Institut Agama Islam Az-Zaytun Indonesia Menyelenggarakan Wisuda ke-3

KAIROSPOS.COM, Indramayu - Institut Agama Islam Az-Zaytun Indonesia (IAI Al-AZIS) menyelenggarakan wisuda ke-3 pada Sabtu (20 Mei  2023) di Mini Zeteso, Gedung Ali bin Abi Thalib, Al-Zaytun. Sejumlah 160 mahasiswa dari tiga fakultas mengikuti prosesi wisuda pada tahun ini. 
Dari Fakultas Tarbiyah sebanyak 42 lulusan, yang terdiri atas 31 wisudawan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan 11 wisudawan Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Wisudawan terbaik dari Fakultas Tarbiyah diraih oleh Syifaus Sabilah, S.Pd. dari Prodi PBA dengan IPK 3,93. 

Untuk Fakultas Syariah terdapat 87 wisudawan, yakni Prodi Hukum Tatanegara (Siyasah) 26 orang dan Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) 61 orang. Fitri Anisa, S.H. dari Prodi Muamalah dinyatakan sebagai wisudawan terbaik dari Fakultas Syariah dengan IPK 4,0. 
Adapun jumlah  wisudawan dari Fakultas Dakwah adalah 31 orang, dengan rincian Prodi Manajemen Dakwah (MD) 9 orang serta Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) 22 orang. Yang menjadi wisudawan terbaik dari Fakultas Dakwah ialah Budi Santoso, S.Sos. yang berasal dari Prodi MD dengan IPK 3,81. 
Rektor IAI AL-AZIS, Datuk Sir Imam Prawoto, KRSS, S.E., M.B.A., C.R.B.C., menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah berkontribusi dalam mengawal kelulusan mahasiswa hingga dapat mengikuti proses wisuda. Rektor juga menjelaskan keterkaitan antara wisuda ketiga IAI AL-AZIS dengan program pembangunan jangka panjang Ma'had Al-Zaytun, khususnya dalam bidang sumber daya manusia (SDM). Hal ini sesuai dengan tema wisuda ketiga kali ini, yaitu “Mewujudkan Masyarakat Sehat, Cerdas, dan Manusiawi dalam Perspektif Pembangunan Gelombang Kedua Al-Zaytun”.
Ucapan terima kasih dan sambutan dari wisudawan diwakili oleh Fitri Anisa, S.H. dari Fakultas Syariah Prodi Muamalah, sementara pembacaan janji wisudawan dipimpin oleh Ariane Nafila, S.Pd. dari Fakultas Tarbiyah Prodi PBA. 
Dalam kegiatan wisuda kali ini, tamu-tamu penting dari berbagai instansi turut hadir dan menyampaikan sambutan. Di antaranya ialah Bidang Ahli Akademik Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Bapak Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag., M.Si.; Dosen Purna Tugas IAI AL-AZIS Bapak Letjen (Purn.) Kivlan Zein, S.IP., M.Si.; Wartawan Senior Majalah Tokoh Indonesia, Bapak Drs. Ch. Robin Simanullang. Tausiyah disampaikan oleh Bapak Prof. Dr. (H.C.) Dahlan Iskan, Menteri BUMN pada Kabinet Indonesia Bersatu II. Adapun orasi ilmiah disampaikan oleh Syaykh Al-Zaytun Grand Chancellor Prof. Dr. AS. Panji Gumilang, M.P.

Related Posts:

Lanud Iswahjudi Gelar Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 H


KAIROSPOS.COM, Magetan - Umat muslim Lanud Iswahjudi beserta keluarga dan masyarakat sekitar, melaksanakan sholat Idul Fitri 1 syawal 1444 H, di halaman masjid Al Ukhuwwah Lanud Iswahjudi, bertindak selaku imam dan khotib bapak Ustadz Bima Cahyono, S.SOS, M.Pd., Sabtu (22/4/23).

Dihadapan para jamaah yang hadir Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Irwan Pramuda, S.E., M.M., mengucapkan selamat Idul Fitri 1 syawal 1444 Hijriah, taqabbalallaahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin, dengan harapan dan doa semoga ibadah puasa yang telah kita laksanakan selama sebulan penuh, mampu memberikan kekuatan baru dalam menghadapi tugas-tugas kita selanjutnya.

Lebih lanjut Marsma TNI Irwan mangatakan Sholat Idul Fitri yang kita laksanakan pagi ini, menjadi bukti ungkapan rasa syukur kita, karena kita baru saja melewati sebuah ujian untuk melawan hawa nafsu diri sendiri, mengasah sikap sabar, menjadi jiwa penderma, menumbuhkan toleransi antar sesama serta menguatkan tekad dalam rangka meningkatkan derajat takwa di sisi Allah SWT.

Sementara bapak ustadz Bima Cahyono, S.SOS., M.Pd.

dalam khotbahnya mengatakan bahwa hari demi hari puasa di bulan suci Ramadhan telah terlalui waktu demi waktu telah terlewatkan maka perlu kita seimbangkan untuk terus berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas ketaqwaan kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala, menjalankan segala apa yang telah diperintahkan oleh Allah dan menjauhi segala apa yang telah dilarang oleh Allah subhanahu wa taala. Sehingga kita kelak akan mendapatkan derajat yang paling bergengsi di sisi Allah.




" Mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta'ala memberikan kekuatan kepada kita untuk senantiasa meningkatkan kualitas taqwa kita sehingga sewaktu-waktu kita dipanggil oleh Allah subhanahu wa ta'ala membawa derajat ketakwaan amin amin ya robbal alamin." Ungkap Ustadz Bima Cahyono.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri diakhir dengan saling memaafkan bagi segenap jemaah yang hadir, acara berlangsung tertib aman dan lancar.(Kefas Hervin Devananda,S.Th)

Related Posts:

Pengurus Pusat PEWARNA Indonesia Hadiri Open House Pondok Pesantren Al-Zaytun Sebagai Bentuk Silaturahmi

KAIROSPOS.COM, Indramayu- Gema takbir berkumandang di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Pondok Pesantren Ma'had Al-Zaytun, di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menandai kemenangan umat Islam setelah selama sebulan penuh menjalani ibadah puasa.
Sebagai Pusat Pendidikan Pengembangan Budaya Toleransi dan Perdamaian, pondok pesantren yang diresmikan pada tahun 1999 oleh Presiden Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie ini kerap menjaga pertalian silaturahmi dengan umat lintas agama di Indonesia. Tak terkecuali di momen istimewa Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah, yang jatuh pada 22 April 2023.
Layaknya keluarga, Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PP PEWARNA Indonesia) turut diundang untuk menghadiri Open House Idul Fitri Ma'had Al-Zaytun. Kehadiran PP PEWARNA Indonesia diwakili oleh Sekretaris Jenderal Ronald Onibala, Bendahara Umum Albert Muntu, dan Anggota Departemen Hubungan Antar Lembaga Ronald Patrick. Kedatangan PP PEWARNA mendapat sambutan hangat dari pihak pondok pesantren yang diterima langsung oleh Sekretaris Syaykh, Abdul Halim, di Masjid Rahmatan Lil Alamin.
Ketika waktu menunjukkan tepat pukul 08:00 pagi, panggilan untuk melaksanakan Salat Ied 1 Syawal 1444 H mengudara dari masjid  yang memiliki menara dengan ketinggian 201 meter itu. Ketinggian 201 meter mewakili filosofi keagungan dari 201 nama-nama Nabi Muhammad. S. A. W.
Tak kurang dua ribuan orang civitas academica, staf, tamu undangan dan keluarga mereka kemudian berjemaah melaksanakan salat yang diimami pendiri Ma'had Al-Zaytun, Prof. Dr. Syaykh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, M. P.
Pengurus Pusat PEWARNA Indonesia Hadiri Open House Pondok Pesantren Al-Zaytun Sebagai Bentuk Silaturahmi
Pria kharismatik yang juga dikenal sebabai sosok nasionalis ini lalu membacakan penuh Surat Asshaf (surat 61) pada Rakaat Pertama. Di Rakaat Kedua terdapat tiga surat yang dibacakannya yakni Al-Falaq (surat 112), Al-Ikhlas (surat 113), dan Annas (surat 114).
Syaykh Panji Gumilang dalam pesan Idul Fitrinya membuka dengan menyoroti tentang hilangnya kesempatan Indonesia untuk bisa mengambil peran dalam ikut mewujudkan perdamaian dunia melalui diplomasi sepak bola pada ajang Piala Dunia U-20 beberapa waktu silam.
"Kesempatan baik yang dimiliki oleh Indonesia sesungguhnya bukan hanya kesempatan bertanding bola, tetapi andainya itu berjalan maka bisa dimanfaatkan menjadi diplomasi bola. Saling memberi, saling menyerang, saling menguasai. Namun di ujungnya adalah bersalaman. Yang kalah mengaku kalah, yang menang tidak terlalu mengedepankan kesohoran kemenangannya,” ujar Syaykh.
Menurutnya, Indonesia sebagai sebuah Negara besar, bangsa dengan umat muslim terbesar di dunia yang secara jumlah melampaui umat muslim di Jazirah Arab seharusnya bisa menjadi juru damai dari konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel saat ini, melalui diplomasi sepak bola. 
Namun juga ditambahkan Syaykh, diplomasi melalui sepak bola bisa ditempuh andai bangsa Indonesia memahami kehidupan bangsa-bangsa di dunia, karena UUD 1945 sendiri memuat tentang mengedepankan prinsip kemerdekaan, menghapuskan penjajahan, ikut melaksanakan pencerdasan bangsa, juga melaksanakan ketertiban dunia.
“Melaksanakan ketertiban dunia ini tentunya dengan berdiplomasi, diplomasi yang tidak hitam-putih, diplomasi yang terkadang (berwarna-red) pelangi, merah, hijau, kuning.  Dan diplomasi itu bukan ujungnya, tetapi prosesnya,” ujar penerima penghargaan sebagai Tokoh Toleransi dari PEWARNA Indonesia, pada tahun 2019 lalu, ini.
Selama satu jam Syaykh juga menyampaikan seputar sejarah bangsa-bangsa besar di dunia, khususnya yang menjadi keturunan dari Nabi Nuh, hingga melahirkan keturunan bagi bapak dari Bangsa Israel maupun Bangsa Arab. Syaykh  juga mengurai korelasinya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.
Setelah menutup pesan Idul Fitri, Syaykh kemudian bersalam-salaman dengan segenap civitas academica dan tamu undangan yang hadir. Acara kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan dan bincang-bincang dengan suasana kekeluargaan bersama  keluarga inti Syaykh maupun para pimpinan Ma’had Al-Zaytun.
Sekilas Tentang Ma’had Al-Zaytun
Berdasarkan informasi yang dihimpun Majalah Gaharu, Pondok Pesantren Ma’had Al-Zaytun merupakan karya visioner dari Syaykh Panji Gumilang yang dibangun sejak tahun 1996 dan diresmikan oleh Presiden ke-3 Republik Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie pada tahun 1999. Setahun setelah diresmikan, Masjid Rahmatan Lil Alamin didirikan. ‘Rahmatan Lil Alamin’ secara harafiah memiliki arti ‘Rahmat Bagi Alam Semesta’, yang menjadi pesan penegas bahwa Islam juga menjadi rahmat bagi seluruh umat manusia. Masjid ini memiliki menara setinggi 201 meter, menjadikannya sebagai masjid dengan menara tertinggi ke-3 di dunia.
Berdiri di atas lahan seluas 1.600 hektar, Ma’had Al-Zaytun menyelenggarakan pendidikan mulai dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) hingga ke jenjang perguruan tinggi yakni Institut Agama Islam Al-Aziz, yang memiliki 3 Fakultas dan 6 Program Studi. Saat ini total sebanyak 8.600 santri tengah berguru di pondok pesantren, didukung 1.300 tenaga pengajar, pembimbing maupun staf.
Selain menyelenggarakan pendidikan, Ma’had Al-Zaytun juga ikut mengedepankan program Green Economy melalui swasembada pangan. Swasembada pangan meliputi pertanian terpadu dengan  melakukan produksi beras, sorgum, gula, garam, peternakan sapi, kambing, ayam hingga budidaya perikanan dan produksi pupuk organik yang semuanya dilakukan secara mandiri. Sejak masa awal pandemi Covid-19 hingga April 2023, total lebih dari 10 ton bantuan bahan pangan telah didistribusikan oleh Pondok Pesantren Al-Zaytun melalui Pengurus Pusat PEWARNA Indonesia. Bantuan disalurkan kepada para wartawan maupun Hamba Tuhan yang membutuhkan, di wilayah Jabodetabek. 

Saat ini Al-Zaytun juga menyelenggarakan program Blue Economy dengan merambah ke sektor perikanan laut yang berlokasi di Eretan, Kabupaten Indramayu, berjarak 10 kilometer dari Ma’had Al-Zaytun ke arah Pantai Utara Jawa. Melalui program Blue Economy, Al-Zaytun memproduksi kapal penangkap ikan dengan kapasitas 30 gross tonnage, sehingga proses penangkapan ikan laut juga dilakukan secara mandiri.
Salah satu kebiasaan yang menjadi ciri khas Pondok Pesantren Ma’had Al-Zaytun adalah menanamkan semangat nasionalisme kepada seluruh santri dan stafnya. Sebelum memulai kegiatan di pagi hari setiap penghuni pondok pesantren diwajibkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lengkap dengan 3 Stanza.

Kampanye mempopulerkan semangat nasionalisme dan lagu Indonesia Raya 3 stanza juga pernah dipimpin langsung oleh Syaykh Panji gumilang dengan bersepeda sejauh 2.000 kilometer mengelilingi Pulau Jawa, yang memakan waktu 20 hari, pada tahun 2008. Pada tahun 2017, rally sepeda kembali dilakukan sejauh 2.727 kilometer dengan rute Anyer-Panarukan (PP), masih mengusung misi yang sama yaitu mempopulerkan semangat nasionalisme dan mengkampanyekan Indonesia Raya 3 Stanza. (Ron).

Related Posts:

Pewarna Indonesia Gelar Pelatihan Pers Kampus bersama STT IKAT

Jakarta – Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia kembali melaksanakan pelatihan dasar Jurnalistik untuk mahasiswa. Kali ini dengan menggandeng Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKAT Jakarta, kegiatan bertajuk Pelatihan Pers Kampus - Mempersiapkan Mahasiswa Menjadi Pewarta Nasrani, digelar pada Rabu dan Kamis, 12-23 April 2023, Di Kampus STT IKAT, Jln Rempoa Permai, Bintaro, Jakarta Selatan.

Dibuka langsung oleh Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono dan pimpinan STT IKAT, Grace Lumintang Gumansalangi, pelaksanaan pelatihan ini diikuti oleh sekira 20 mahasiswa-mahasiswi STT, dan dilatih langsung oleh para Jurnalis anggota dari PEWARNA Indonesia yaitu Nick Irwan, Daniel Tanamal, Sugiyanto, Thony Ermando, dan Ronald Patrick Marlissa.

Materi yang diberikan pada hari pertama antara lain adalah: Dasar Jurnalistik (Menulis Berita), Tehnik Wawancara, Foto Jurnalistik, dan Etika Jurnalistik. Sedangkan di hari kedua, para peserta mendapatkan Praktek Jurnalistik, yang dilaksanakan selama sehari penuh, untuk mendapatkan pengalaman langsung dan mengasah ilmu yang telah didapatkan di hari pertama.
Pimpinan STT IKAT, Grace Lumintang Gumansalangi, mengatakan kepada para mahasiswanya, membuka pintu dan memberikan kesempatan bagi mereka yang tertarik di dunia jurnalistik untuk mengajukan diri dan bergabung menjadi Pers Kampus. “Dipersilahkan mengajukan diri bagi yang tertarik di dunia jurnalisme, untuk bergabung di Pers Kampus, dan mendapatkan pengalaman langsung untuk melayani didunia media,” katanya. Seperti diketahui, STT IKAT memiliki media internal kampus yang sudah cukup lama berjalan dan konsisten berkarya, yaitu Tabloid RABUNI, yang hadir dalam dua format yaitu cetak dan online.
Para peserta yang sebagian besar adalah mahasiswa tingkat awal menyambut baik pelatihan ini dan mengaku sangat senang mendapatkan ilmu yang bisa membekali mereka didunia Jurnalisme. “Saya Bersyukur dan berterimakasih mendapatkan materi jurnalistik ini, dan Kami banyak belajar mengerti dan mendapat wawasan hingga sampai praktek. Kami cukup mengerti tentang materi yang disampaikan, dibawakan dengan kukup jelas dan dimengerti,” kata Andi Silaban, Mahasiswa STT IKAT Semester 2.

Senada dengan Andi, mahasiswa lainnya mengaku terkejut karena materi jurnalistik ini seharusnya diberikan dalam jangka waktu yang panjang, namun hanya dilakukan dalam dua hari saja. “Sedikit demi sedikit, kami mulai mengerti walaupun sangat diusahakan. Karena materi yang katanya untuk enam bulan ini, dilakukan hanya dua hari saja,” ujar Mizpan. “Awalnya saya pikir jurnalistik itu gampang, ternyata susah juga ya karena harus ada tahap-tahapnya. Tapi saya perlahan mengerti,” tambah peserta lainnya, Kesya. 

Sementara itu Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk konsistensi PEWARNA dalam bekerjasama, terutama dengan pihak-pihak yang telah melakukan MoU. Selain juga bentuk pelayanan PEWARNA Indonesia dan pengabdian kepada masyarakat. “Ini merupakan tindak lanjut dari MoU PEWRANA dan STT IKAT, terutama dalam hal ini menciptakan pers kampus agar semakin banyak mereka mengerti tentang jurnalistik dan berguna kedepannya,” kata Yusuf.

Kedepannya, PEWARNA Indonesia akan terus melaksanakan pelatihan-pelatihan Jurnalistik, pembekalan profesi dan pengembangan media, kepada para mitra-mitra kerjasama, dengan tujuan pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Related Posts:

Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI)Minta Atensi Polisi, PSI: Satu Kader Terluka, Kami Merasakan Sakit yang Sama


KAIROSPOS.COM  Bogor - Sejumlah pengurus dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendatangi Mapolres Bogor untuk meminta atensi agar kasus pembegalan kader PSI, Kefas Hervin Devananda, di daerah Gunung Putri diusut tuntas. Rombongan diterima Kasatreskrim Polres Bogor AKP Yohannes Redhoi Sigiro. 

“PSI adalah satu keluarga. Satu orang disakiti, semua merasakan luka dan sakit yang sama. Kami mendatangi Mapolres Bogor hari ini untuk menyampaikan atensi agar kasus Bro Kefas ditangani secara cermat dan serius. Alhamdulillah, kami diterima dengan baik. Terima kasih,” kata Ketua DPP PSI, Satia Chandra Wiguna, di Mapolres Bogor, Selasa 14 Maret 2023.

Chandra menyatakan,  kejadian pembegalan masih cukup sering terjadi di sejumlah tempat. PSI berharap pihak kepolisian segera memiliki cara efektif untuk mengatasinya.

“Jangan ada lagi korban yang jatuh. Pihak kepolisian harus memastikan keamanan semua warga tanpa kecuali, di mana saja dan kapan saja. Tindak tegas pelakunya. Rasa aman warga adalah prioritas tertinggi,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur LBH DPP PSI, Francine Widjojo, mengungkapkan, laporan polisi sudah diterima Polsek Gunung Putri pada 13 Maret 2023. 

“LBH PSI berterima kasih atas atensi Kapolres Bogor dalam menangani kasus begal ini. Semoga Pemkab Bogor juga memberikan atensi, khususnya penerangan dan langkah pengamanan seperti CCTV, agar masyarakat lebih aman dan tidak terulang kasus serupa,” ujar Francine.

Ketua DPD PSI Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, berharap pihak kepolisian bisa meningkatkan patroli agar kejadian serupa tak terulang. 

"Di sisi lain, masyarakat harus menggiatkan siskamling dan warga sebisa mungkin menghindari waktu-waktu rawan," kata Sugeng yang juga Ketua Indonesia Police Watch (IPW). 

Kefas mengalami tragedi ini pada Sabtu 10 Maret 2023 sekitar pukul 01.45. Ia baru saja selesai berkoordinasi dan mewawancarai Bacaleg PSI dari Kota Bekasi dan mengarah ke rumah di Kota Bogor dengan mengendarai sepeda motor. 

Di sekitar Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ada beberapa sepeda motor yang ditumpangi memepet Wakil Ketua Bapilu PSI Jawa Barat tersebut. Mereka lalu mengambil kunci motor Kefas. 

Salah seorang mengeluarkan celurit dan membacokkannya ke tubuh Kefas. Mereka beramai-ramai menendang dan mengeroyok Kefas. Sepeda motornya lalu dibawa kabur. 

Akibat bacokan-bacokan itu Kefas harus menerima belasan jahitan di tubuhnya. Pelaku diperkirakan lebih 10 orang. 

*Narahubung: Yus 08158153016*

Related Posts:

PEWARNA Berbincang Se-jam Bersama Dirjend Bimas Kristen Menjajaki Kerjasama Program

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) diterima Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjend Bimas Kristen Kemenag RI) di kantornya Selasa 14 Maret 2023 di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan tersebut PEWARNA yang hadir Yusuf Mujiono Ketua Umum, Ronald Stevly Onibala Sekretaris Jendral, Albert Muntu Bendahara Umum, Donny Leonardo Ketua Departemen Lintas Lembaga kemudian menyusul Richardo Marbun dari ketua Dep Media dan ekonomi kreatif, Sugiyanto dari Dep sertifikasi dan pelatihan dan Ronal Marlisa dari dep lintas lembaga. 

Dikesempatan tersebut Pewarna menyampaikan kepada dirjen ada empat program antaranya Pertama, pembuatan film documenter dan film pendek tentang kampung-kampung Kristen dan tokoh tokoh penginjil asli Pribumi serta penulisan buku, Kedua, Pelatihan dasar-dasar jurnalistik dan pembuatan film, Ketiga,  Urung Rembug Kebangsaan (Urban) dan terakhir keempat penyelenggaraan tahunan Apresiasi Pewarna Indonesia (API). 

Program ini tandas Yusuf Mujiono dalam rangka mengaplikasikan arah perjuangan PEWARNA yang menitikberatkan tiga hal antaranya eksistensi, kesetaraan dan keberagaman, ungkap Yusuf  

Menyambut pemamparan PEWARNA, Dr Jeane Tulung mantan rector IAKN Manado ini menerima ramah Pengurus Pusat PEWARNA Indonesia.

 “Kita sudah lama ya untuk bertemu, tetapi karena saya harus penyesuaian tugas dan banyaknya memenuhi undangan natal, baru kali ini kita bisa bertemu”, sapa Dirjen Bimas membuka pertemuan siang itu. 

Mengenai Pewarna lewat Ketua Umumnya Yusuf Mujiono, Jeane sudah mengenalnya terutama saat diminta memberikan kata pengantar di buku yang saat ini sedang proses cetak yang berjudul Napak Tilas Rasul Jawa (NTRJ) serta permintaan wawancara di medianya. 

intinya pihak Dirjen sangat mendukung apa yang dikerjakan PEWARNA, tinggal program mana yang bisa disinergikan, entah nanti penerbitan buku atau pembuatan film terutama film tentang kampung moderasi beragama yang merupakan salah satu program andalan dirjen bimas Kristen. 

“Saya akan tindaklanjuti dengan pihak Humas yang kebetulan saat ini sedang ada tugas diluar kota, kita komunikasi saja lewat WA saja dulu baru kemudian mana yang tepat untuk dikerjasamakan”, terang Jeane yang selalu berpuasa ketika menghadapi sesuatu hal tentang langkah atau kebijakan yang akan diambilnya. 

Percakapan yang mengalir se-jaman ini banyak hal yang disampaikan bagaimana dipundaknya Dirjen diberi tugas untuk membuat 10 desa moderasi beragama untuk tahun ini. Di dirjen bimas Kristen ada 10 program yang taglinenya 10:10. Selanjutnya juga mencari 10 hibah tanah di daerah yang memang masyarakatnya banyak beragama Kristen, 

“Ketika saya ditugaskan pak Menteri ke Mentawai masyarakat sangat mersepon dan saat ini sudah dapat 20 hektar tanah di Mentawai Sumatera Barat sumbangan dari masyarakat”,  tandasnya bangga.

Lebih lanjut bu dirjen menjelaskan fungsi tanah tersebut akan dibangun sebuah pendidikan Kristen negeri  yang terintegrasi mulai dari sekolah dasar hingga sekolah lanjutan atas.  

Dengan program ini dirjen berharap kehadirannya bisa bermanfaat bagi umat khususnya Kristen, karena ternyata dari dulu dari 20-an juta umat Kristen ini belum merata mendapatkan pelayanan pendidikan.  

“Saya memberikan semacam tagline juga untuk pemerataan pendidikan khusunya agama Kristen yakni dari Mentawai sampai Lapago artinya dari Barat ketimur , dari Malinau sampai saburai jua artinta dari utara ke selatan’, terangnya sumringah. 

Kembali kepada kampung moderasi beragama lanjut dirjen bukan semata hubungan toleransi dan banyak dimasyarakatnya terdiri dari lintas agama tetapi bagaimana kampung tersebut dilihat dari masyarakatnya yang memelihara akan budaya lokalnya, hidup bahagia dan damai. 

Saat ini sedang dikerjakan dalam tataran di kampus-kampus dalam program KKN Nusantara yakni KKN yang pesertanya dari berbagai lintas institute atau perguruan tinggi agama-agama misalnya IAKN atau UIIN dan IAIN dan juga pendidikan agama lainnya.

Related Posts:

Campus Special Hunt Miss Indonesia 2023 untuk Talenta Mumpuni dari Kampus Indonesia Mini

KAIROSPPOS.COM, Salatiga Kali pertama Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang akrab dikenal dengan Kampus Indonesia Mini berkesempatan dikunjungi untuk menjadi tempat Campus Special Hunt Miss Indonesia 2023. Digelar oleh RCTI pada Kamis (02/03/2023), kontes ini diikuti mahasiswa UKSW berbagai fakultas dan masyarakat umum.  

Head Off Air Marketing Communication RCTI Yan Satriana menuturkan bahwa UKSW sebagai kampus Indonesia Mini sangat pontesial untuk program Miss Indonesia ini, karena beragam suku, budaya bahkan perwakilan dari tiga puluh delapan provinsi di Indonesia ada disini. 

“Indonesia Mini ini cocok sekali untuk program kita yang membutuhkan perwakilan dari 38 provinsi yang ada di Indonesia. Harapannya kita mendapatkan kandidat dari kampus Indonesia Mini yang mewakili provinsinya sendiri,” tuturnya.

Kondisi hujan tidak menyurutkan antusias peserta dalam mengikuti tahapan seleksi pada kontes tersebut. Disampaikan lagi oleh Yan Satriana tahapan seleksi pada audisi ini meliputi tahap registrasi, tes tertulis dan interview. Audisi ini dibuka untuk mahasiswa UKSW dan masyarakat umum, namun target utama pada special audition kali ini adalah mahasiswa UKSW. 
Pertama Kali

Yan Satriana juga mengaku pertama kali mengadakan audisi Miss Indonesia di kampus Indonesia Mini. Kedatangannya disambut dengan penampilan etnis menjadi penciri kampus yang sangat asri ini. Jika hasil overview dari audisi ini sesuai dengan tujuan dan ekspetasi, maka kedepannya RCTI dapat berkolaborasi dengan UKSW untuk program-program yang lainnya. 

“Jika hasilnya sesuai dengan ekspetasi dan tujuan kami pastinya kami akan datang lagi ke Salatiga. Kita mencoba meningkatkan kerja sama dengan UKSW, tidak hanya program Miss Indonesia saja namun kerja sama untuk program-program lainnya,” kata Head Off Air Marketing Communication RCTI tersebut. 

Kepala Divisi Promosi dan Komunikasi Publik UKSW Gamaliel Septian Airlanda, M.Pd. menyampaikan bahwa melalui kontes ini UKSW sebagai kampus terakreditasi institusi Unggul dan kampus Indonesia Mini dapat menyalurkan talenta yang dimiliki mahasiswa melalui kolaborasi dengan media nasional seperti RCTI melalui gelaran Miss Indonesia 2023. “Talenta mahasiswa UKSW layak untuk ditampilkan ke ajang nasional.” katanya.

Gamaliel Septian Airlanda juga menyampaikan melalui acara Miss Indonesia ini, kerja sama antara RCTI dapat  berlangsung dan awal untuk memulai kerja sama untuk bidang lainnya. 

Menyalurkan Bakat

Nicky Angelica Giarto mahasiswa Fakultas Psikologi UKSW salah seorang peserta audisi Miss Indonesia menuturkan bahwa dengan mengikuti Miss Indonesia yang dilaksanakan di kampus sendiri dapat memfasilitasi mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan minat mereka. 

“Miss Indonesia adalah tempat yang tepat menyalurkan bakat dan minat yang saya miliki. Motivasi saya ikut Miss Indonesia saya ingin mendorong perempuan Indonesia untuk menerapkan MISS (Manner, Impressive, Social and Smart),” kata mahasiswa asal Sragen ini. 

Lainnya, Christivania F. Dodolang mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UKSW mengaku pertama kali mengikuti audisi kecantikan seperti ini dan berterima kasih kepada UKSW karena telah memfasilitasi untuk menyalurkan talenta yang ada dalam diri mahasiswa. 

“UKSW membantu dan memfasilitasi saya untuk membuktikan bahwa kontes Miss Indonesia tidak hanya dilihat dari kecantikan secara fisik saja namun mereka memiliki hati yang cantik melalui sikap mereka,” kata mahasiswa asal Ambon ini. 

Sementara itu, Erika Immanuela mahasiswa FKIK UKSW yang berasal dari Boyolali Jawa Tengah mengatakan dengan mengikuti kontes Miss Indonesia membantu men-challenge dan meningkatkan kapabilitas diri.

”Saya ingin meningkatkan kapabilitas diri dan menunjukan bahwa perempuan Indonesia memiliki karakteristik dan kelebihannya masing-masing sehingga hal tersebut menjadi ciri khas mereka,” ungkapnya.

Dalam kontes Miss Indonesia ini Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., berkesempatan hadir untuk mengunjungi tempat seleksi dan berbincang dengan para peserta. 

 
Salam Satu Hati UKSW!

Related Posts:

Kefas Hervin Devananda,S.Th. : Pemerintah Daerah Harus Membangun E-Commerce Lokal untuk Menampung UMKM yang dapat Bersaing Di Pasar Global


KAIROSPOS.COM, Kota Bogor (02/03/2023) - Di Era digital dan globalisasi di saat ini industry perdagangan sudah memasuki babak baru, dimana transaksi perdagangan tidak lagi dijalankan melalu perdagangan konvesional semata, akan tetapi dengan perkembangan teknologi saat ini membuat ketersediaan apapun dan membutuhkan apapun orang tidak perlu repot hanya dengan menggunakan jari -jari nya dia bisa menginginkan apapun tanpa harus keluar rumah.

Menurut Kefas Hervin Devananda,STh salah satu fungsionaris PSI Jawa Barat, bahwa dengan era digitalisasi sekarang ini harus di manfaat oleh pelaku UMKM yang tersebar di jawa barat, oleh karena itu dengan maraknya pelaku UMKM yang tersebar Jawa barat ini Pemerintah Daerah harus mendorong lahirnya E-Commerce lokal yang bisa dapat mengakomodir UMKM di jawa barat supaya Naik kelas,ujarnya.

Lebih lanjut Kefas mengatakan jadi diharapkan e-commerce ini selain memberikan informasi tentang produk tapi juga destinasi yang ada di Jawa barat yang di kelola oleh BUMDES yang ada di Jawa Barat seperti Wisata Desa atau Wisata Religi yang tersebar di Jawa Barat ini, katanya kepada awak media.

Jadi banyak nama nama e-commerce yang bisa digunakan contohnya lapakurangsunda atau lapakjabar bisa juga warungjabar dan banyak lagi,yang jelas penamaan yang tak meninggalkan ke arifan lokal budaya orang jawa barat.pungkasnya lagi

Mendorong lahirnya e-commerce lokal agar semua potensi pemberdayaan ekonomi kreative yang ada dan tersebar  propinsi Jawa Barat ini dapat mengenalkan produk - produk lokal Jawa Barat di pasar global, jelas Pria yang juga Penggiat Budaya ini lagi  (Red)

Related Posts:

Institut Leimena dan Sekolah-sekolah Kristen Latih Guru Pemahaman Literasi Keagamaan Lintas Budaya

KAIROSPOS.COM, Jakarta, – Institut Leimena bersama Sekolah Kristen IPEKA, Sekolah Kristen Gloria, dan Sekolah Kristen Tritunggal mengadakan pelatihan internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) kepada 170 guru dari ketiga sekolah tersebut. Pelatihan yang digelar secara daring pada 27 Februari – 3 Maret 2023 bertujuan membangun pemahaman dan sikap untuk berelasi di tengah masyarakat multireligius, serta mendorong kolaborasi untuk kebaikan bersama.

Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, mengatakan kelas pengenalan LKLB minggu ini merupakan kelas Angkatan ke-27 sejak Institut Leimena meluncurkan program LKLB pada Oktober 2021. Jumlah alumni pelatihan daring LKLB sejauh ini sudah mencapai setidaknya 3.300 guru/penyuluh agama dari 34 provinsi di Indonesia.

“Kelas kali ini adalah yang pertama kali untuk guru-guru sekolah Kristen karena 26 kelas sebelumnya diperuntukkan bagi guru-guru madrasah, pesantren, dan penyuluh agama Islam,” kata Matius saat sesi pembukaan, Senin (27/2/2023).

Matius menjelaskan LKLB adalah kerangka sederhana untuk mengembangkan kompetensi dalam berelasi dengan orang lain yang berbeda agama. LKLB menekankan pentingnya kita memahami diri sendiri termasuk agama dan nilai-nilai yang memandu keterlibatan kita dengan orang lain (kompetensi pribadi). 

Selain itu, bagaimana kita memahami orang lain sebagaimana dia memahami dirinya sendiri termasuk agama dan nilai-nilai yang memandu keterlibatan mereka dengan kita (kompetensi komparatif) dan memahami konteks potensi kolaborasi antara aktor-aktor yang berbeda keyakinan (kompetensi kolaboratif).

“Agar pendekatannya lebih praktis dengan contoh, maka program ini melibatkan para narasumber dari tiga agama Abrahamik yaitu Kristen, Islam, dan Yudaisme yang memang memiliki banyak persamaan sekaligus perbedaan mendasar. Tidak jarang konflik besar justru terjadi diantara mereka, sehingga agama-agama Abrahamik dapat menjadi contoh yang baik untuk mengenal pendekatan LKLB,” kata Matius.

Menurut Matius, tantangan hidup dalam keberagaman tidak hanya dihadapi oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga berbagai negara pada umumnya. Itu sebabnya, konsep LKLB semakin penting khususnya di Indonesia sebagai bangsa berpenduduk sangat besar dan religius dengan berbagai agama dan kepercayaan.

Matius mengatakan hal yang terdengar sederhana seperti bekerja sama dengan orang berbeda agama ternyata tidak selalu mudah dilaksanakan. Seringkali ada kecurigaan karena agama begitu penting bagi seseorang, serta kadang ada yang merasa bahwa jika agama berbeda maka sulit untuk saling percaya untuk melakukan hal penting bersama-sama.

Matius menyadari kemampuan bekerja sama dengan orang berbeda agama tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan harus terus menerus diupayakan dan dilatih dengan sikap rendah hati. 

“Program kali ini boleh dikatakan istimewa bagi saya, karena memang sejak lama kami di Institut Leimena dan saya pribadi berupaya memikirkan bagaimana umat Kristen dapat terus terlibat secara aktif dan setara sebagai warga negara dalam membangun bangsa dan negara ini,” ujarnya.

*Bukan Kompromi Iman*
Direktur Utama Sekolah Kristen IPEKA, Pdt. Handojo, berharap pelatihan pengenalan LKLB bisa memfasilitasi guru-guru Kristen untuk memahami berbagai agama, sehingga dapat mengembangkan dan mengajarkan sikap toleransi yang tepat kepada peserta didik. Handojo menyebut semua golongan agama memiliki orang yang bersikap toleran maupun radikal, sehingga LKLB dibutuhkan untuk menjaga NKRI.

“Ini (LKLB) menjadi suatu yang penting karena mau tidak mau kita melihat negara kita pluralisme secara empiris, sehingga kita perlu mengembangkan diri untuk pluralisme yang dihargai dalam kehidupan bersama di Indonesia,” kata Pdt. Handojo.

Handojo menegaskan sikap toleransi bukan berarti kompromi iman. Di sisi lain, Amanat Agung sebagai amanat pemuridan, berjalan beriringan dengan toleransi karena tidak dilakukan berdasarkan paksaan tetapi kesadaran akan kasih dan kebaikan Tuhan. Tuhan Yesus dan para murid juga memberikan teladan sikap toleransi dengan memandang orang lain tanpa merendahkan.

“Ini menjadi dasar ketika kita hidup dengan orang lain. Apa pun agama dan latar belakang seseorang, kita harus menganggap mereka seorang yang harus dihargai,” kata Pdt. Handojo.

Koordinator Umum Yayasan Pendidikan Kristen Gloria, Yana Poedjianto, mengatakan sekolah-sekolah Kristen terpanggil untuk mendidik generasi muda menjadi garam dan terang dunia.

“Di tengah keterbatasan kita, kadang kita menjadi salah mengerti agama lain, bahkan was-was sehingga kita membutuhkan program ini untuk belajar. Kita rindu diberikan pencerahan supaya kita dan anak-anak didik kita diperlengkapi hidup di tengah masyarakat majemuk,” kata Yana.

Kepala Sekolah SMA Kristen Tritunggal, Semarang, Liem Rachel Octavia Christina, mengajak rekan-rekan guru memanfaatkan kesempatan pelatihan LKLB untuk mendapatkan wawasan baru sebagai bekal untuk kehidupan Indonesia yang beragam. “Kita tidak bisa menuntut atau berharap lingkungan kita selalu sama atau homogen. Justru ketika Tuhan mengizinkan kita berada dalam lingkungan beragam maka di situlah kesempatan kita lebih lagi membagikan kasih Kristus dan menjadi teladan,” kata Rachel.

Kelas pelatihan LKLB untuk guru Kristen ini menghadirkan narasumber antara lain Pdt. Ferry Mamahit (Dosen STT Seminari Alkitab Asia Tenggara), Prof. Alwi Shihab (Senior Fellow Institut Leimena), Prof Amin Abdullah (Guru Besar Filsafat UIN Sunan Kalijaga), Dr. Chris Seiple (Senior Fellow University of Washington), Rabi David Rosen (Direktur Internasional untuk Hubungan Antar Agama American Jewish Committee), dan Yosie Pauline Modo (Direktur Pelaksana Sekolah Kristen Kalam Kudus, Dumai). (IL/Chr)

Related Posts:

HIPAKAD 63 GERCEP KONSOLIDASI INTERNAL, INI INTRUKSI KETUM DJOKO WAHYUDI,S.H

KAIROSPOS.COM, BANDUNG, - Kembali Himpunan Putra-Putri Keluarga Besar TNI-AD Enam Tiga (Hipakad’63) laksanakan konsolidasi organisasi dengan ditandai serah terima dokumen organisasi berupa akta Notaris dan SK Menkumham dan lain-lainnya yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 11/02/2023 di ruang pertemuan Hotel Harmony di Jalan Talaga Bodas Bandung.


Penandatanganan penyerahan dokumen organisasi Hipakad’63 dilakukan dari Ketua Umum sebelumnya Sahala Hutabarat kepada Ketua Umum R.S Djoko Wahyudi, S.H dan diketahui oleh Dewan Pengawas Agatha, Iman Isbu, S.T dan disaksikan Dewan Pakar Drs HR.Achmad Zulnaini,S.H,M.Si, Sekretaris Umum R.Benny Irianto Nababan, Sm.Hk beserta jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hipakad’63.


Pada saat serah terima Sahala Hutabarat mantan Ketua Umum menyampaikan kepada Ketua Umum RS Djoko Wahyudi, S.H agar menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.


Hal yang sama Ketua Umum Hipakad’63 R.S Djoko Wahyudi, S.H mengatakan bahwa organisasi Hipakad’63 ini sangat besar kalua dikelola dengan baik dan amanah karena Hipakad’63 berlogo Melati mempunyai sejarah.


“Dimana organisasi ini dilahirkan dan besar dilingkungan Seskoad pada bulan Juni 1963 oleh Bapak Letjend TNI (P) Soedirman yang pada saat itu sebagai Danseskoad” beber Ketua Umum Hipakad’63 RS Djoko Wahyudi, S.H


“Selaku Ketua Umum, kami akan lakukan konsolidasi organisasi baik internal maupun eksternal dengan Gerak Cepat (Gercep), tentunnya akan memfungsikan semua jajaran pengurus pusat dan wilayah-wilayah” ujarnya


“Disamping itu DPP Hipakad’63 telah menunjuk Wakil Sekretaris Umum saudara Iwan Oentung sebagai panitia HUT Hipakad’63 yang ke-60 pada rapat awal tahun 2023 dan tempatnya di Hotel Harmony ini juga. Kepada Ketua Panitia segera menyusun kelengkapan panitia dan mulai bekerja” pungkasnya.


“Kedepannya seluruh jajaran pengurus Hipakad’63 baik pusat maupun wilayah-wilayah segera mengoptimalkan sumber daya manusia untuk melakukan kerja ikhlas, kerja cerdas. Dan yang paling penting jaga kekompakan dan kesolidan sesama pengurus, maupun anggota, sehingga apa yang kita mau capai melalui program yang sudah direncanakan atau dicanangkan dapat berjalan dengan maksimal dan bermannfaat.” tutup Ketua Umum Hipakad’63


Acara serah terima dipandu oleh Iwan Untung Seskoanto sebagai Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) berjalan dengan lancer dan sukses dan ditutup dengan foto bersama. (KEFAS HERVIN DEVANANDA,S.TH)

Related Posts:

STT LETS Resmi Mendapat Sertifikasi ISO 9001:2015 dari WQA


KAIROSPOS.COM, Bekasi, Selasa 14/2, STT LETS (Lighthouse Equipping Theological School) mendapat Sertifikat ISO 9001:2015 dari badan sertifikasi Internasional Worldwide Quality Assurance (WQA) UK Limited. Sertifikat manajemen mutu berdasarkan standar Organisasi Standardisasi Internasional (The International Organization for Standardization/ ISO), sejak 2023 dan setelah ini setiap tahun diaudit oleh WQA.
Yayasan Transformasi Membangun Indonesia (YTMI) yang menaungi STT LETS dengan Pembina Dr. Jakoep H. Ezra, DBA., Ph.D dan Ketua Yayasan Firman Schrijver, M,Th, CBC., CLS., memilih model tata kelola Sekolah Teologi yang baik berdasarkan model-model manajemen mutu yang tersedia dan sudah terbukti baik diterapkan di organisasi nirlaba termasuk organisasi keagamaan dan Perguruan Tinggi. 
Tata kelola organisasi yang baik adalah konsep dasar yang diterapkan dalam berbagai organisasi. Manajemen STT LETS wajib mengerti dan memahami tugas dan fungsi serta kewenangan dalam menjalankan visi dan misi Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen agar dapat berkembang dan mendukung proses belajar dan mengajar. adapun Visi STT LETS “Menjadi institusi pendidikan Teologi berbasis karakter yang menghasilkan pembaharu secara holistik untuk mewujudkan generasi emas”.
YTMI selaku pemilik bersama STT LETS memastikan apa yang dilakukan sesuai dengan aturan Badan Akreditasi Nasiolal Perguruan Tinggi (BAN PT), Peraturan dari Kemenag RI, Peraturan dari Kemendikbud Ristek RI serta kebenaran Alkitab. Keuntungan dari sertifikasi ini tentunya memberikan jaminan mutu (quality assurance) dari pihak yang berwenang akan sistem manajemen mutu yang sudah dikembangkan dan diterapkan secara konsisten oleh Sekolah Tinggi Teologi LETS.

Model Tata Kelola Sekolah Tinggi Teologi LETS
Standar berisi tujuh prinsip sistem manajemen guna memberikan kemampuan bagi STT LETS untuk dapat beradaptasi dan menghadapi tantangan kemajuan zaman. Dan harus mampu menyerap dan menyesuaikan diri terhadap berbagai krisis yang terjadi, munculnya pengetahuan dan pandangan teologi yang baru baik yang sejalan dengan Alkitab maupun yang bertentangan dengan etika, moral serta Alkitab.
Ketujuh prinsip manajemen mutu yakni: Customer focus, Leadership, Engagement of people, Process approach, Improvement, Evidence-based decision making, Relationship management
Standar ISO 9001:2015 mengedepankan pendekatan proses ketika STT LETS mengembangkan, menerapkan dan meningkatkan keefektifan sistem manajemen mutu, pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan kepuasan mahasiswa, dosen, tenaga pendidikan, staf administrasi, alumni dan Yayasan Transformasi Membangun Indonesia serta pengguna lulusan pendidikan. Informasi lanjut mengenai STT LETS dapat dilihat pada website https://sttlets.education. 
Sementara itu, Pjs. Ketua STT LET’S, Dr. Antonius Natan, M.A., Th.M mengatakan bahwa sertifikasi ini merupakan wujud nyata dari apa yang dilaksanakan oleh segenap civitas dari STT LET’S. Hal ini menjadi catatan penting dari perjalanan STT LET’S dalam pelayanan pendidikan keagamaan di Indonesia, khususnya dalam manajemen tata kelola sekolah tinggi. sinergitas dengan pelbagai lembaga menjadi poin penting bagi STT LET’S di masa depan, termasuk tantangan teknologi. Disampaikan juga bahwa apa yang dilakukan sesuai dengan aturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Peraturan dari Kemenag RI, Peraturan dari Kemendikbud Ristek RI serta kebenaran Alkitab
Dalam penyerahan Sertifikasi tampak hadir dari WQA Bp Muhammad Aristian Wakil Direktur WQA Asia Pacific bersama staff, Pembina YTMI Dr. Jakoep Ezra, Ph.D., Bendahara YTMI Nanny Wiharjo, SH., MM., MTh, Ketua STT LETS Dr. Ir. Rachmat Manullang, MSI, Pjs Ketua STT LETS/ Wakil Ketua Bidang Akademik Dr. Antonius Natan, M.Th, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Dr. Yandry Manoppo, M.Th, Wakil Ketua Bidang Admininstrasi Keuangan Tumpahan Manik, SE, M,Th., para kaprodi, dosen, perwakilan alumni yang hadir Rinto Langitan, M.Th. dan perwakilan mahasiswa.



Related Posts:

Rapim Pewarna Indonesia, Selaraskan Nilai Kebangsaan dengan Eksistensi Organisasi

KAIROSPOS.COM, Bogor, - Rapat Pimpinan (Rapim) Pewarta Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) hasilkan keputusan program produktif selaraskan eksistensi organisasi dengan nilai-nilai kebangsaan. Rapim tersebut digelar di Joglo Keadilan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jumat, 27/01/2023.

"Saya berharap, agar pemaparan yang disampaikan oleh bidang-bidang segera kita kerjakan bersama agar eksistensi Pewarna sebagai salah satu pilar demokrasi dalam membangun bangsa tetap terlaksana. Dari pemaparan yang sudah disampaikan, saya rasa bidang-bidang yang ada di Pewarna dapat saling bersinergi, bekerjasama satu dengan yang lainnya. Saya yakin, dengan kerjasama yang rukun, Pewarna akan membawa berkat bagi Indonesia", jelas Ketua Umum Pewarna Indonesia saat memberikan tanggapan usai pemaparan dari masing-masing bidang yang ada di Pewarna.
Sebelumnya, telah disampaikan oleh para Ketua-ketua bidang departemen organisasi tentang program-program yang akan dikerjakan. Selain itu pula disampaikan kegiatan yang dalam waktu dekat akan digelar oleh Pewarna Indonesia, kegiatan itu adalah Festival Palalangon yang rencananya akan digelar di Bulan Februari 2023.

Salah satu program Pewarna Indonesia adalah mengajak para rohaniawan lintas agama untuk bekerjasama dalam membangun nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. URBAN atau Urun Rembuk Kebangsaan adalah nama program yang dicetuskan Departemen Penelitian dan Pengembangan Organisasi Pewarna Indonesia. Selain itu juga, akan dibentuk satu wadah untuk menunjang kesejahteraan anggota Pewarna Indonesia yakni Koperasi. Menyasar pada kompetensi anggota sebagai Pewarta, Pewarna Indonesia berencana untuk tetap membekali anggotanya dengan pelatihan-pelatihan tentang jurnalistik.

Rapim ini merupakan respon dari hasil keputusan Rapat Kerja Nasional yang berhasil digelar oleh Pewarna Indonesi di Jogjakarta beberapa waktu lalu dengan menghasilkan keputusan program-program prioritas organisasi. Dalam Rapim, pembahasan untuk mengurai kegiatan secara konkrit dan berdampak di bahas ke dalam masing-masing departemen yang ada di Pewarna Indonesia.

Sementara itu, Penasihat Pewarna Indonesia yang juga sebagai Ketua Indonesia Police Watch, Sugeng Teguh Santosa menyampaikan arahannya. Ia berharap Pewarna Indonesia dapat menjadi organisasi profesional dengan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para anggota yang telah tersebar di Indonesia.

Rapim ditutup dengan doa memohon berkat oleh Penasihat Pewarna Indonesia yang hadir yakni Pdt. Lukman Pandji. Sebelumnya, Pdt. Lukman Pandji juga berharap agar eksistensi Pewarna Indonesia dapat terus merawat nilai-nilai kebangsaan dengan ciri yang Kristiani yakni berlandaskan Kasih.

Rapim Pewarna Indonesia yang juga di hadiri oleh Ketua PD Propinsi Banten Philip Bulolo dan Ketua PD Propinsi Jawa Barat Kefas Hervin Devananda,S.Th yang biasa di sapa dengan Romo Kefas, disela - sela kegiatan Rapim berhasil di wawancara oleh awak media mengatakan bahwa harapan kami yang hari ini mewakili Daerah datang di acara Rapim PP ini, berharap hasil keputusan Rakernas 2022 di Jogjakarta dapat di ejawantahkan oleh setiap Bidang atau Departemen yang ada dalam kepengurusan PP sehingga setiap kegiatannya nanti dapat menjadi Role Model bagi Daerah - Daerah dan PC - PC Pewarna Indonesia.

Lebih lanjut Pria yang juga aktive terlibat dalam Ormas Belanegara dan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum ini mengatakan bahwa Sesuai arahan Pimpinan bahwa DNA Pewarna Adalah "Kesetaraan" Jadi setia kegiatan yang diadakan menyentuh pada sisi kebangsaan dan merekatkan persatuan,menyentuh pada semua sektor kehidupan dan kearifan budaya lokal yang ada di wilayah Nusantara, imbuhnya kepada awak media pewarna (Red)

Related Posts:

JEMAAT DAN PENDETA GKRI MANGGA BESAR LEGA MENANGKAN GUGATAN LOGO DAN NAMA GKRI

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Para jemaat dan para pendeta GKRI Mangga Besar merasa lega dan memuji syukur kepada Tuhan atas kemenangan gugatan kepemilikan Logo dan nama GKRI. Adapun pemggugatnya adalah sinode GKRI Latumenten Jakarta Barat.
Konferensi Pers diadakan oleh Sinode Gereja Kristus Rahmani Indonesia yang beralamat di Jl. Mangga 
Besar XI/34. Dihadiri oleh:
• Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Sinode: Pdt. Drs. Ridwan Hutabarat
• Ketua Sinode GKRI Sinode, Pdt. Dr Martin Harefa
• Sekretaris Umum Sinode: Pdt. Jimmy Kawilarang
• Kuasa Hukum Sinode, Pdt. Dr. Zevrijn Boy Kanu, S.H., M.H.
Ketua Umum memimpin Konferensi Pers sekaligus sebagai moderator tanya jawab dengan audience 
Gereja Lokal yang menghadiri acara tersebut.
Pertama,  Ketua Umum Sinode:
Beberapa waktu yg lalu Sinode GKRI digugat oleh sekelompok orang=orang yang menamankan dirinya 
Kelompok Latumenten. Gugatannya dilayangkan ke PN Jakpus. Gugatannya Nama & Logo gkri 
semestinya tidak dimiliki oleh GKRI Mabes dan turut menggugat Dirjen HAKI. Pengadilan selama 19 kali. 
Pada bulan September dinyatakan kalah dan sinode Mabes dinyatakan menang dan dinyatakan incrah. Jangan ragu karena kita sudah SAH melalui keputusan pengadilan sebagai pemilik NAMA dan LOGo GKRI.
Kedua, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Sinode:
Tujuan Pihak Latumenten mengajukan gugatan adalah agar kita tidak punya hak memiliki NAMA dan 
LOGO Gereja Kristus Rahmani Indonesia. Namu sebagai penggugat ternyata Pihak Latumenten tidak 
memiliki legal standing yang mumpuni. Bahwa hak legal standing yang dimiliki oleh GKRI di Mangga 
Besar sangat kuat, a.l.:
1. Memiliki sejarah pendirian GKRI yang dimulai oleh Boksu Pdt. Prof Dr Sutjiono
2. Memiliki sejarah akan Nama Gereja Kristus Rahmani Indonesia
3. Memiliki sejarah akan Logo Gereja Kristus Rahmani Indonesia
4. Akte Notaris Pendirian Gereja no. 26 tgl 17 Oktober 1972
5. Surat Keputusan Departemen Agama, nomor: 128 tahun 1988
6. Susunan Badan Pengurus Majelis Pusat Sinode
7. Sertifikat pemegang merek NAMA dan LOGO Gereja Kristus Rahmani Indonesia yang dikeluarkan 
oleh Dirjen HAKI
Maka dengan ini seluruh gereja lokal yang berada dalam keanggotaan Sinode GKRI Mangga Besar, berhak 
menggunakan merek GKRI dalam segala kegiatan administratifnya. Dan terlarang bagi gereja diluar 
keanggotaan Sinode GKRI Mangga Besar untuk menggunakan merek GKRI dalam segala kegiatan
administratifnya. Pelanggaran terhadap hal ini akan mengakibatkan konsekwensi hukum yang tegas            Sesuai keputusan Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang tertuang dalam amar putusan nomor: 10/Pdt.SusMerek/2022/PN.Niaga.Jkt.Pst, menyatakan bahwa:
1. Penggugat, Pihak Latumenten, tidak memiliki hak legal standing dalam mengajukan gugatan 
pembatalan merek
2. Penggugat, Pihak Latumenten, tidak memiliki merek terdaftar yang merupakan syarat formalitas
dalam mengajukan gugatan yang bersifat pembatalan
Sehingga gugatan yang diajukan tidak perlu di pertimbangkan dan dinyatakan tidak diterima (Niet On 
van kalijk verklaard – NO) dan dinyatakan sebagai pihak yang kalah dan harus dihukum untuk membayar 
segala biaya yang timbul dalam perkara ini yang besarnya ditetapkan dalam amar putusan senilai Rp 
2.490.000,- (Dua Juta Empatratus Sembilanpuluh Ribu Rupiah)
Dari keputusan tersebut, berarti:
Merek GKRI yg dimiliki oleh GKRI Mabes itu sah secara hukum dan diluar keanggotaan GKRI Mabes tidak 
berhak menggunakan merek tersebut dalam kegiatannya karena itu merupakan pelanggaran hukum. 
Sementara Konsekwensi Hukum dari putusan Pengadilan Niaga adalah: Hanya satu nama yaitu GKRI 
Mabes adalah organisasi yang SAH untuk menggunakan Nama dan Logo GKRI yang dimiliki sejak tgl 12 
Juni 2017. Pihak manapun yang mengaku-aku memiliki nama dan logo gkri maka pernyataannya adalah 
Pernyataan Yang tidak SAH.
4. Sekretaris Umum Sinode:
Stlh mediasi oleh Dirurag gagal, Dirjen gagal utk rekonsiliasi maka GKRI melakukan Somasi 1 & 2. Namun
dilawan oleh Latumenten dan tidak menunjukkan kemauan utk Bersama-sama lagi. Pada akhirnya kita 
digugat di PN Niaga Jakpus utk pertama dan kedua. Gugatan pertama gagal dan pada gugatan mereka 
yang kedua inilah GKRI Mabes sebagai tergugat justru memenangkan perkara sambil menunjukkan plakat/piringan logam souvenir yang dibagikan kepada gereja lokal tertera LOGO dan NAMA GKRI, yang dibuat pada ultah GKRI ke-10 tahun dan Buku Penyuluh yg diterbitkan oleh GKRI
pada tgl 7 Okt 1990, sebelum lahirnya Sinode GKRI. Adalah sebuah pelanggaran jika ada yg merubah Logo GKRI dimana itu berarti pihak yg menganggap LOGO BARU itu adalah miliknya maka dia harus membuat 
Sinode yg baru, harus punya SK yang baru oleh Dirjen Bimas Kristen Protestan & tidak bisa menggunakan 
SK lama yang kita miliki. Apa yg mereka lakukan adalah pelanggaran etika dan pelanggaran hukum.
Hal besar yg tidak pernah kita mengerti dari perilaku pihak Latumenten adalah:
Pertama,  Apa yang akan dicari dengan perkara ini?
Kedua, Mengapa harus merubah apa yang ada (LOGO) jika hanya untuk kekuasaan?                          .                  Ketiga, Bukankah dengan memiliki sertifikat LOGO dan NAMA yg diterbitkan Dirjen HAKI kita bisa 
membangun GKRI dimasa depan?
Marilah kita Bersama-sama melayani Tuhan dalam Rumah Besar GKRI. Demikian harapan Sekum 
sembari menutup penjelasannya.

Sumber :
Sekum Sinode (26 Jan 2023)

Related Posts:

Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni Temui PGPI Bahas Soal "Sertifikasi Tanah Rumah Ibadah"

KAIROSPOS.COM, Jakarta -  Wakil Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni menemui Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Senin, 16 Januari 2023.

Pertemuan tersebut membahas persoalan mafia tanah dan sertifikasi tanah rumah ibadah yang ada di Indonesia.

RJA yang juga Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menyampaikan Presiden Joko Widodo memberikan tugas kepada Kementerian ATR/BPN agar seluruh tanah rumah ibadah segera tersertifikasi.

“Pertemuan ini dalam rangka memastikan program unggulan Pak Presiden Jokowi, yaitu sertifikasi seluruh bidang tanah yang ada di Republik ini. Rumah ibadah agama apa pun,” ujar RJA.

Harapannya, akan ada penandatanganan MoU Sertifikasi Aset Tanah Rumah Ibadah antara Kementerian ATR/BPN dan PGPI.

“Saya berharap dengan adanya MoU ini, akan ada pergerakan dan komunikasi antara Sinode-Sinode dan Kepala Kantor Pertanahan di daerah-daerah untuk bersama-sama kita sertifikasikan rumah ibadah kita,” ucap RJA.

Putra asal Riau ini menyampaikan, dalam beberapa bulan kepemimpinan Menteri Hadi Tjahjanto, Kementerian ATR/BPN sudah melakukan pertemuan ataupun penandatanganan MoU dengan berbagai lembaga keagamaan, seperti NU, Muhammadiyah, PGI, dan berbagai lembaga lainnya.

"Saya diperintahkan Pak Hadi Tjahjanto untuk memastikan pada akhir 2024 seluruh rumah ibadah, tanahnya sudah tersertifikasi. Rumah ibadah apapun, yang di dalamnya rumah Tuhan diagungkan akan disertifikasi tanpa terkecuali, tanpa diskriminasi," jelasnya.

RJA juga meminta PGPI untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa bukan saja hanya sebagai jemaat gereja, tapi juga mempersiapkan jemaat, termasuk juga para anak muda, untuk masuk ke dalam sistem dan melakukan perubahan dari dalam pemerintahan.

“Dengan begitu, segala suara hati jemaat dapat tersampaikan dengan baik, melawan korupsi, intoleransi, dan berbagai persoalan lainnya,” pungkas RJA.(Kefas Hervin Devananda )

Related Posts:

Ketua Umum IMI Bamsoet Bersama Sandiaga Uno dan Direktur Operasi ITDC serta Dirut MGPA Lakukan Kick Off WSBK Indonesian Round 2023

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Direktur Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka dan Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria memastikan Indonesia kembali menjadi tuan rumah World Superbike (WSBK) 2023. Penyelenggaraan WSBK Indonesian Round 2023 berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 3-5 Maret 2023.

Indonesia mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah seri kedua di WSBK musim 2023 setelah seri pembuka di Phillip Island, Australia pada 24-26 Februari 2023. Dengan demikian, Indonesia mendapat kesempatan untuk melihat kesiapan para pembalap memulai seri di musim 2023.

"Event WSBK 2023 menjadi event internasional pembuka di tahun 2023 yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Setelah itu akan ada event bergengsi dunia lainnya, antara lain Shell Eco Marathon pada 1-10 Juli 2023, Asia Road Racing Championship pada 11-13 Agustus 2023, serta puncaknya MotoGP pada 13-15 Oktober 2023. Membuktikan bahwa Indonesia telah sejajar dengan negara-negara besar lainnya dalam menyelenggarakan event motor sport bergengsi dunia," ujar Bamsoet dalam konferensi pers kick off WSBK Indonesian Round 2023, di Jakarta, Kamis (12/1/23).

Selain Menparekraf Sandiaga Uno, Pengurus Pusat IMI hadir antara lain Dewan Pembina Robert J Kardinal, Bendahara Umum Iwan Budi Buana, Waketum IT & Digital Tengku Irvan Bahran, Waketum Mobilitas Rifat Sungkar, Waketum Olahraga Mobil Ananda Mikola, Direktur Off The Road Olahraga Sepeda Motor Eddy Saputra, Hubungan Antar lembaga Junaedi Elvis, Erwin MP dan Andrys Ronaldi, serta Komunikasi dan Media Sosial Dwi Nugroho. 

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, kepastian WSBK Indonesian Round 2023 ditandai dengan dimulainya penjualan tiket nonton WSBK 2023 pada 12 Januari 2023. MGPA telah menyediakan diskon early bird sebesar 75 persen mulai tanggal 12–30 Januari 2023 untuk semua kategori, yaitu general admission, regular grandstand, premium grandstand, premiere class, dan deluxe class dengan kuota terbatas.

Tiket terdiri dari 3 days pass (Jumat, Sabtu, Minggu) dimulai pada harga Rp 250.000 – Rp 1.250.000, Daily Pass (Minggu) dengan harga Rp 250.000 – Rp 1.250.000, Premiere Class dengan harga Rp 5.500.000 dan Deluxe Class Rp 3.500.000 yang dapat dibeli melalui aplikasi Xplorin, Loket.com, dan Tiket.com.

"Pada WSBK 2022 lalu, jumlah penonton lebih dari 50.000 orang. Sedangkan pada WSBK tahun 2021, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, jumlah penonton dibatasi hanya sekitar 25.000 orang. Pada tahun 2023 ini, ditargetkan jumlah penonton WSBK akan melampaui tahun 2022 lalu, selain karena pandemi Covid-19 yang telah reda juga karena pesona Sirkuit Mandalika yang semakin mempesona para penonton baik dari dalam maupun luar negeri," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, hadir kembalinya event WSBK akan turut mendorong berkembangnya ekosistem motor sport di Indonesia, membangun perekonomian NTB pada khususnya serta menjadi country branding Indonesia kepada dunia.

Pada saat penyelenggaraan WSBK 2022 lalu, telah memberikan dampak positif antara lain jumlah penyerapan tenaga kerja, pelibatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), peningkatan okupansi rata-rata hotel di kawasan dan sekitarnya, omzet sejumlah pelaku wisata, hingga perputaran ekonomi sebesar Rp 24,38 miliar. Sedangkan secara keseluruhan, permintaan akhir terhadap barang dan jasa di seluruh sektor ekonomi lokal NTB pada saat sebelum dan sesudah WSBK 2022 mencapai Rp 177,59 miliar.

"Tidak hanya itu, dalam penyelenggaraan WSBK 2022 lalu yang dirangkai dengan seri balapan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil menjuarai Race 1 dan Race 2 IATC. Veda menjadi local hero, sehingga bendera dan lagu Indonesia Raya bisa dua kali berkumandang di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Kita harapkan pada IATC 2023 yang dirangkai dengan WSBK 2023 kali ini akan kembali melahirkan local hero dari Indonesia," pungkas Bamsoet. (*)



Related Posts:

Pendiri Muhammadiyah K.H Ahmad Dahlan dengan Romo Van Lith di lingkungan gereja Kolese Xaverius, Magelang Diskusi Masalah PendidikanP

Foto diatas adalah foto pertemuan pendiri Muhammadiyah K.H Ahmad Dahlan dengan Romo Van Lith di lingkungan gereja Kolese Xaverius, Magelang. 

KAIROSPOS.COM, Magelang - Kyai Ahmad Dahlan bertukar gagasan dengan Romo Van Lith mengenai bentuk pendidikan yang ideal bagi rakyat pribumi. Romo Van Lith saat itu mengelola sekolah berasrama, yang sampai sekarang masih berdiri di Kab Magelang, dikenal dengan nama SMA Van Lith.

Muhammadiyah dilahirkan oleh K.H. Ahmad Dahlan sebagai organisasi pembaharu Islam. Kyai Ahmad Dahlan ingin mendobrak kejumudan kehidupan umat Islam-Jawa.

Kyai Ahmad Dahlan tergerak karena melihat para misionaris Eropa yang mendirikan banyak sekolah dan rumah sakit. Sedikit banyak, hal ini mengusik hati Kyai Ahmad Dahlan.

Beliau gelisah, mestinya rakyat pribumi yang kebanyakan merupakan umat Islam tidak diam saja dan berpangku tangan. Rakyat pribumi harus berusaha bangkit dari ketertinggalan dan kelak harus bisa mengurus dirinya sendiri.

Untuk menggapai mimpinya tersebut, Kyai Ahmad Dahlan tidak segan-segan mendatangi para misionaris untuk berdiskusi. Salah satunya dengan mendatangai Romo Van Lith di Magelang. 

Dari perjalanan ke Muntilan inilah Kyai Ahmad Dahlan mendapat inspirasi mengubah nama sekolahnya menjadi Kweekschool Islam, agar sekolahnya dipandang setara dengan sekolah-sekolah Belanda. Kelak nama ini berganti lagi menjadi Kweekschool Muhammadijah. Sepeninggal Kiai Ahmad Dahlan, sekolah ini kembali beralih nama menjadi Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah. Nama terakhir ini masih dipergunakan sampai sekarang.

Melalui sekolah tersebut, Kyai Ahmad Dahlan menyisipkan pemikiran modernnya. Beliau mengajarkan ilmu-ilmu keagamaan sekaligus ilmu-ilmu umum kepada murid-muridnya. Muhammadiyah menjadi adalah salah satu lembaga pendidikan yang telah berjasa membuat umat Islam mengejar ketertinggalannya tanpa perlu memusuhi keberadaan umat Katolik dan Kristen apalagi mengkritik mereka yang berkunjung ke Gereja. 

Sumber: Literasi Muhammadiyah @tajdimu

Related Posts:

Jungle Land Sentul Destinasi Wisata Pilihan Keluarga yang Ideal


KAIROSPOS.COM, Kabupaten Bogor -  Viralnya kejadian berhenti mendadaknya salah satu wahana permainan di salah satu tempat rekreasi di Jakarta menjadi persoalan cukup serius untuk dapat menjadi bahan evaluasi pihak managament pengelola wahana tempat rekreasi keluarga yang mengundang adrenaline dan keberanian.

Menyikapi hal itu, management (pengelola) Jungleland Sentul, yang menjadi salah satu destinasi (tujuan) tempat rekreasi keluarga yang juga menyajikan berbagai wahana permainan yang cukup menantang nyali bagi penggunanya.

Diwakili oleh Arie, selaku Humas Jungle Land Sentul, pihaknya menjelaskan bahwa keamanan dan kelayakan wahana (ekstrim) yang ada di Jungleland Sentul menjadi prioritas yang paling diperhatikan oleh management.

"Di kami (Jungle Land Sentul), faktor ke selamatan dan ke layakan beroperasinya sebuah wahana yang bersifat menantang pasti akan menjadi prioritas utama kami. Optimalisasi pengecekan oleh tim kami pastikan bersifat masif, setiap akan di buka untuk umum, maka tim tekhnisi kami telah memastikan kelayakan dari wahana tersebut," ujar Arie saat menggelar sesi wawancara di depan salah satu wahana gres dari Jungleland Sentul, yaitu Taman Jepang, pada Minggu (1/1/2023).

Dijelaskan secara rinci oleh Humas Jungle Land Sentul, wahana-wahana di Jungleland memiliki tiga sistem pengamanan, terumatama terhadap wahana ekstrim yang memiliki resiko terhadap keselamatan dari pengguna (pengunjung).

"Kami disini menggunakan tiga sistem pengamanan di wahana. Terdapat dua control bersifat sensor mesin yang begitu responsife dan dapat kami pastikan keakuratannya, sebagai pencegahan signifikan atas akan adanya kemungkinan sebuah kejadian yang tidak diinginkan (seperti yang terjadi di tempat rekreasi di Jakarta Utara beberapa waktu lalu). Dua sensor mesin makin dikuatkan dengan pengontrolan langsung tim teknisi yang akan keterlayakan beroperasinya wahana tersebut. Kami pun tidak pernah berfikir dua kali ketika tim tekhnisi menilai satu wahana non layak operasi, maka kami pastikan menahan wahana tersebut beroperasi, sekalipun wahana tersebut menjadi salah satu wahana yang paling dituju oleh pengunjung setia kami," terang dia.

Humas yang begitu welcome dengan jurnalis itu juga optimis, dibebaskanya PPKM oleh pemerintah, menjadi kebijakan berarti bagi hidupnya kembali tempat rekreasi keluarga seperti Jungle Land yang di Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

"Menyambut baik putusan pemerintah, dengan dicabutnya PPKM, kami management Jungleland Sentul, sebagai salah satu destinasi wisata keluarga siap menyambut kehadiran dan kunjungan baik warga lokal bogor, DKI dan maupun dari daerah-daerah lain. Terlebih, insyallah Jungle Land aman untuk dikunjungi, dan layak menjadi pilihan rekreasi setiap keluarga," tandasnya.

Disampaikan oleh Humas Jungleland, menyambut momen libur nasional seperti tahun baru seperti ini, Jungle Land telah menggelar promo ticket masuk dengan potongan harga menarik serta gelaran panggung dengan dimeriahkan oleh artis yang diharapkan dapat menjadi magnet bagi calon pengunjung.

Ditempat terpisah, awak media coba mewawancarai salah satu pengunjung yang telah menikmati salah satu wahana yang dapat dikatakan termasuk ekstrim.

"Sempat khawatir juga sih dengar ada wahana di ancol sana yang mati mesin saat ramai dinaiki oleh pengunjung. Tapi namanya juga kita (rombongan) dateng untuk nikmatin setiap wahana, kalau bisa semua wahana kita naikin, iya bismilah aja aman semua. Tadi wahana Disco yang kita nakkin alhamdulillah aman-aman aja sih mas," ujar Andi pengunjung Jungle land, Sentul. (Kefas Hervin Devananda)

Related Posts: