari pemerintah, tapi kita jarang mendapatkan informasi. Disini peran dari GAMKI dan lembaga-lembaga di pusat untuk hadir menjadi jembatan dan fasilitator agar program-program bermanfaat dari pemerintah dapat dirasakan untuk kepentingan masyarakat dan daerah di daerah," pungkas Sahat yang juga merupakan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI ini.

Untuk tahun 2020 ini, GAMKI berhasil membantu pembangunan lima Balai Latihan Kerja komunitas dari program Kementerian Tenaga Kerja. Lembaga yang mendapatkan bantuan pembangunan BLK komunitas ini antara lain Yayasan Sion Terpadu HKBP Muara Fajar Riau, HKI Pusat di Pematangsiantar Sumut, YBKP GKJW Cabang Pare Kediri, Yayasan Maha Bhoga Marga GKPB Bali, dan GPM Klasis Ambon Timur.

Related Posts:

PARKINDO 1945 BANGKIT KEMBALI DENGAN SELENGGARAKAN KLB DI BANDUNG

Bandung  -  PARKINDO 1945 yang sudah mati suri beberapa tahun kembali hidup dengan menyelengarakan Kongres Luar Biasa (KLB)  Parkindo 1945  di Hotel Bumi Sangkuriang, Bandung, menurut jadwal dibuka Selasa, 10 November 2020 pukul 09.00 pagi. Sampai saat ini panitia sudah bekerja keras  menyiapkan perhelatan penting ini agar bisa berlangsung dengan baik. Hal itu diungkapkan  careteker Sekjen Max Melen Tumundo, SH,MH saat ditemui disela-sela kesibukannya menyelenggarakan  persiapan glade resik, Senin (9/11/2020).  

“Puji Tuhan panitia KLB sudah siap. Sampai saat ini sudah  memasuki 90 persen persiapan yang kita lakukan. Para peserta juga sudah berdatangan demikian juga peserta yang mengikuti lewat zoom di seluruh Indonesia, sudah menyatakan kesiapannya.  Jadi ada tatap muka (konvensional) maupun secara virtual. Nantinya unsur yang hadir adalah DPP, DPD, peninjau dan undangan,” tutur Max Tumundo. 
Adapun KLB Partai Kristen Indonesia (Parkindo) 1945 kali ini, kata Max Tumundo mengambil Tema; “Aktualisasi Iman Kristen dalam Pembangunan  Nasional sebagai Pengamalan Pancasila.” Dengan Subtema; “Harapan dan Tantangan Masyarakat Plural dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika demi tegaknya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 melalui Pemilu 2024.”
Lebih jauh, sambung Max, bahwa KLB Parkindo 1945 kali ini terasa berbeda karena memiliki agenda khusus yakni agenda tunggal memilih Ketua Umum definitif 2020-2025. “KLB kali ini merupakan yang pertama dan memiliki agenda tunggal yakni memilih Ketua Umum definitif Parkindo 1945 periode 2020-2025,” tegasnya. 

Disampaikan bahwa pemilik suara dalam KLB kali ini berjumlah 36 suara, terdiri dari 2 suara dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan 34 suara dari Dewan Perwakilan Derah  (DPD) yang ada di seluruh Indonesia.  
Ditanya legalitas penyelenggaraan KLB Parkindo 1945, Max Tumundo menjelaskan bahwa lewat Kemenhukham 2016 No AHU.4. AH.11.01.-72  ditetapkan Careteker Ketua Umum Hendrik Patinama dan Sekjen Max Melen Tumundo, SH, MH (7 September 2016).  
“April 2020 berhubung Caretaker Bapak Ketua Umum meninggal, untuk melanjutkan partai maka perlu memilih ketua umum yang baru. Kemudian dilaksanakan  Rapat Pleno  yang dihadiri semua unsur pengurus Parkindo 1945 periode 2006-2011 dan unsur pengurus caretaker Parkindo 1945 perde 2016 untuk menetapkan pengurus caretaker yang baru. Terpilih Alida Guyer sebagai Caretaker  Ketua Umum.  KLB Parkindo 1945  adalah kelanjutan dalam rangka memilih ketua umum definitif,” urainya dengan jelas.  

Meski KLB diselenggarakan dalam masa pandemi Covid 1945, menurut Max Tumundo  bahwa pihaknya sudah menetapkan protokol ketat sesuai dengan peraturan satgas dan menkes dalam melaksanakan kegiatan di masa Covid-19. 

“Tidak hanya peserta yang hadir di sini, teman-teman DPD yang mengikuti KLB lewat Zoom di daerah juga menerapkan dan taat  peraturan Covid-19 secara ketat. Kita memang patuh dengan aturan yang diterapkan pemerintah,” paparnya.
Suksesnya penyelenggaraan KLB Parkindo 1945 di Bandung ini,  selain memilih Ketua Umum definitif yang diharapkan akan segara  bekerja keras membangun infrastruktur partai sehingga bisa menjadi kontestan Pemilu 2024 yang akan datang.
“Partai ini hampir mati suri, karena itu sangat mendesak menetapkan Ketum defenitif sehingga mampu membangun infrastruktur partai demi menghadapi Pemilu 2024.  Harapan kita, bahwa Parkindo 1945 akan bangkit  dan tampil menjadi peserta pemilu 2024 dan bahkan  mampu menjadi salah satu partai yang bisa menempatkan wakil  di Senayan,” pungkasnya.

Dari pengamatan di lapangan, gladi resik diikuti sekitar 30 orang dari pengurus berbagai wilayah. Mereka dengan semangat mengikuti setiap tahapan persiapan persidangan. Sebelum memasuki pembukaan KLB Parkindo 1945 esok hari, terlebih dulu akan diselenggarakan ibadah pembukaan.

Related Posts:

PEWARNA INDONESIA Gelar API 4 Di Swiss-Belhotel Tangerang

REFORMATANEWS.com, Tangerang - Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) kembali gelar Apresiasi Penghargaan Indonesia ke 4 kalinya Jumat 30/10/20 di hotel Swissbel Tangerang Selatan. PEWARNA Indonesia memberikan apresiasi sebagai bukti penghargaan akan tugas dan panggilannya agar lebih memotivasinya kembali. Bersama ke dua belas kategori lainnya seperti Gus Muawiq figure penjaga keberagaman, Tri Adiantho wakil walikota Bekasi birokrat toleran, Rahayu Saraswati figure muda Nasrani yang menginspirasi, Junedi Salat artis, Ruyandi Hutasoit figur politik melalui Partai Damai Sejahtera, Alm DL Sitorus figure pendidikan yang diwakili Edy Sitorus, Benny Mamoto figure penjaga budaya, Mission Care lembaga misi berpengaruh, Erastus Sabdono figure Ekumene, Andy Noya figure tokoh media, Fredrik J. Pinakunary bidang hukum dari PPHKI(Perhimpunan Pengacara Hukum Kristiani Indonesia) serta Hasudungan Manurung dan Gunawan sebagai sahabat Pewarna bidang hukum dan beberapa figure lainnya seperti Alida Guyer, Asye Siregar, Sumantik, Era Hia, Thomas Wijaya, dll. Gus Muawiq memperoleh penghargaan figure penjaga keberagaman menyampaikan orasi kebangsaan yang sangat menarik, jernih, menyinggung kondisi trans global saat ini seperti kiprah Amerika Serikat dalam mempertahankan eksistensinya melalui film Rainbow walaupun kalah dalam perang di Vietnam. Kiprah anak muda saat ini yang sangat cepat mendapatkan informasi dari manca negara dengan menggunakan medsos dan whatsup. Fedrik Jacob Pinakunary figur muda yang berkiprah bidang hukum ini memberikan komentar setelah menerima penghargaan. Fedrik Jacob Pinakunary pria kelahiran Papua yang menyelesaikan pendidikannya di UNAIR Surabaya ini selain aktif dalam berbagai pelayanan juga secara professional menjaga marwahnya sebagai praktisi hukum melalui kantor hukum PJP Law Offices dan juga seorang litigator yang tangguh dan mumpuni. Sikapnya yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas yang selalu diterapkan ataupun diaplikasikan dalam tindakannya bukti profesionalitas yang dijunjungnya. Disisi lain sekalipun banyak kesibukan menangani klein tak lantas membuat Fredrik melupakan tugas panggilannya untuk membantu sesama, termasuk saat itu mendampingi kasus hukum Tempo yang pernah bermasalah dengan penulisannya tentang Tenabang, selain itu juga turut bersama mendampingi kasus hukum yang dialami New York Time sekaitan tuduhan dari pihak Orde Baru ketika itu, ini bukti kedekatan Fedrik dengan media. Sedangkan kiprahnya mendampingi persoalan-persoalan hukum yang menimpa bagi mereka yang kurang beruntungpun banyak dilakukan seperti pendampingan terpidana mati yang terjadi di Kalimantan, ada anak tuna wicara karena selama ini selalu dilecehkan dan direndahkan akhirnya berbuat nekad dan membunuh beberapa orang. Selain itu juga ada terpidana mati di Malang yang didampingi dan semuanya tanpa di bayar, karena semata didorong rasa kemanusiaan saja. Belum lagi kiprahnya bersama Perhimpunan Profesi Hukum Kristen Indonesia (PPHKI) Fedrik banyak memberikan bantuan hukum seperti mengavodkasi rumah-rumah ibadah yang mengalami gangguan pelarangan dan sebagainya. Bahkan kasus hukum yang menjadi konsennya saat ini yakni adanya penghilangan terhadap 6 siswa SMA di Poso pasca terjadi bencana likuifasi atau benacana alam di sana. “Saya meyakini bahwa anak-anak itu tidak di telan bumi atau meninggal karena taka da bekasnya disana, bahkan ada info kalau anak-anak itu diculik sebagai korban human trafiking”, ungkapnya tegas saat menerima penghargaan dari pewarna. Sangking pedulinya terhadap nasib keenam anak-nak siswa SMU itu Fredrik lantas dengan mengangkat tinggi plakat sembari terucap bahwa penghargaan ini dipersembahkan bagi ke enam anak-anak hilang itu. Kiprahnya itulah yang akhirnya Pewarna Jumat 30/10/20 di hotel Swissbel hotel Tangerang selatan memberikan apresiasi sebagai bukti penghargaan akan tigas dan panggilannya agar lebih memotivasinya kembali. Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto memberi sambutan dengan mengatakan "Mengapa Benny Mamoto yang seorang polisi bidang terorisme dan narkoba sangat peduli dengan kebudayaan, saya katakan sejahat jahatnya manusia bila dilakukan dengan pendekatan kemanusian, kebudayaan akan timbul sifat kemanusiaannya dan mau terbuka dan mengaku mengapa dia melakukan kejahatan. Ini yang dilakukan Benny Mamoto ketika menginvestigasi tokoh terorisme di Afganistan dan investigasi terbunuhnya Pendeta Yeremia Zanambani pada 19 September 2020, yang pada akhirnya istri almarhum Pendeta Yeremia mau mengatakan sejujurnya fakta dilapangan dan mau menandatangani BAP" ungkap Benny Mamomoto yang banyak aktif dalam berbagai festival kebudayaan.

Related Posts:

PEWARNA INDONESIA GELAR API KE 4 DI SWISSBEL HOTEL TANGERANG

KAIROSPOS.COM, Tangerang - Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA)kembali gelar Apresiasi Penghargaan Indonesia ke 4 kalinya Jumat 30/10/20 di hotel Swisbel Tangerang Selatan. PEWARNA Indonesia memberikan apresiasi sebagai bukti penghargaan akan tugas dan panggilannya agar lebih memotivasinya kembali. Bersama ke dua belas kategori lainnya seperti Gus Muawiq figure penjaga keberagaman, Tri Adiantho wakil walikota Bekasi birokrat toleran, Rahayu Saraswati figure muda Nasrani yang menginspirasi, Junedi Salat artis, Ruyandi Hutasoit figur politik melalui Partai Damai Sejahtera, Alm DL Sitorus figure pendidikan yang diwakili Edy Sitorus, Benny Mamoto figure penjaga budaya, Mission Care lembaga misi berpengaruh, Erastus Sabdono figure Ekumene, Andy Noya figure tokoh media, Fredrik J. Pinakunary bidang hukum dari PPHKI(Perhimpunan Pengacara Hukum Kristiani Indonesia) serta Hasudungan Manurung dan Gunawan sebagai sahabat Pewarna bidang hukum dan beberapa figure lainnya seperti Alida Guyer, Asye Siregar, Sumantik, Era Hia, Thomas Wijaya, dll. Gus Muawiq memperoleh penghargaan figure penjaga keberagaman menyampaikan orasi kebangsaan yang sangat menarik, jernih, menyinggung kondisi trans global saat ini seperti kiprah Amerika Serikat dalam mempertahankan eksistensinya melalui film Rainbow walaupun kalah dalam perang di Vietnam. Kiprah anak muda saat ini yang sangat cepat mendapatkan informasi dari manca negara dengan menggunakan medsos dan whatsup. Fedrik Jacob Pinakunary figur muda yang berkiprah bidang hukum ini memberikan komentar setelah menerima penghargaan. Fedrik Jacob Pinakunary pria kelahiran Papua yang menyelesaikan pendidikannya di UNAIR Surabaya ini selain aktif dalam berbagai pelayanan juga secara professional menjaga marwahnya sebagai praktisi hukum melalui kantor hukum PJP Law Offices dan juga seorang litigator yang tangguh dan mumpuni. Sikapnya yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas yang selalu diterapkan ataupun diaplikasikan dalam tindakannya bukti profesionalitas yang dijunjungnya. Disisi lain sekalipun banyak kesibukan menangani klein tak lantas membuat Fredrik melupakan tugas panggilannya untuk membantu sesama, termasuk saat itu mendampingi kasus hukum Tempo yang pernah bermasalah dengan penulisannya tentang Tenabang, selain itu juga turut bersama mendampingi kasus hukum yang dialami New York Time sekaitan tuduhan dari pihak Orde Baru ketika itu, ini bukti kedekatan Fedrik dengan media. Sedangkan kiprahnya mendampingi persoalan-persoalan hukum yang menimpa bagi mereka yang kurang beruntungpun banyak dilakukan seperti pendampingan terpidana mati yang terjadi di Kalimantan, ada anak tuna wicara karena selama ini selalu dilecehkan dan direndahkan akhirnya berbuat nekad dan membunuh beberapa orang. Selain itu juga ada terpidana mati di Malang yang didampingi dan semuanya tanpa di bayar, karena semata didorong rasa kemanusiaan saja. Belum lagi kiprahnya bersama Perhimpunan Profesi Hukum Kristen Indonesia (PPHKI) Fedrik banyak memberikan bantuan hukum seperti mengavodkasi rumah-rumah ibadah yang mengalami gangguan pelarangan dan sebagainya. Bahkan kasus hukum yang menjadi konsennya saat ini yakni adanya penghilangan terhadap 6 siswa SMA di Poso pasca terjadi bencana likuifasi atau benacana alam di sana. “Saya meyakini bahwa anak-anak itu tidak di telan bumi atau meninggal karena taka da bekasnya disana, bahkan ada info kalau anak-anak itu diculik sebagai korban human trafiking”, ungkapnya tegas saat menerima penghargaan dari pewarna. Sangking pedulinya terhadap nasib keenam anak-nak siswa SMU itu Fredrik lantas dengan mengangkat tinggi plakat sembari terucap bahwa penghargaan ini dipersembahkan bagi ke enam anak-anak hilang itu. Kiprahnya itulah yang akhirnya Pewarna Jumat 30/10/20 di hotel Swissbel hotel Tangerang selatan memberikan apresiasi sebagai bukti penghargaan akan tigas dan panggilannya agar lebih memotivasinya kembali. 
Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto memberi sambutan dengan mengatakan "Mengapa Benny Mamoto yang seorang polisi bidang terorisme dan narkoba sangat peduli dengan kebudayaan, saya katakan sejahat jahatnya manusia bila dilakukan dengan pendekatan kemanusian, kebudayaan akan timbul sifat kemanusiaannya dan mau terbuka dan mengaku mengapa dia melakukan kejahatan. Ini yang dilakukan Benny Mamoto ketika menginvestigasi tokoh terorisme di Afganistan dan investigasi terbunuhnya Pendeta Yeremia Zanambani pada 19 September 2020, yang pada akhirnya istri almarhum Pendeta Yeremia mau mengatakan sejujurnya fakta dilapangan dan mau menandatangani BAP" ungkap Benny Mamomoto yang banyak sekali aktif dalam berbagai festival kebudayaan.

Related Posts:

PEWARNA INDONESIA DPD JABAR GELAR KONFERDA I DI BEKASI

KAIROSPOS.COM, Bekasi - Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Jawa Barat menggelar Konferda I di Kota Bekasi.

Pewarna Indonesia sebagai organisasi profesi Wartawan terus mengembangkan kepengurusan Daerah (DPD) di seluruh Indonesia. Ini adalah bagian dari amanat Konggres ke 2 PEWARNA Indonesia 2019 yang lalu. 

Pelaksanaan Konferda I Jawa Barat dilaksanakan pada hari Rabu (28/10/2020) bertempat di GBI BICC Lt3 Mega Mall Bekasi Barat yang dihadiri oleh Kasubbid Bela Negara dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kota Bekasi Abdul Kadir Djaelani, Kasubag Hubungan Dokumentasi Internal Bagian Humas Setda Kota Bekasi Diah Setiyawati, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi Abdul Manan, Perwakilan MUI Kota Bekasi, Anggota TWUP4 Kota Bekasi Beny Tunggul serta Ketua dan para pengurus Pewarna Indonesia Jabar.

Ketua Penyelenggara Konferda I Jabar , Kefas Hervin Devananda menjelaskan bahwa di Tahun 2020 ini sudah ada 4 DPD yang sudah menyelenggarakan Konferensi Daerah (Konferda). Yaitu DPD DKI Jakarta, DPD Banten, DPD Sulawesi Utara dan DPD Jawa Barat.

Konferda Jabar yang diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 2020 ini mengangkat tema "Merajut Kebhinnekaan : Peran Jurnalis Dalam Membangun Kebersamaan Lintas Agama Dalam Bingkai Pancasila."

Kefas sebagai ketua panitia mengungkapkan bahwa Konferda I Jabar ditengah situasi pandemi tidaklah mudah. Dikarenakan Jawa Barat memilki wilayah yang lebih luas dengan penduduk yang lebih banyak dibanding daerah lainnya. Tapi dengan modal keyakinan bersama tim panitia bahu membahu menghubungi berbagai jaringan rekan-rekan jurnalis di Jawa Barat. 

"Kami panitia modalnya hanya doa dan keyakinan serta langkah nyata dalam mensukseskan Konferda I Jawa Barat" tuturnya. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa kerja-kerja panitia dan dukungan rekan-rekan jurnalis di Jawa Barat menghasilkan tahapan persiapan hingga pelaksanaan Konferda I Jabar. 

Rangkaian Konferda dimulai dengan pembukaan, sesi diskusi dan lanjut dengan proses pemilihan dan penetapan Ketua DPD. Para pembicara dalam diskusi menyampaikan kesepahaman tentang bagaimana peran Jurnalis dalam pemberitaan. Bahwa Peran Jurnalis ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara mengikuti ketentuan UU Pers dan menjadi sumber informasi terpercaya bagi seluruh masyarakat. 

Sementara itu Kasubbag Hubungan Dokumentasi Internal yang hadir mewakili Humas Pemkot Bekasi pada Konferda Jabar tersebut memberi apresiasi atas penyelenggaraan Konferda I Jabar yang pelaksanaannya dilakukan di Kota Bekasi. 

Dikatakannya peran Jurnalis saat ini sangat penting dalam memberikan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat. 

Saya berharap konferda I Jabar ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan bersama, tandasnya. (Yas)

Related Posts:

SUMPAH PEMUDA KRISTEN LINTAS DENOMINASI

KAIROSPOS.COM, Tangerang - Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, Departemen Pemuda dan Anak (DPA) Gereja Bethel Indonesia (GBI) propinsi Banten, menyelenggarakan Webinar dan Talkshow Sumpah Pemuda Kristen Lintas Denominasi, dengan tema Unity In Diversity (Kesatuan dalam Perbedaan), pada hari Rabu 28 Oktober 2020 dari pukul 19.00 – 21.00 wib. Acara ini di dukung oleh BPD GBI propinsi Banten, Muspija Kristen propinsi Banten, PGLII wilayah Banten, PGI wilayah Banten dan diliput media dari Pewarna Indonesia.  Webinar dan talkshow ini, menghadirkan 8 orang Pemimpin Muda Gereja Lintas Denominasi dan Aras di Banten. Narasumber tersebut antara lain: Pdt Doni Susanto, S.Th (Ketua DPA GBI propinsi Banten / Bidang Pemuda Muspija Kristen Banten), Pdp. Sugih Budiwan (Komisi Pemuda PGLII Banten), Pdt. Jeffry Darma, S.Th (Ketua DKMD GSJA Banten), Renalia Corrint Purba (Ketua Pemuda GKI Klasis Banten), Michael Salomo Hahuly, M.Th (Ketua Komisi Pemuda Gereja Baptis Indonesia BPD DKI Jaya-Banten), Pdp Archie Steven Mangu, S.E, MBA (Sekum Pemuda GPDI Banten), Andri Aritonang (Ketua Pemuda HKBP Distrik XXI Banten), dan Adi Saputra Simanulang (BPH Bidang Remaja & Pemuda PGI Wilayah Banten). Acara ini dipandu 2 orang host yang berdedikasi dan gaul dari Pengurus DPA GBI Banten, yaitu Pdt Joel Betakore M.A, MPdK dan Bellina Isabella Manihuruk S.H. 
Webinar dan talkshow diadakan melalui media zoom, yang di siarkan secara langsung melalui Youtube channel DPA GBI Banten dan Facebook DPA GBI Banten, untuk bisa diikuti semua kalayak. Dibuka melalui pelayanan  Tim Pujian Penyembahan dan tim media dari Youth GBI Regency 1 Tangerang, serta  Doa Pembuka oleh Pdt Benny Halim (FKUB Banten / Muspija Kristen Banten), dan diakhiri doa berkat oleh Pdt A.C Purba (BPD GBI Banten). Adapun peserta zoom meeting diikuti hampir 100 perwakilan peserta dari masing-masing lintas denominasi  dan aras, yang bisa berpartisipasi untuk tanya jawab.
Talkshow dan dialog berlangsung sangat dinamis, humoris, dengan suasana keakraban dan persahabatan. Banyak pesan-pesan inspiratif dari Tokoh-tokoh Pemuda sebagai narasumber, yang memberikan semangat, keyakinan serta  pengharapan bagi masa depan gereja Tuhan, terkait  tekad, komitmen dan semangat  kesatuan Generasi Muda Kristen Lintas Denominasi dan Aras, dalam membangun Tubuh Kristus di Indonesia. Renalia mengatakan,”Yesus berkeinginan orang percaya untuk bersatu, termasuk didalamnya anak muda. Tuhan mau kita bersatu dalam perbedaan. Kalau sama semua, nggak asyik dong!”.  Memahami doa Tuhan Yesus dalam Yohanes 17, Adi Saputra mengatakan,”Tuhan menginginkan kita bersatu, dan ini di doakan berkali-kali. Artinya kesatuan murid Tuhan itu penting. Bersatu bukan berarti harus satu organisasi, tetapi bersatu di dalam kasih Tuhan. Contoh yang kita lakukan membangun kesatuan dengan pemuda-pemuda antar gereja melalui kegiatan olah raga bersama seperti futsal, badminton dan lain-lain”. Archie Steven menambahkan,”Apapun gereja dan denominasi kita ataupun latar belakang kita, kita harus bersatu dan belajar menjadi serupa seperti Kristus yang menginginkan kita bersatu.”
Senada dengan hal tersebut, Michael Salomo juga berkata,”Ketika Tuhan memberikan perintah untuk bersatu, artinya kita bisa melakukannya. Karena Tuhan memberi perintah, Dia pasti tahu bahwa kita mampu melakukannya. Masalahnya kita mau atau tidak untuk bersatu. Contoh yang pernah kita lakukan membangun kesatuan pemuda adalah dengan mengajak pemuda pemudi menyalurkan bakat dalam bermain musik bersama!”.  Andri Aritonang juga berkata,“Kesatuan yang dimau Tuhan bukan kesatuan melebur di satu organisasi. Ada sekitar 325 sinode di Indonesia, tetapi saling melengkapi dan bersatu untuk memulyakan Tuhan Yesus”.  “Tuhan Yesus menghendaki supaya orang yang percaya dan yang akan percaya dari suku dan bangsa yang berbeda, bisa bersatu meneladani kesatuan, seperti  kesatuan Yesus dan Bapa,” lanjut Jeffry Darma. Sedangkan  Sugih Budiwan menambahkan,”Benang merah Sumpah Pemuda yang ditarik dalam analogi kesatuan tubuh Kristus, kami di PGLII terbiasa kerangka berpikir ouikumenes. Tubuh itu terdiri berbagai anggota seperti tangan, kaki, dan lain-lain, tetapi hanya mempunyai satu kepala. Demikian juga dengan gereja yang berbeda-beda, hanya Yesus sebagai kepala gerejanya. Selama kita mengakui dan mengenal Allah Bapa, Yesus sebagai Tuhan dan menyelesaikan pekerjaanNya, maka kita sedang menggenapi kesatuan tubuh Kristus”.  

Sebagai tuan rumah dan mengakhiri talkshow, Doni Susanto menyampaikan,”Tubuh Kristus yaitu gereja-gereja apakah bisa bersatu? Bisa! Apakah mungkin? Mungkin! Tetapi masalahnya adalah apakah kita mau? Saat ini kita berkumpul dari berbagai denominasi gereja. Dan ternyata kita pemimpin muda berespon mau, sehingga kita bisa menyelenggarakan acara ini. Ini salah satu contoh konkrit kalau kita bisa dan mau bersatu. Keragaman denominasi adalah kekayaan teologi Kristen, sehingga Kekristenan itu dinamis, bukan agama yang kaku. Dengan demikian, Tuhan Yesus melalui gerejanya bisa merangkul semua kalangan, dengan berbagai macam karakteristiknya. Jangan berfokus kepada perbedaannya. Fokuslah pada persamaannya. Ketika kita fokus pada persamaan, maka kita tidak akan merisaukan perbedaan. Kita yakin, ada kelanjutan kebersaman dan kesatuan pemuda Kristen ke depannya, dengan kegiatan dan pelayanan yang dikerjakan bersama.” Talkshow ini ditutup dengan Deklarasi bersama Sumpah Pemuda Pemudi Gereja Indonesia, yang berbunyi sebagai berikut:
Kami Pemuda Pemudi Gereja Indonesia, mengaku: Yesus Kristus adalah Tuhan, dan Juruselamat dunia.
Kami Pemuda Pemudi Gereja Indonesia, mengaku: Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah Firman Allah yang hidup dan berkuasa.
Kami Pemuda Pemudi Gereja Indonesia, menjunjung tinggi kerukunan dan kesatuan gereja Tuhan, serta siap melayani bersama.

Related Posts:

KITTING LEE SELENGGARAKAN DJ SHOOT OUT 2020

KAROSPOS.COM, Jakarta Kitting Lee saat ini berprofesi sebagai  penyiar radio ternama di wilayah Tangerang dan sekitarnya sebelumnya pernah 
 juara Disc Jockey (DJ) tingkat nasional tahun 1994,  dan memiliki kehidupan glamor pada waktu bekerja di dunia malam. Ditemui di Venteen Pro Make Up Artist & Bridal Gading Serpong, Tangerang (24/10/2020).
Kitting Lee yang sangat dikenal di dunia malam memutuskan untuk pensiun sebagai Disc jockey, di tahun 1996 – 1998, dia mencoba bermain sinetron di beberapa produksi Herry Topan Intercine seperti Wiro Sableng, Dendam Dari Liang Kubur, sampai menjadi seorang penyiar di salah satu radio swasta di wilayah Tangerang.  Saat bekerja di radio Kitting masih berstatus sebagai karyawan kontrak. Sebelum menjadi karyawan, dia membuka & mengelola BIZ Mixing DJ Studio di Jakarta. Selama 21 tahun (1994 -2015), bersama teman-teman melatih hingga ribuan murid DJ (Disc jockey). Selain DJ School, hingga saat ini BIZ Mixing juga melakukan penjualan alat-alat DJ hingga ke penyelenggarakan acara-acara (event organizer).

Kitting Lee saat ini menjabat sebagai CEO dari BIZ Mixing, mengaku tujuan diadakannya lomba online DJ SHOOT OUT 2020 ini supaya DJ di Indonesia bisa mengasah kreativitas dan tetap produktif di masa pandemi dengan cara mengikuti perkembangan dunia internet, para DJ bisa upload - download video begitu juga merekam gambar dengan kualitas audio yang berkualitas. Banyak DJ saat ini kesulitan dan tidak mempunyai pekerjaan, banyak klub malam yang tidak beroperasi yang dampaknya sangat dirasakan oleh kawan-kawan DJ di Indonesia, Disc Jockey harus tetap semangat dan positif.

Acara DJ SHOOT OUT 2020 ini disponsori oleh Dua Belibis, Koepoe Koepoe, dan Pioneer DJ juga didukung oleh Persatuan Disc Jockey Indonesia. Sekali lagi Puji Tuhan Yesus serta terima kasih kepada para sponsor dan semua pihak atas kepercayaan yang diberikan ke saya mudah-mudahan kedepannya acara ini bisa rutin, karena lomba ini dibuat secara online (Dunia maya), untuk memilih 3 orang pemenang lomba DJ SHOOT OUT 2020 dipilih juri yang handal, terdiri dari DJ/Remixer senior dengan formasi: Jockie Saputra juara 1 DJ Asia Tenggara 1987, Steven Foe salah seorang Juara DJ Indonesia 1986 & Asia Tenggara 1987, Tommy Fans Juara 1 DJ Indonesia 1989, Akhda Juara Pioneer DJ Indonesia 2006 serta ada juga Adam Jagwani, seorang DJ & public figure pemeran Hans di Sinetron/Film si Doel.
Saya juga meminta dukungan dari para netizen untuk menonton dan memberikan komentarnya serta 'like' di penampilan peserta lomba DJ SHOOT OUT 2020 ini di channel YouTube KITTING LEE TV, dimana view terbanyak juga akan diberikan hadiah berupa uang tunai dan hadiah sponsor.

Sebelum mengakhiri wawancara, Kitting berpesan "Janganlah memandang rendah profesi DJ (disc jockey) karena mereka adalah pekerja seni, yang menggunakan keterampilannya untuk menghibur melalui karya-karyanya" pungkas Kitting Lee.

Related Posts:

STT AGATHOS MENGUTUS 10 MAHASISWA/I KEPEDALAMAN INTIM

KAIROSPOS.COM, Jakarta - STT Agathos kembali mengirim 10 orang mahasiswa/i  semester VII STT Agathos melalukan KKN di  10 wilayah terpencil Indonesia Timur seperti 
Ke Morotai - Maluku Utara, Halmahera Selatan, Halmahera Barat, Halmahera Timu, Atambua (NTT), Atapupu (NTT)
, Desa Kapan - NTT Desa Eban NTT.
Ini pengutusan angkatan 2020/2021, Agathos berdiri 1995 sekarang ada 25 orang kata Ev. Lorens Manuputty, M.Th.  Pengurus Yayasan STT Agathos pada Kairospos.com pada Senin (19/10/20).

Acara pengutusan diawali dengan ibadah dan Pelayan Firmannya Pdt. Dr. Karel Tuuk, M. Th. yang juga sebagai Rektor STT Agathos yang beralamat di Jalan Duta Raya Duri Kepa Jakarta Barat.

Ps. Louis Pakaila sebagai Ketua Dewan Penasehat Yayasan STT Agathos menyampaikan kata sambutan, nasehat dan tuntunannya pada mahasiswa dan mahasiswa yang akan bertugas didaerah terpencil untuk memberitakan Firman Tuhan dengan sukacita, tekat kuat sebagai tugas dan tanggung jawab anak anak terang. Louis Pakaila meminta saat ini jika ada gembala muda sebanyak dua orang yang bersedia untuk dikirim ke Bone Sulawesi Selatan, karena wilayah ini sedang membutuhkannya.

Related Posts:

"SIGHTFIRST" 2020 WEBINAR : Mata Sehat, Menghindari Katarak dan Mengenal Lebih Dekat Donor Mata

KAIROSPOS.COM, Jakarta, - Lions Club Jakarta Centennial MH Thamrin bersama empat puluh empat Lions Club lain yang tergabung di distrik 307 A1, pada hari Sabtu, 17 Oktober 2020, melaksanakan kegiatan Webinar Vision Distrik 307 A1 .

Webinar Vision dilaksanakan dalam rangka World Sight Day yang jatuh pada bulan Oktober, didukung oleh Komite First Sight Distict 307 A1 dan Lions Eye Bank.  Ditunjuk sebagai Club-HOST oleh Komite Vision Distrik 307-A1 adalah LCJC MH Thamrin, yang tidak diragukan lagi pengabdiannya karena telah secara rutin melakukan pelayanan Vision dalam bentuk Pemeriksaan Kesehatan Mata gratis dan Operasi Katarak Bersubsidi sejak tahun 2019 yang lalu.

Webinar kali ini berjudul : “Mata Sehat, Menghindari Katarak dan Mengenal Lebih Dekat Donor Kornea” dengan Narasumbernya adalah:

Pertama dr. A Elizar Asriyani, Sp.M, M.Kes, menjelaskan mengenai gaya hidup sehat yang menjaga mata agar terhindar Katarak dan sepintas ttg perkembangan metode/teknologi operasi Katarak.

Kedua. Milzan Murthada, menjelaskan tentang Donor Kornea dan kesalahan asumsi donor kornea di masyarakat umum.

Free Webinar ini dihadiri lebih dari 100 peserta yang sangat antusias mendengarkan bagaimana sesungguhnya merawat mata kita agar tetap sehat. Hal ini menggambarkan besarnya animo masyarakat, baik dikalangan umum non Lions Club maupun Lions Club di seluruh Indonesia.

Dalam Webinar kali ini pokok bahasan utama adalah tentang Penderita Katarak dan Donor Kornea. Bagi penderita katarak yang tidak mampu dan tidak memiliki BPJS, dipersilahkan menghubungi Lions Club terdekat, atau Lions Vision Center yang bertempat di PPMLI Pluit atau menghubungi Lions Club JCMH Thamrin di nomor *08118588 588 (Setiyadi)* dan *0812 8337 7359 (dr. Tasya)*. Teknologi yang digunakan pada operasi Katarak adalah *Fakoemulsifikasi*, yang mampu digunakan juga untuk operasi mata anak bayi. Jadi sangat aman dan cepat sembuh. Operasi tanpa jahitan.

Untuk Donor Kornea, ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Hanya selaput tanduk tipis pada permukaan kornea yang diambil untuk di donorkan. Tidak akan mengurangi estetika pendonor. Dan itupun akan diambil ketika pendonor sudah tidak memerlukannya lagi.

Pengabdian melalui webinar vision yang berjalan sangat sukses ini ditutup dengan tanya jawab seputar operasi mata katarak dan bagaimana menjadi pendonor kornea mata serta diakhiri dengan foto bersama .

Penyelenggara dan Club-club yang mendukung Webinar Vision :
1. LCJC MH Thamrin
2. LCJ Kharisma
3. LCJ Cendana
4. LCJP The Leaders
5. LCJ Mangga Dua Jaya
6. LCJ Jayakarta
7. LCJ Kencana Kirana
8. LCJ Medika Media
9. LCJC Batavia
10. LCJC Lotus
11. LCJC Flamboyan
12. LCJ Hayam Wuruk
13. LCJP PS3I
14. LCJC Fatahillah
15. LCJP Magnolia
16. LCJ Ayodya
17. LCJ Jaya Pluit Indah
18. LCJ Cosmopolitan
19. LCJ Cosmostellar
20. LCJ Metropolitan
21. LCJP Trojans
22. LCJC Menteng Diversity
23. LCJ Happy Kanaya
24. LCJ Monas
25. LCJ Kelapa Gading Jaya
26. LCJ Kelapa Gading Asri
27. LCJC Euthenia
28. LCJ Kartini
29. LCJ Millenium Sutera
30. LCJ Monas Hang Tuah
31. LCJ SMA2’86
32. LCJ Barat Melati
33. LC Palembang Kota
34. LCJ Paramitra
35. LCJC Monas Kalea
36. LCJ Monas Summit
37. LCJ Kota
38. LCJ Millenium Manunggal
39. LCJ Monas Kalingga
40. LCJ Gading Cemara
41. LCJ Sunter Agung
42. LCJ Barat Marigold
43. LCJC Kalea Andamari
44. LCJ Anjelir
45. LCJ Monas Heritage

We Serve

Setiyadi Sudarmanto
Ketua Webinar Mata Sehat
World Sight Day 2020

Maria Zulfa Rantung
Ketua Komite Sight Preservation, Awareness and Action 2020
Lions Clubs Indonesia
District 307 A1
 
Bring Kindness to Life

Related Posts:

Kisah Sukses Advokat Elsye Christine Nayoan


KAIROSPOS.COM, Jakarta – Advokat Elsye Christine Nayoan SH., istri dari Pdt. Jefry Tambayong SH., bercerita panjang kisah suksesnya membangun Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) dari awal bersama suaminya Jefry Tambayong, Ketua Umum GMDM dan Ketum Forum Kemasyarakatan Anti Narkotika.

Pertemuan bincang santai dengan para wartawan yang tergabung dalam PEWARNA (Persatuan Wartawan Nasrani) berlangsung pada Jum'at (9/10/2020) di kantor JT Law firm kawasan Malaka Jakarta Timur.

Sukses  seorang suami tak jauh-jauh dari andil istri. Demikian juga dengan Advokat Elsye Christine Nayoan, SH yang  sangat berperan besar dalam menopang sukses suami tercinta. Siapa tidak kenal Pendeta Jefry Tambayong, SH, sosok yang  selama ini akrab dikenal sebagai pegiat anti narkoba. Sudah 13 tahun berkiprah baik sebagai pendiri dan Ketua GMDM.  Namanya sangat dikenal seantero Indonesia.  Tidak hanya itu, Jefry juga memegang jabatan sebagai Ketua Presidium FOKAN dan Ketua Dewan Pembina  Paguyuban RT/RW Se-Indonesia. Jauh sebelumnya, Jefry bersama istri, merintis pelayanan membuka GBI Bersinar di Jakarta Timur.

“Saya dengan Pak Jefry punya visi ke depan, bicara dalam bingkai Indonesia. Sejak semula kami berdua mempunya visi bagaimana berdampak bagi bangsa. Itu dimulai dari hubungan kita dengan Tuhan,”  tutur Elsye Christine   yang mengaku bertemu calon suami saat kuliah di  Institut Theologia dan Keguruan Indonesia (ITKI)  Petamburan.  Dirinya  sendiri sedang kuliah di SMTH yang sama.  Segala sesuatunya memang harus ada visi, ini jadi barometer ke depan. Termasuk pendirian gereja, visinya memenangkan banyak jiwa.

“Sudah 22 tahun mengarungi biduk rumah tangga bersama, kami berdua  memiliki motto dalam mendirikan gereja,  tidak akan pernah tinggal diam, tidak akan menyerah sampai Pondok Kopi (tempat tinggal), Jakarta Timur dan Indonesia dimenangkan Tuhan,” tutur perempuan Minahasa yang baru saja menyelesaikan Pendidikan Lemhanas Angkatan II Virtual dengan lulusan terbaik kedua.

Dalam mewujudkan visi tersebut, kami percaya sudah waktunya Tuhan. Apa pun yang kami lakukan,  sekecil apapun  aktivitas seperti  membuka gereja, JT Law Firm, LBH GMDN, FOKAN dan aktivitas lainnya,  semuanya itu bersumber dari gereja. “Ada peluang melayani  secara nasional, Pak Jefry, Pak Irjen Arman Depari dan saya akhirnya mendirikan GMDN.  Kami bertindak saat itu sesuai dengan visi Tuhan taruh kepada kami,” tutur Christine yang mengaku sangat bersyukur pada Tuhan memiliki suami yang selalu mendukungnya aktif dan maju Bersama, termasuk melanjutkan studi hukum sehingga membuatnya menggeluti dunia advokat.

Visi  itu keberadaan Tuhan. Tuhan  ijinkan kita untuk menjangkau di luar gereja. Kalau bicara gereja ya pasti hanya sebatas GBI  saja. Tapi kalau nasional harus punya sarana lain. Kalau bicara skala  nasional dengan hanya  mengandalkan gereja kecil, mungkin tidak akan dihiraukan karena orang menilai kemampuan sangat terbatas.

Namun sukses bagi kami adalah  bagaimana bermamafaat kepada orang lain. Artinya semakin bermamfaat dan berdampak  kepada orang lain.  Misalnya kami bisa berdampak pembinaan bidang narkoba, keormasan hingga  sekolah hukum. “Saya bersyukur punya suami yang tidak mau sukses sendiri tetapi mengajak istri dan anak-anak untuk maju bersama,” pujinya. Untuk setiap pelayanan yang dilakukan, perempuan berparas ayu ini mengaku pasti banyak tantangan dan kendala, tetapi dengan mengandalkan Tuhan semuanya bisa diatasi.

Kantor hukum Jefry Tambayong (JT) Law Firm yang belum lama dirintis kini sudah diberkati dengan banyak menangani kasus-kasus hukum.  Semua yang kami lakukan ini,  agar sebagai orang tua bisa mewariskan sesuatu kepada anak-anak.  Tentu bukan yang lain tapi lebih ke  nama  baik. Banyak diwariskan bisa menjangkau semua.

“Saya memang banyak berbuat di belakang Pak Jefry, tampil  lebih sebagai konseptor. Motto GMDN Indonesia Bersinar hingga lagu marsnya,  saya sendiri yang menciptakan. Semua dimulai dari keluarga kecil. Dengan adanya visi berani memulai dan berani bertindak. Sebagai anak Tuhan tentu harus melihat dari kacamata Tuhan. Bersama Tuhan kami sanggup menyelesaikan segala perkara,” ungkapnya.

Sekedar informasi, sekarang GMDN sudah ada di 34 propinsi. Bahkan, GMDN bisa diterima dengan baik hingga di pesantren. Uniknya, Jefry sekeluarga, bersama istri dan anak-anak  kompak dan selalu dilibatkan di setiap pelayanan.  Misalnya di GMDN, putranya  Steven terjun sebagai kepala penyuluhan.

“Sudah 13 tahun  GMDM hadir,  kita selalu bikin motivasi. Banyak orang tanya Pak Jefry itu energinya  dari mana saja kok bisa melakukan seabrek-abrek aktvitas pelayanan gereja hingga organisasi?  Saya selalu bilang itu sumbernya dari energi dari Tuhan dan Roh Kudus. Memang anak-anak selalu dilibatkan, seperti  Stenly (putra bungsu)  dipercaya mengurusi bisnis cafe dan koperasi bersinar,”  jelasnya.

Sebab untuk GMDM sendiri selalu kami sampaikan keluarga adalah benteng yang utama. Kami sama sekali tak termotivasi untuk populer. Motivasinya hanya semakin bermanfaat dan semakin berdampak bagi semua orang. Dalam keluarga sudah terbiasa dengan keterbukaan.

“Kami sudah menikah 25 tahun dan sebelumnya pacaran 3 tahun. Pasti sebagai manusia biasa ada potensi untuk jatuh.  Tapi puji Tuhan suami saya benar-benar memprotek diri.  Dia selalu beraktivitas dengan timnya. Kalau ketemu lawan jenis tidak berdua dan dilakukan tempat terbuka. Dengan demikian keluarga tetap harmonis,” sharingnya berbagi.

Suami istri yang selalu kompak ini, belum lama ini sama-sama menyelesaikan Diklat Lemhanas. Meski sudah lulus dari Lemhanas, Christine bersama suami,  mengaku belum  tertarik masuk ke politik praktis. Kami masih fokus menjaga visi GMDN, “Bersatu untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (bersih narkoba).  Kita tidak akan pernah berhenti berjuang.

Diakuinya, bahwa diklat Lemhanas yang dikuti berguna untuk pemantapan-pemantapan pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme. Nilai-nilai ini  yang ditimba dari Lemhanas. Mengikuti diklat diakuinya berguna untuk mengobarkan semangat  nasionalisme kita, semakin mantap dengan berpegang teguh kepada Pancasila. Apalagi tidak semua berkesempatan mengikutinya.

“Saya sendiri masuk Lemhanas sebagai utusan pendiri GMDN dan  Pak Jefry sebagai utusan dari  FOKAN,” tuturnya.

Ditanya apakah masih ada yang diimpikan yang belum tercapai, wanita yang murah senyum ini mengaku  hingga saat ini tidak ada. Baginya sesuatu biar berjalan mengalir dengan  pimpinan Tuhan. “Kalau ada yang ingin saya lakukan ke depan  pasti Tuhan arahkan.  Saya kira simpel saja. Kita hanya perlu mengandalkan Tuhan dalam melangkah, ” ucapnya.

Menanggapi maraknya intoleransi di Indonesia belakangan ini,  Elsye Christine Nayoan, S.H  mengatakan bahwa di GMDM sendiri menghargai semua pendapat.  Hak untuk berpendapat itu  dijamin. Mereka boleh setuju boleh tidak setuju. Tetapi  yang pasti kita punya satu harapan yang sama yakni melihat Indonesia yang kuat dan maju. Silahkan aspirasi tapi jangan sampai merusak.

“Di GMDN sendiri ini,  puji Tuhan,  kita bisa masuk ke semua lini.  Bahkan GMDN  bisa hadir di Bangkalan, Madura. Sebab isu narkoba kan musuh utama bersama. Karena itu, GMDM sangat diterima dimana-mana, kadang membuat lembaga lain iri dengan penerimaan ini,” ungkapnya.  Bayangkan, seru Christine, kalau sehari  70-80 korban meninggal karena Narkoba maka  setahun bisa  80 ribuan. Kalau generasi muda sekarang jatuh korban Narkoba  lalu siapa yang akan melanjutkan kepemimpinan nanti? Makanya selagi masih bisa dicegah dan diperbaiki  semua harus bekerja sama. Tentu  perlu penegakan hukum yang tegas. Sebagai anak bangsa, kita semua berharap ke depan bangsa ini semakin lebih baik dan jauh dari ancaman narkoba.

Related Posts:

ALIDA HANDAU LAMPE KETUM CARETAKER PARKINDO 1945

KAIROSPOS.COM, Tangsel- Dra. Alida 
Handau Lampe, M.Si., telah mendapatkan mandat dan Dikukuhkan Ketua Umum Caretaker Partai Kristen Indonesia (PARKINDO 1945) dan akan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa PARKINDO 1945 Pada akhir Tahun 2020. 

 Kairospos melakukan wawancara langsung setelah Alida Handau Lampe dikukuhkan oleh para pengurus DPP PARKINDO 1945 pada hari Selasa (7/10/2020) di Resto Remaja Kuring Serpong Tangerang Selatan. "Perasaan saya lega sekali setelah melalui beberapa kendala di internal pengurus DPP PARKINDO 1945 akhirnya diputuskan dan disepakati saya diberikan tanggung jawab besar menjadi Ketum Caretaker Parkindo 1945. Tanggung jawab besar ini akan Ibu jalani dengan baik dan ringan hati, dengan bahagia dan sejahtera. Karena salah satu niat ibu adalah ingin berbuat untuk umat Kristiani, salah satuanya partisipasi dalam bidang politik. Salah satu konsen Ibu adalah pendidikan kader politik. Ibu akan bangun suatu wadah dalam bidang pengkaren supaya tidak kembali mengulang hal yang sama seperti yang dialami partai yang lain, kaderisasi tidak jalan tidak tau juntrungannya dari mana tau tau sudah jadi pengurus partai, ujug ujug jadi calon legislatif, ujug ujug calon Bupati, ujug ujug calon Gubernur. Jangan jadi hal hal seperti itu yang megakibatkan negara kita jalan ditempat. Karena pimilihnya itu memilih hanya karena uang. Dari para pemimpin yang terpilih karena uang tidak dapat menghasilkan pemimpin pemimpin yang berkualitas" ungkap Alida yang juga seorang pengusaha tambang dari Kalimantan ini. Alida melanjutkan "Dengan hadirnya Partai yang berlandaskan ke Kristenan ada secercah harapan baru untuk menjadi orang yang mandiri berdiri diatas kaki sendiri ditengah ekonomi sulit di masa pandemi covid-19 ini. Tadi saya singgung masa sulit pada kongres Parkindo ke VII dan Ke VIII dimana Parkindo harus mendukung diktatorship dimasa pemerintahan Soekarno Parkindo harus mau mendukung pemerintahan yang berkuasa jika tidak akan dibubarkan dan ini bertentangan dengan iman Kekristenan" ungkap Alida yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ormas Partisipasi Kristen Indonesia. 

Selanjutnya kata Alida, Bung Karno jatuh orang Kristen panik, bingung karena Orde Baru berkuasa dan karena perubahan politik yang tiba tiba maka orang Kristen mendukung Orde Baru.

Alida berpandangan politik berlandaskan keagamaan masih memumgkinkan berkembang dan mendapatkan dukungan masyarakat seperti Partai Demokratik Kristen di Jerman yang cukup solid dan berkembang saat ini.

Alida mengatakan "Angela Merkel itu favorit saya sejak terpilih menjadi Kanselir Jerman Perempuan pertama kali dan memimpin partai partai besar lainnya. Ciri kekristenan sudah melekat dalam pribadi para pemimpin partai dan anggota partai kristen demokratik disana. Jiwa protestan sudah tertanam hingga sampai saat ini partai ktisten demokratis Jerman masih exis dan sulit" ungkap Alida.

"Dalam waktu singkat ini Ibu akan bentuk Kepengurusan Pusat sampai ke Daerah Daerah(DPD dan DPC). Setelah rampung maka pada bulan November akan diadakakan Kongres Luar Biasa Parkindo 1945 di Bumi Sangkuriang Bandung" Kata Alida Guyer yang cukup dengan para wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA). 

Thony Ermando.


Related Posts: