Unordered List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, November 12, 2018

Tommy Turangan SH, Desak Kapolda Papua Mengusut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunaan Terminal Nabire


KAIROSPOS.COM, Jakarta - Tommy Turangan SH, Ketua Umum Aliansi Masyarakat Transparansi Imdonesia (AMTI)  mendesak Kapolda Papua bersama jajaran penegak hukum Papua, untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pembangunan Terminal Nabire.. Dugaan Kasus korupsi tersebut, melibatkan mantan Kadis Perhubungan Papua yang saat ini menjabat Kadis PU Papua Djuly Mambaya.
Turangan mendesak agar secepatnya segera menuntaskan dugaan kasus korupsi pembangunan terminal Nabire sebesar 1,7 Milliar.
‘Kami mendesak agar Polda Papua segera malakukan penyelidikan terhadap Kadia PU Papua Djuly Mambaya, bersama tiga orang lainnya yakni, YYU selaku PPTK, JAS selaku penyedia jasa/kontraktor, dan SRU selalu konsultan pengawas, karena ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut,” ujar Ketum AMTI Tommy Turangan SH.

Ia pun menambahkan agar pihak penegak hukum harus transparan dalam penanganan kasus ini, karena Korupsi merupakan musuh kita bersama, dan hukum merupakan panglima tertinggi di Republik ini.
“Penanganan kasus Pembangunan Terminal Nabire harus secepatnya dituntaskan, dan AMTI Desak agar DJM segera ditahan, jangan ada yang semnunyi-sembunyi, salah-salah tetap salah, kalau sudah terbukti bersalah konsekwensinya harus dihukum,” tambah Turangan.
Seperti diketahui Nama Djuly Mambaya ikut terseret dalam kasus dugaan korupsi Pembangunan Terminal Nabire ditahun 2016 lalu, karena disaat itu Kadis PU Papua saat ini, menjabat sebagai Kadis Perhubungan Provinsi Papua, selain Djuly Mambaya, ikut terseret juga tiga nama lainnya. (Thony E).

Caleg PSI Banten Berjuang Merebut Massa Mengambang


KAIROSPOS.COM, Banten - Kelompok Milenial banyak diterjemahkan sebagai ceruk massa mengambang pada Pileg 2019 yang akan datang jumlah mereka cukup banyak diperkirakan mencapai 14 Juta pemilih. Tidak heran hampir semua partai politik akan menyasar dan menjadikan terget untuk mendulang perolehan suara partai mereka. Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Propinsi Banten menggelar diskusi untuk menggali berbagai informasi dan strategi merebut perolehan suara dari kelompok milenial dengan topik “Merebut Massa Mengambang” bertempat di Pasta Kangen CafĂ©, Gading Serpong, Tangerang Selatan, Propinsi Banten (Jumat, 9 November 2018). Para narasumber yang dihadirkan : Hendrik Setiawan (CALEG PSI DPRD Prov Banten, Dapil , Hasudungan Manurung SH,MH (CALEG PSI Dapil Tangerang Selatan) Anthony Maruli Purba SH (Ketua DPW MUKI Banten), Dony Susanto S.Th (Ketua DPA GBI Banten) dengan moderator Luke Luther Kembaren.

Hendrik Setiawan (CALEG PSI DPRD Tingkat I, Propinsi Banten, Dapil 3), memaparkan bahwa dari 13 Kecamatan di Dapil 3, ada 900rb pemegang hak pilih. Hendrik berlatarbelakang sebagai seorang profesional di bidang bisnis. Fokus utama Hendrik adalah membenahi pembuatan perizinan bisnis di Propinsi Banten yang terksesan masih menganut system “Wani Piro?”. Pembenahan ini diperlukan agar semakin memperluas ruang usaha di Banten, sehingga peluang penyerapan tenaga kerja juga akan semakin besar.


“Saya termotivasi dengan pak Ahok. ‘Kalau kita mau membuat perubahan hanya ada dua pilihan, yaitu kita terjun ke dalam system atau mendukung orang lain yang akan membenahi system.’. Visinya membuat Banten untuk menjadi lebih baik. Misinya di Banten adalah memangkas alur serapan aspirasi dari masyarakat untu dibawa langsung ke tingkat DPR maupun pemerintahan, sehingga solusi yang tepat dapat segera diberikan untuk masyarakat Banten. Misi berikutnya adalah melakukan pengawasan penerapan kebijakan di Banten. Kemudian melakukan pembenahan inftrastruktur di daerah dengan menggunakan dana reses, seperti yang diatur di dalam Undang-Undang.


Hendrik mengakui bahwa pendekatan ke massa mengambang pastilah tidak mudah. Namun Hendrik percaya jika pendekatan dilakukan menggunakan hati, maka akan selalu ada jalan. Yang harus didukung juga adalah bagaimana membangunkan spirit wirausaha dari generasi muda.

Hasudungan Manurung SH,MH (CALEG PSI Dapil Tangerang Selatan). Perhatian Hasudungan mengarah kepada generasi millennial, di mana mereka adalah bagian dari massa mengambang. Menurut Hasudungan, di saat masa bonus demografi seperti saat ini umat Kristen harus
ikut menjawab tantangan yang sedang dihadapi oleh generasi millenial. Di mana
permasalahan utama yang dihadapi mereka terkait lapangan pekerjaan, biaya nikah, hingga kualitas pengetahuan yang memiliki hubungan erat dengan daya saring dan serap mereka terhadap kemajuan teknologi informasi.


Hasudungan melanjutkan "Setiap warga negara berhak mendapatkan perlakuan yang setara, adil, dan tidak diskriminatif. Termasuk hak dalam memperoleh pekerjaan, pendidikan, hingga hak untuk membela negaranya. Hal ini dijamin oleh Undang-Undang Nah nilai-nilai inilahyang juga harus ikut menjadi perhatian dari warga gereja”. Gereja juga tidak boleh merasa tabu mendorong kader-kader muda mereka untuk terjun ke dunia politik dan membawa perubahan di sana. Terkait perjuangan melawan intoleransi dan diskriminasi, kader-kader Kristen harus berani untuk masuk ke dalam system dan menciptakan perubahan dari dalam. Hasudungan tak menampik bahwa tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana cara agar namanya dikenal. Namun dia meyakini kalau pemegang hak suara akan memilih berdasarkan karya-karya apa saja yang telah dibuat para CALEG. Terlepas apa pun pilihan politiknya, Hasudungan menegaskan bahwa suara Kristen harus tetap bulat untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan umat.

Anthony Maruli Purba SH (Ketua DPW MUKI Banten) memaparkan butuh sebuah keberanian luar biasa untuk maju sebagai CALEG. Ini harus kita apresiasi. Anggota MUKI Banten rata-rata berlatarbelakang gembala sidang gereja. Masukan Anthony: Saat ini tantangannya adalah bagaimana cara agar anak-anak muda ini mendapatkan akses informasi terkait Pemilu itu sendiri maupun program kerja dari para calon wakil rakyat. “Sikap MUKI saat ini adalah netral. Yang harus dikejar saat ini adalah suara yang pasti. Untuk apa kita memperebutkan suara yang masih mengambang?” Menyuarakan dukungan untuk mendukung CALEG memang dilarang jika dilakukan dari
mimbar. Namun bukan berarti dukungan dari warga gereja tidak bisa didapatkan. Maka tinggal kembali kepada model pendekatan yang akan dilakukan oleh para CALEG Kristen di Propinsi Banten. “Apa pun yang akan kita perbuat, perbuatlah seperti untuk memuliakan nama Tuhan.” ungkapnya.


Dony Susanto S.Th (Ketua Departemen Pemuda dan Anak GBI wilayah Banten) memaparkan bahwa  potensi anak-anak muda GBI di Banten: “Kalau dari 260 GBI di Banten ada 10 saja anakmuda yang memiliki hak suara, maka ada 2600 suara pemilih dari GBI di Banten.” Sementara, di GBI wilayah Banten sendiri jumlah pemuda yang ibadah bisa mencapai 100an orang setiap minggunya. “Bapak ibu bisa bayangkan ada berapa pemegang hak suara dari pemuda GBI di Banten? Ini baru dari GBI, apalagi kalau digabungkan potensi dari gereja-gereja lainny (Reform,Pentekosta, dan lainnya).”


Dony melanjutkan "2030 adalah masa ledakan populasi di Indonesia. Usia pemilih pemula di bawah usia 40 tahun ada sekitar 80 sampai 100 juta jiwa. “Ini adalah potensi yang sangat besar untuk dilirik. Artinya suara dari pemuda ini tidak bisa dianggap remeh. Bicara anak muda, maka bicara tentang kreativitas. Gaya-gaya kampanye konvensional sudah tidak laku untuk diterapkan lagi. Generasi millennial sudah tidak tertarik dengan pengerahan massa di lapangan. Tetapi lebih ke arah komunitas, kafe-kafe dan media sosial. Generasi muda itu kritis namun logis. Maka bisa dibilang generasi pemilih sekarang sangatlah cerdas dan tidak mudah termakan janji kampanye.

Generasi muda juga tidak ragu dalam melontarkan kritik terhadap program-program yang berjalan lamban dan tidak tepat sasaran. Yang harus disadari oleh para CALEG adalah, apakah mereka sudah memaksimalkan penggunaan media sosial? Yang harus menjadi perhatian dari para CALEG terhadap keberadaan kaum muda di Banten adalah akses mendapatkan pekerjaan bagi mereka. Sehingga margin pengangguran bisa ditekan. Perhatian berikutnya harus diarahkan adalah peningkatan kualitas anak-anak muda Banten melalui dunia pendidikan. “Sekali lagi, anak-anak muda ini sangat berpikir logis. Kalau menghedaki mereka tidak apatis, maka harus ada bukti nyata yang diberikan untuk mereka.” (Thony E).

Monday, November 5, 2018

Interaktif Tiga Caleg Membahas Program Kerja Pro Milenial



KAIROSPOS.COM, Jakarta - Dikskusi interaktif yang diadakan  Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA ID),menghadirkan para narasumber Caleg dari tiga partai yaitu Pandapotan SInaga dari Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP),Ricarad Nayoan dari Nasionalis Demokrasi( Nasdem), dan Hasudungan Manurung SH., MH. Partai Serikat Indonesia(PSI) dengan  bertemakan Politik Millenial.

Saat Para wartawan yang menanyakan perihal menghadapi zaman Millenial ini jawaban terlontar dengan lugas dari ketiga Narasumber. Pandapotan mengatakan masalah pemilih millenial dia sangat setuju pemikiran millennial disebabkan kecanggihan tehnologi karena kita harus juga mengikuti perkembangan zaman. Cuma ia sesalkan apapun alasanya harus ada keriteria juga kebijakan yang mengfilter supaya kita jangan terlena dengan pemberitaan yang tidak baik jadi tidak menimbulkan hoax,Sebab bisa mempengaruhi orang dalam situasi tertentu apalagi pada saat Pilpres. Masa infokom kalah sama hoax. oleh karena itu penting sekali pemberitaan yang ada di Media sosial terutama di saring oleh lembaga pemerintah agar baik dan benar diterima pengguna atau masyarakat umumnya,”tegasnya dalam kaitan manfaat Medsos . 

Richard Nayoan sudah dikenal lama oleh masyarakat dalam kiprahnya sebagai aktifitis gerakan anti Narkotika beliau aktif sebagai pengurus GMDM (Garda Mencegah Dan Mengobati). Richard memaparkan begitu banyak generasi milenial yang terjebak menjadi pecantu narkotika dan Ricard menegaskan “Saya aktif dan bekerja keras untuk mengajak anak anak milenial untuk melakukan pekerjaan yang positif, memberikan penyuluhan narkotika terhadap anak anak jalanan, membangun segala kegiatan positif untuk membangun karakter anak anak jalanan”. Richard Nayoan sosok anak muda pejuang anti narkotika yang saat ini berkiprah di dunia politik dengan tujuan menyelamatkan anak anak muda yang sudah dipenjara karena kasus narkoba, karena menurutnya  mereka adalah korban narkotika bukan pelaku kriminal.

Hasudungan Manurung SH., MH. Memilih Partai Solidaritas Indonesia sebagai  wadah untuk menyampaikan dan memperjuangkan visi dan misi politiknya. “Generasi milenial dari usia 18 sampai dengan 35 tahun menjadi sasaran saya, karena pada tahun 2019 nanti merekah calon calon pemilih terbanyak yang akan memberikan suara pada Pilpres dan Pileg 2019” ungkap Hasudungan. Hasudungan dikenal masyarakat sebagai aktifis kemasyarakat melalui penyuluhan hukum secara sosial alias tanpa  memungut bayaran.

Sunday, November 4, 2018

Ronny Benyamin Tambayong, Dirut HMT Tours and Travel Klarifikasi Kendala Masuk ke Israel


KAIROSPOS.COM, Jakarta - Kejadian beberapa peserta wisata ziarah terkendala masuk ke Negara Israel dengan keberangkatan bulan Oktober 2018 melalui PT. Hidup Makmur Terencana (HMT Tours and Travel) membuat pihak manajemen HMT Tours & Travel) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada para peserta wisata. Ini dilakukan, karena pihak manajemen tidak ingin mengecewakan para peserta dan pelayanan terbaik kepada konsumen adalah prioritas utama bagi perusahaan yang sudah berdiri selama 9 tahun ini.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, karena selama 9 tahun berdiri dan sudah memberangkatkan hampir 15.000 orang peserta ziarah ke Holyland, PT. HMT belum pernah mengalami kejadian seperti ini. Lewat kejadian ini menjadi perhatian khusus kami untuk perbaikan yang lebih baik lagi di kemudian hari,” kata Direktur Utama PT. HMT Tours and Travel, Ronny Benyamin Tambayong kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (31/10/2018). " Seluruh peserta ziarah yang terkendala masuk ini juga sudah ditangani dengan sangat baik oleh TIM HMT selama berada di Mesir dan Jordan. Mereka diberikan pelayanan maksimal serta diberikan bonus  itinerary tambahan selama di Mesir dan Jordan" tambah Ronny.

Melalui Tim Legal PT. HMT Andre Victor, SH, MH dan Mohammad Hasan, SH, pihak manajemen juga memberikan klarifikasi terkait ketidaknyamanan tersebut. Salah satunya disebutkan bahwa HMT telah memproses dan mengurus semua pengajuan visa Israel untuk keberangkatan Oktober 2018 ini sesuai ketentuan yang berlaku di Israel melalui partnernya yang berada di Israel, dalam hal ini The Land Tours (TLT). “Kami informasikan bahwa HMT bekerja dengan sangat baik dan menyajikan semuanya tepat waktu untuk mendapatkan visa,” kata pihak TLT dalam suratnya kepada PT. HMT terkait visa tersebut. Tak hanya itu, pihak TLT juga sudah mendapatkan  approval Letter (Surat Persetujuan) masuk ke Israel untuk seluruh group HMT bulan Oktober 2018 dari pejabat berwenang di Ministry Israel. Namun ternyata terjadi di lapangan, terdapat miss-administrasi antara pihak TLT dengan Ministry Israel yang menyebabkan group HMT bulan Oktober ini terkendala masuk ke Israel.
Untuk itu sebagai bentuk pertanggungjawaban, dalam surat klarifikasinya, pihak TLT bersedia memberangkatkan kembali seluruh peserta wisata ziarah Oktober 2018 ini melalui HMT Tours & Travel pada Januari, Februari atau Maret 2019 mendatang, sesuai tanggal yang diminta peserta. Adapun untuk semua biaya keberangkatan akan ditanggung pihak TLT sehingga lagi tidak dibebankan kepada para peserta ziarah. Sedangkan untuk group keberangkatan HMT pada bulan November 2018 dan seterusnya, pihak manajemen akan tetap memberangkatkan sesuai jadwal yang sudah ditentukan, dan tidak ada kendala untuk masuk ke Israel. Sementara, pihak TLT sendiri dalam suratnya kepada PT. HMT mengakui bahwa hal ini bukanlah kesalahan  di pihak HMT tetapi masalah internal di Israel, di samping untuk aplikasi visa di kantor Israel. Di Israel, TLT berkolaborasi dengan HMT dan mereka sudah menerapkan visa untuk semua group pada Oktober 2018 oleh sistem. “Tetapi pada saat ini di Israel, ini masalah teknis dan sistem, dan yang menentukan group-group tersebut akan menerima izin khusus dari otorisasi pelayanan resmi,” kata Eduardo Yosef, Silvera Incoming Departement TLT dalam keterangannya. Dalam suratnya Eduardo juga menerangkan, pihaknya telah menerima surat persetujuan dari Kementerian berwenang sehingga semua group HMT bulan Oktober dapat memasuki Israel. Surat persetujuan ini juga jaminan dan berlaku masuk Israel untuk group HMT bulan Oktober 2018.

Namun pada 25 Oktober 2018, kata Eduardo, tanpa diketahui TLT dan HMT, Kementerian membatalkan surat persetujuan tanpa alasan yang jelas dan kemungkinan ada masalah tehnis/administrasi yang terjadi . Inilah alasan mengapa group itu terkendala bisa masuk Israel.  Saat ini kami terus mengurus dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengetahui titik permasalahannya ,” kata Eduardo Yosef. Untuk itu ia menegaskan, TLT dan HMT bukan yang utama dalam situasi ini. Namun keduanya bersama-sama akan memikul tanggungjawab bahwa setiap turis yang tidak dapat masuk ke Israel tahun ini dapat melakukannya tahun depan, tanpa biaya. “Kami di TLT akan menanggung biaya terestrial sesuai dengan nama dan nama keluarga dari setiap penumpang yang terkena dampak selama bulan Oktober ini,” kata Yosef. Tanggal 2 November 2018 2 group HMT berjumlah 83 orang sudah kembali masuk ke Israel dan  berziarah. Semua group HMT bulan November 2018 sudah bisa masuk ke Israel tanpa halangan.

Wednesday, October 31, 2018

SABAM SIRAIT : PELIHARA KERUKUNAN DAN HARMONI BERAGAMA


KAIROSPOS.COM, Jakarta -  Hiruk pikuk dan gegap gembita suasana jelang Pileg 2019  terkesan penuh kebisingan (Noise) dan hampa Isi (Voice) disuguhkan pada masyarakat hingga menimbulkan kejenuhan pada masyarakat. terlebih mereka yang mengkampanyekan informasi bohong (Hoax),  dan paling parah lagi mereka yang menggunakan symbol symbol agama untuk merebut suara terbanyak, tentu kondisi ini sangat memprihatinkan Indonesia dengan Idiologi Pancasila dalam  mempertahankan NKRI, UUD 1945,  dan Bhineka Tunggal Ika. Dimana kerukunan umat beragama, keharmonisan beragama dijunjung tinggi bahkan sudah terjalin pada masa kerajaan Nusantara sebelum kemerdekaan 1945.

Kerinduan masyarakat pada  tokoh tokoh nasional pemersatu pada masa perjuangan 1945 untuk memberikan pencerahan pada generasi milenial sangatlah dibutuhkan. Untuk itulah masyarakat Petukangan Utara dengan berbagai Komunitas lintas agama dan profesi menghadirkan tokoh nasionalis dan begawan politik Indonesia.

Sabam Sirait berkata " ini tempat kedua yang saya lihat di Jakarta dimana Gereja dan Mesjid berendeng berdua tidak ada pembatas, yang pertama di Priok yang kedua di Petukangan Utara,” ujarnya. Hubungan ini harus menjadi contoh kehidupan beragama kita, rukun dan harmonis.

Sebelumnya  Pdt, Petrus Metabfanuan M.Th, menceritakan setiap tahun gereja dan masyarakat sekitar bergotong royong dalam berbagai kegiatan masyarakat, mengatasi banjir, membangun jalan, pengobatan gratis, memperingati upacara 17 Agustus 1945, dan ini sudah berlangsung sejak lama sekali terang Pdt. PA. Metanfanuan

Sabam Sirait dalam masa resesnya mengunjungi Wilayah Petukangan Utara, bersebelahan dengan RPTRA Bhineka Jl. Swadarma Raya Jaksel. Dalam rangka masa reses anggota DPD RI Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat mendengar keluhan dan kendala apapun yang di rasakan oleh masyarakat pada hari Sabtu (27/10) di Pelatran  Parkir  Gereja GPIB Sejahtera Jl. Reformasi Swadarma Petukangan Utara Jakarta Selatan.

Diketahui, bahwa Sabam Sirait merupakan anggota DPD RI tertua dengan umur 82 tahun, Sabam Sirait merupakan anggota DPD pengganti dari AM. Fatwa. Oleh karena itu pada bulan Januari 2018 baru dilantik dan menjadi anggota DPD RI.

Dalam acara penyerapan aspirasi ini di hadiri oleh 3 komunitas, yaitu Komisi Germasa, warga Rt 007/04, serta komunitas Forum Online Milenia  yang berjumlah dua ratusan orang. Sabam Sirait mengatakan bahwa Sukses dalam berbangsa dan bernegara yaitu negara yang bukan berasaskan negara beragama tetapi negara yang menjunjung tinggi persatuan dalam keragaman, ini merupakan semangat yang luar biasa dan harus di pertahankan.


“Pengalaman dalam organisasi, saya sudah mengikuti pergerakan organisasi di Indonesia dari mahasiswa dan Gereja pada masa konstituante. Pada masa itu negara menyederhanakan menjadi 3 Partai pada masa Sukarno,” ujar mantan Sekjen Parkindo ini yang selaku fungsionaris dan yang melahirkan Partai Demokrasi Indonesia.Dalam hidup ini, selalu dekat dan bersama dengan politik, berjuang untuk masyarakat, negara, dan sudah 7 kali menjadi anggota DPR RI.



“Sejak mahasiswa saya selalu berada di sekitar politik, sejak mahasiswa pada masa itu banyak sekali masyarakat yang tidak menyukai politik,” terang alumni FH UI ini. “Acara ini sama sekali bukan Kampanye melainkan penyerapan Aspirasi Masyarakat dan dalam memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018, prestasi Pak Sabam Sirait dapat ditiru generasi milenial kita untuk terus mempertahankan idiologi Pancasila untuk menahan dan melawan idiologi radikalisme, idiologi asing  yang mulai menyasar generasi milenial pasca reformasi , dan berkembang dibeberapa perguruan tinggi ” jelas Thony Ermando Ketua Forum Online Milenia.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net