Unordered List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, October 14, 2018

Sukses Diselenggarakan, Menko Luhut: Indonesia Naikkan Standar Baru Dunia

KAIROSPOS.COM, Bali-Sebagai tuan rumah, Indonesia dinilai sukses menyelenggarakan Annual Meeting IMF-WB 2018. Kesuksesan Indonesia ini meningkatkan ekpektasi internasional terhadap kemampuan negara tuan rumah dalam menyelenggarakan event sejenis. “Standar penyelenggaraan pertemuan seperti IMF-WB itu pasti harus ditingkatkan karena apa yang sudah diberikan Indonesia di sini ini betul-betul berkelas,” ujar Menko Luhut dalam keterangannya kepada media di Bali Art Sabtu (13/10). “Untuk 2 tahun yang akan datang Maroko akan menjadi tuan rumah dan mereka mendapatkan pressure karena standar Indonesia menjadi sangat-sangat tinggi untuk menjadi tuan rumah. Mereka sangat khawatir. Bahkan Saudi yang akan menjadi host untuk G20 mereka melakukan observasi dan merasa kagum,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani di lokasi yang sama, setelah mendengar ungkapan dari para pejabat negara tersebut. Menjelang penutupan event ini pada esok hari, pujian dari berbagai pihak terus mengalir. Tidak ada satu peserta pun yang tidak memuji keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah. “ Well done, semua bagus sekali di luar ekspektasi kami! Kami tidak membayangkan begitu semua rapinya, tidak ada terlambat, acara semua tepat waktu. Selamat!” ungkap Luhut menceritakan kembali pujian dari Managing Director IMF Christine Lagarde saat duduk bersebelahan di acara Host Country Reception kemarin malam. Pujian serupa juga datang dari pihak investor yang juga menjadi peserta AM IMF-WB. “Sampai tadi saya masih ketemu chairman-nya Standard Charterded Bank dan City Bank. Mereka memberikan apresiasi luar biasa. Dan mereka bilang belum pernah kami mengikuti suatu konferensi sebesar ini yang beribu-ribu kali lebih bagus daripada yang pernah kami ikuti. Indonesia sekarang sudah masuk di kelas dunia,” lanjutnya menceritakan salah satu apresiasi yang diterimanya hari ini. “Karena mereka mengalami seperti pertemuan di Lima itu bagaimana _semrawutnya_, jauh sama sekali tidak bisa dibandingkan,” beber Menko Luhut mengenai Indonesia yang dinilai lebih baik dalam hal memberikan jaminan keamanan, ketepatan waktu setiap sesi acara, serta ketertiban dan kenyamanan lalu lintas. Kesuksesan ini berdampak lebih jauh terhadap kepercayaan internasional untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Sesuatu yang sangat dibutuhkan negara di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global sampai beberapa tahun ke depan. “Ya kami akan kerja. Kalau melihat kerja kalian seperti ini,” ujar Menko Luhut menceritakan ungkapan kepercayaan yang diberikan kedua bank kelas dunia tersebut untuk berinvestasi di Indonesia. *Manfaat Pertemuan* Pertemuan AM IMF-WB 2018 di Bali diklaim menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang begitu besar. “Kami catat di sini tepatnya 36.619 orang yang hadir,” update Menko Luhut mengenai angka faktual peserta yang hampir 2 kali lipat di atas asumsi pemerintah sebelumnya yakni 19.000 orang. “Pastilah dampaknya lebih dari 6,54%,” prediksi Menko Luhut mengenai angka pertumbuhan ekonomi Bali yang akan berada di atas nasional. Salah satu penyumbang ekonomi datang dari sektor pariwisata. Sebagian peserta disinyalir melanjutkan kunjungannya di Bali untuk melancong. “Turis asing hampir 3.000 orang yang pergi ke berbagai tempat, ada yang ke Bali, Lombok, Mandalika, Gili Trawangan, ada juga yang pergi ke Labuan Bajo, Komodo, malah ke kampung saya juga ada ke Toba sana,” terang Menko Luhut. “Saya monitor sekarang ini sebagian delegasi ini ada di Bangli di desa kuno di Penglipuran, ada ke Ubud, ada ke Kintamani, ada ke Tanah Lot. Jadi ke mana-mana. Jadi selain menikmati suasana pertemuan juga menikmati destinasi wisata. Ini buat kami adalah promosi gratis buat Bali,” tambah Gubernur Bali I Wayan Koster yang juga menjelaskan bahwa Bali juga menikmati promosi gratis kepada para peserta yang berasal dari 189 negara. “Kami betul-betul berterimakasih kepada Bapak Menko Maritim, pemeritah pusat yang telah memberikan kepercayaan sebagai tempat jalannya acara ini,” tutup Gubernur Bali. Sumber : *Biro Informasi dan Hukum* *Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman*

Sunday, September 16, 2018

Menyiapkan Manusia Indonesia 2040, Pemerintah Kampanyekan Cegah Stunting



KAIROSPOS.COM, Jakarta - Pemerintah resmi memulai Kampanye Nasional Pencegahan Stunting, Minggu (16/9). Kepala Staf Kepresidenan didampingi oleh Menteri Kesehatan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur Banten, dan Wakil Gubernur DIY memimpin langsung deklarasi Kampanye Nasional Pencegahan Stunting di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta. “Cegah Stunting untuk Generasi Cerdas Indonesia” menjadi tema gerakan nasional ini.
“Terima kasih kepada Ibu-ibu di seluruh Indonesia yang sudah merawat anak-anaknya dengan upaya memprioritaskan nutrisi dan gizi. Sehingga anak-anak kita tidak menderita stunting,” ucap Moeldoko.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak usia bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupannya. Stunting menghambat perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Tinggi badan balita stunting lebih rendah daripada standar umurnya. Ketika beranjak dewasa anak stunting rentan terhadap penyakit, kurang berprestasi di sekolah, rentan mengalami kegemukan, dan ketika dewasa lebih mudah terkena berbagai penyakit tidak menular, seperti jantung dan diabetes.

Kampanye Nasional Pencegahan Stunting mendesak dilakukan saat ini karena BPS mencatat satu dari tiga anak bawah lima tahun (balita) Indonesia masih mengalami stunting (2013). Jumlahnya mencapai sembilan juta balita.
“Stunting tidak hanya terjadi pada anak dari keluarga miskin. Stunting juga terjadi pada anak keluarga kaya, di kota maupun di desa,” kata Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan. Apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, investasi apapun yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM menjadi tidak optimal. “Karena apapun yang kita beri, guru, laboratorium, kurikulum, atau pelatihan menjadi kurang optimal karena kemampuan otak anak-anak kita dalam menyerap ilmu pengetahuan terbatas,” jelasnya.

Pada usia produktifnya, anak stunting berpenghasilan 20% lebih rendah daripada anak yang tumbuh optimal. Stunting bisa menurunkan Produk Domestik Bruto negara sebesar 3%. Bagi Indonesia, kerugian akibat stunting mencapai sebesar Rp 300 triliun per tahun. Kampanye Nasional Pencegahan Stunting ini sekaligus implementasi dari Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo 16 Agustus 2018 lalu yang menegaskan bahwa pembangunan SDM diawali sejak dari kandungan. “Kalau kita cegah stunting dari sekarang, pada tahun 2040 nanti, ketika anak-anak ini berusia 22 tahun, mereka akan jauh lebih hebat daripada generasi sebelumnya. Ini investasi jangka panjang kita sebagai bangsa,” tegas Moeldoko. 

Menekan prevalensi stunting jadi 28%

Stunting disebabkan oleh perilaku pola asuh dan pola makan yang tidak baik, serta sanitasi yang tidak bersih dan tidak sehat. Oleh karena itu, stunting hanya bisa dicegah dengan memperbaiki pola asuh, pola makan, dan menciptakan sanitasi yang bersih dan sehat. Agar kondisi itu terwujud, keluarga perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Pemerintah menyiapkan berbagai program dan aktivitas untuk mencegah stunting, antara lain merevitalisasi pos pelayanan terpadu (Posyandu) bagi sarana pendidikan gizi dan pemantauan tumbuh kembang balita, serta melatih para petugas kesehatan dan kader agar mampu mendidik masyarakat. Juga, pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil serta vitamin A, obat cacing, dan imunisasi untuk balita.

Dengan berbagai program tersebut, pemerintah menargetkan, prevalensi stunting bisa ditekan dari angka 37,2% pada 2013 menjadi 28% pada 2019. 

Melibatkan 5.000 peserta

Deklarasi di Monas menjadi titik awal penyadaran masyarakat mengenai bahaya stunting dan pencegahannya. Acara ini melibatkan 5.000 peserta dari berbagai kalangan, di antaranya TPP-PKK DKI Jakarta, Kader Posyandu DKI Jakarta, tutor PAUD DKI Jakarta, Persit Kartika Chandra Kirana, Pia Ardhya Garini, Jalasenastri, dan pegawai Kementerian Kesehatan. Dukungan juga mengalir dari Bhayangkari, mahasiswa program gizi di sekitar DKI Jakarta, dan komunitas pesepeda Bike to Work (B2W).

Seratus pesepeda anggota B2W memulai rangkaian acara dengan bersepeda dari FX Senayan menuju Bundaran Hotel Indonesia, mulai pukul 06.30 WIB. Mengenakan kaos kampanye cegah stunting, mereka diharapkan mampu menarik perhatian peserta Car Free Day. Di sekitar Bundaran HI, telah menunggu 300 mahasiswa dan 400 pegawai Kementerian Kesehatan yang  berjalan bersama menuju area Monas. Jalan sehat ini diikuti oleh Kepala Staf Kepresidenan dan keempat menteri. Sementara itu, di area Monas, ribuan peserta melakukan senam aerobik bersama yang dipimpin oleh instruktur senam dari komunitas Mufit.

Acara kemudian dilanjutkan dengan deklarasi pencegahan stunting yang dipimpin oleh Kepala Staf Kepresidenan didampingi para menteri dan gubernur kepala daerah. Selain rangkaian acara tersebut, masyarakat luas juga menikmati musik dan mengikuti talkshow seputar stunting. Acara dipandu oleh Sarah Sechan dan Cindy Sistyarani.

Masyarakat juga mendapatkan edukasi dan konsultasi tentang gizi di booth Nutrition Center. Bagi penggemar swapotret, panitia penyelenggara juga menyediakan spot yang menarik dan lomba. Pemerintah mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam gerakan pencegahan stunting ini. Jika angka stunting bisa diturunkan, pertumbuhan ekonomi bisa ditingkatkan.

Dalam penyelenggaraan Kampanye Nasional Pencegahan Stunting, Pemerintah bekerja sama dengan Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia (ANOKI) dan Bike to Work (B2W), serta beberapa mitra perusahaan swasta, yakni PT Tirta Investama, PT Indofood Sukses  Makmur, PT Nutrifood Indonesia, Bank Mayapada, PT Kraft Heinz ABC Indonesia, GO-JEK, dan SUN Business Network. Pemerintah mengapresiasi keterlibatan swasta dan organisasi masyarakat dalam pencegahan stunting sesuai pilar ke-17 dari SDGs.

At last, cegah stunting, itu penting! Ayo, pastikan anak-anak kita tumbuh tinggi dan berprestasi. (Thony E).


Saturday, September 15, 2018

WORLD GENERATION GATHERING, KEBANGKITAN NKRI MELALUI DOA


KAIROSPOS.COM, Jakarta - World Generation Gathering atau biasa dikenal dengan nama Uprising (United Prayer Rising) secara international, adalah sebuah kegerakan kesatuan dari anak-anak muda Kristen lintas gereja dan komunitas yang dilahirkan oleh gerakan Youth World Prayer Assembly di tahun 2016 lalu. Pertama kali dilakukan di Korea, dan sejauh ini sudah dilakukan di beberapa negara juga, seperti Philippine, Mongolia, Malaysia, dan Afrika Selatan. Kegerakan ini dikenal dengan nama World Generation Gathering khusus di Indonesia dan merupakan tindak lanjut dari kegerakan World Prayer Assembly tahun 2012 lalu yang dipelopori oleh IPC (International Prayer Connect).

Jumat 14 September 2018, bertempat di Gandaria City lantai 2, panitia pelaksana antara lain Pdt. Andy Tjokro, Elizah Daniel Poluakan, Ibob Dauid, dan rekan penitya menyelenggarakan konferensi pers untuk memaparkan pada masyarakat Kristiani tentang misi dan misi gerakan doa ini.

Gerakan ini menggunakan momentum atau spirit 90 tahun Sumpah Pemuda di tahun 2018, momentum itu dipercaya dan diyakini menjadi momentum(Kairos) kebangkitan kembali gerakan doa generasi muda serta gerakan kesatuan dan cinta akan generasi dan bangsa mewakili  persatuan anak-anak muda Kristen di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gerakan ini bergerak dikuatkan atas keprihatinan kondisi Indonesia saat ini dan hasil survey berikut : 1. Tingkat perceraian di Indonesia yang terus meningkat 3% setiap tahunnya, menyebabkan banyaknya keadaan keluarga yang hancur dan berakibat pada generasi muda yang mentalnya tidak berkembang secara sehat, serta meningkatnya berbagai kasus kenakalan remaja di Indonesia, seperti, narkoba, perkelahian pelajar, begal motor, gaya hidup sex bebas, pornografi, dan LGBT.

2. Banyaknya kasus ketidak-adilan dalam hukum, tingkat kriminalitas dan kasus korupsi berjamaah semakin marak, serta penyebaran paham idiologi yang salah berakibat mengancam kesatuan bangsa, menunjukkan bahwa masalah moral dan martabat bangsa Indonesia yang disebabkan dari luka di jaman penjajahan dahulu masih belum terlepas dari bangsa ini, dan itu melekat menjadi identitas bangsa yang terlihat di mata dunia.

Tempat pelaksanaan The Dawn diadakan di tugu Monas Jakarta Pusat, sebagai simbol gerakan doa yang dimulai dari titik nol demikian penjelasan dari Pdt. Andy Tjokro sebagai General Koordinator pada acara ini. Sedangkan World Generation Gathering Global United Prayer Raising yang diikuti perwakilan dari negara-negara di Asia dan Amerika, bertempat di Area GBK (ICC-MGK), Prayer Gathering (Area GBK) diselenggarakan pada 23-26 Januari 2019. Acara ini didukung oleh 7 Aras Gereja yang ada di Indonesia; PGI, PGLII, PGPI, My Home, Jaringan Doa Nasional.

Penulis Thony E.

Tuesday, September 11, 2018

d'BESTO CHICKEN BURGER PETUKANGAN SELATAN DILALAP API


KAIROSPOS.COM, Jakarta - Ruko sebanyak 2 bangunan  ( de bisto chicken dan burger ) dan rumah kontrakan 
Puro ( H. Iyen ) Alamat : jln inpres RT 007/02 kelurahan Petukangan selatan kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan kebakaran dilalap si jago merah, musibah ini terjadi pada Rabu (12/09/2018) pukul 09.35, laporan diterima Damkar Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan Bapak Mungin, Jumlah KK : 2 KK  dan 6 jiwa, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, Luas area terbakar kurang lebih 8 x 10 : 80 meter, penyebab kebakaran dugaan sementara kebocoran gas. Taksiran kerugian kurang lebih 200 juta rupiah. Pengerahan unit kebakaran 15 unit, 12 unit dari wilayah Jakarta Selatan dan 3 unit dari wilayah Jakarta Barat.

Dari informasi yang diperoleh dilapangan dari warga saksi mata diperoleh informasi kejadian berawal ketika karyawan de Bistro Chicken hendak mengganti gas Elpiji kompor dalam keadaan hidup sementara ada bau gas dan langsung menyambar tabung gas Elpiji. Untungnya pemadam kebakaran segera datang hingga kebakaran tidak dapat meluas kepemukiman rapat disekitar lokasi kejadian.








Thursday, August 30, 2018

WEDAKARNA TOKOH MUDA BALI MENERIMA AWI 2018


KAIROSPOS.COM, Seminyak- Kuta- Anggota DPD-RI asal Bali, Doktor Sri I Gusti Arya Wedakarna menerima  Apresiasi Warna Indonesia (AWI) 2018 dari Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA). Kegiatan pemberian pada tokoh masyarakat ini diselenggarakan untuk yang kedua kalinya  bertempat di Hotel  Puri Sharon Seminyak, Kuta- Bali, Sabtu (25/08/2018). Dalam pidato sambutannya Wedakarna menyampaikan perlunya persatuan antara masyarakat Kristiani dan Hindu Bali untuk mempertahankan nilai nilai Pancasila, dengan megesampingkan perbedaan dogma untuk menghadapi musuh yang sama yaitu kelompok radikal.


Pemberian Plakat untuk Kategorial AWI 2018 diberikan pada tokoh antara lain; Pdt. Gomar Gultom, Pdt. Dr. Ronny Mandang, Perwakilan YPPI. Pemberian pada katagori media dan aktifis kemasyarakan diberikan pada Hari Tanoesudibyo, Sugeng Teguh Santoso, Prof. Samuel Tirta Mihardja.


Untuk katagori khusus diberikan pada Doktor Sri I Gusti Arya Wedakarna, Christianty Eugenia Paruntu, Josep Theodorus Wulinadi (Jogger), Perwakilan Yayasan Transformasi Indonesia Cerdas, Lidya Sartono.


Katagori sahabat PEWARNA diberikan pada ; Pdt. Dr. Jimmy M.R. Lumintang, MBA., M.Th, Pdt. Dr. Moelyadi Sulaiman, Pdt. Antonius Natan, Dr. Bernard Nainggolan, Diah Werdhi Srikandi Suyasa, Handoko Budhi Sejati, Robinson Tobing seorang pengusaha yang menerapkan nilai nilai Pancasila di PT. Vulkanin Jaya, Universitas Mahendradata (Dr. Putri Anggreni,SE,MBA,M.Pd) dan Universitas Dhyana Pura (Dr. dr. Made Nyndra, Sp.KJ.,M.Repro.,FIAS).


Acara pembukan dibuka oleh Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury, sebagai Ketua Dewan juri Jahmada Girsang, MH, CLA, diawali dengan sambutan pembukaan oleh Ketua Panitia Roy Agusta dan Sambutan dari Ketum PEWARNA Yusuf Mujiono.


Acara hiburan tarian Bali dibawakan sangat menarik oleh para Mahasiswi Universitas Mahendradata.

Berita terkait : https://balitv.tv/2018/08/29/wedakarna-terima-penghargaan-apresiasi-warna-indonesia/
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net