Unordered List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, December 13, 2018

RICOH GR III Kamera Saku Digital High End Kualitas Gambar Luar Biasa

Kairospos.com, Jakarta - Kamis (13/12/2018) bertempat di Hiverwork co-work cafe, kawasan City Walk Jakarta Pusat. Mr. Genichiro Takawa Regional Sales Departement Ricoh Imaging Company. Ltd. Menjelaskan berbagai keuanggulan Kamera Saku GR III secara detail, rinci. Kamera ini sangat tepat digunakan oleh para fotographer, Jurnalis, dan para penggemar fotographer.

Genichiro Takara memaparkan. Sebagaimana telah ditampilkan pada event terbesar photography dan imaging produk, Photokina 2018, RICOH COMPSNY, Ltd dan RICOH IMAGING COMPANY, Ltd.melalui pengembangan model terbaru dari seri RICOH GR III. RICOH GR III menampulkan serangkaian kamera saku digital high-end yang menggabungkan kualitas gambar luar biasa dengan design yang ringkas dan ringan.

Selama sejarah lebih dari 20 tahun, seri RICOH GR selalu mempertahankan konsep dasar untuk mengoptimalkan nilai-nilai penting dari kamera - kualitas gambar yang tinggi, kemampuan snapshot dan portabilitas  - sementara pada saat yang sama membuat perubahan dan penyempurnaan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan yang muncul. Karena itu, model GR-series lebih disukai oleh banyak fotographer, terutama profesional dan amatir yang sangat berpengalaman dalam penggunaan snapsot photo.

RICOH GR III mewarisi konsep GR-series, tetapi menggabungkan perangkat yang sama sekali baru dalam komponen utamanya, termasuk lensa yang baru, image sensor, dan image engine. Ini dirancang untuk lebih meningkatkan kualitas gambar, memperkuat nanyak fungsi dan mebingkatkan kulitas unsur user interface.

Design untuk menjadi kamera snapshot terbaik, RICOH GR III adalah generasi baru kamera GR, yang akan memberikan pengguna sesuatu yang baru dan berbeda. Kami berharap pengunjung Media Gathering with Ricoh GR III akan menikmati tampilan pertama model seri GR generasi terbaru.

Noprita Herari Marketing and e-Commerce Manager(Consumer) menjelaskan bahwa Kamera Saku Ricoh GR III sangat pas untuk ksum Milenial  yang senang selfie, karena ukuranya yang kecil mudah dikatongi tapi kemampuannya luar biasa. Dengan cepat dapat mengambil gambar dengan baik tanpa blur terangnya.

Sunday, December 9, 2018

Peran Negara dalam Mendukung Ekspresi Toleransi

Presiden Joko Widodo juga menuturkan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah panggung interaksi yang bertoleransi. Misalnya, smart city yang menyediakan ruang publik yang inklusif sebagai panggung toleransi, atau bisa juga berupa ruang ekspresi dan kebebasan mimbar akademik dan berupa lembaga-lembaga keagamaan dan lembaga-lembaga pendidikan.

Dirinya menyadari untuk mewujudkan hal tersebut negara harus hadir sebagai fasilitator yang mendukung ekspresi toleransi. Peran negara tersebut antara lain dengan memberikan dukungan sumber daya, perlunya reformasi birokrasi kebudayaan yang fleksibel dan sesuai dengan tuntutan zaman, dan memfasilitasi keterlibatan masyarakat melalui dewan kebudayaan dan dewan kesenian, dan sebagainya.

"Tetapi seberapa pun besarnya peran pemerintah sebagai fasilitator terhadap peluang ekspresi yang bertoleransi, tidak akan mungkin tanpa adanya ruang-ruang ekspresi dan ruang-ruang toleransi ada di masyarakat dan yang ada di para pemimpin bangsa ini baik yang di daerah provinsi maupun di pusat," ujarnya.

Menurutnya, ruang yang dibutuhkan bukan hanya ruang di luar diri, tetapi juga ruang yang ada di dalam tubuh dan pikiran-pikiran setiap individu. Karena ekspresi yang diwarnai toleransi dan toleransi yang diekspresikan juga membutuhkan ruang dalam hati dan pikiran.

"Membutuhkan ruang dalam niat di semua tindakan kita untuk membuka diri, untuk berbagi, dan untuk mengembangkan diri. Dan dengan cara ini insyaallah kita bisa mempercepat langkah hijrah kita menuju ke sebuah Indonesia yang maju," tandasnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden membacakan sajak Diponegoro karya Chairil Anwar.

Sebelum memberikan sambutan, Presiden menyerahkan penghargaan kepada empat budayawan, yakni Tim Restorasi Candi Borobudur Ismojono dan Hubertus Sadirin, Putu Wijaya, dan Zawawi Imron.

Jakarta, 9 Desember 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Presiden Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus aktif meluhuri dan melestarikan budaya bangsa Indonesia. Apalagi mengingat perkembangan zaman dan teknologi yang semakin cepat serta semakin tingginya penetrasi budaya lain yang masuk ke Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Presiden dalam sambutannya saat menghadiri acara Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 di Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Minggu, 9 Desember 2018.

"Kita harus selalu ingat untuk terus aktif meluhuri kebudayaan Indonesia, kebudayaan nusantara dan sekaligus menguatkan dan mengembangkannya dalam menghadapi perkembangan zaman tersebut," kata Kepala Negara.

Presiden meyakini bahwa bangsa Indonesia memiliki kekhasan sendiri dibanding bangsa-bangsa lain. Menurutnya, kebudayaan dan ilmu pengetahuan serta peradaban bangsa Indonesia lahir dari pengalaman panjang menghadapi perkembangan zaman dan upaya dalam memecahkan persoalan-persoalan yang ada.

"Oleh karena itu, mengakar kuat kepada peradaban Indonesia adalah utama. Namun, menjaga budaya untuk terus tumbuh di tengah interaksi belantara budaya-budaya dunia adalah tantangannya," lanjutnya.

Fenomena perkembangan teknologi transportasi dan informasi yang semakin canggih dan cepat, lanjut Presiden, membuat lalu lintas dan interaksi budaya semakin padat dan kompleks. Baik itu berupa interaksi antarkelompok dan antarbangsa, interaksi antarkearifan termasuk interaksi antara yang lama dengan yang baru.

"Tetapi yang paling penting menurut saya, budaya kesadaran masyarakat bawah untuk meraih kesejahteraan untuk meraih kemajuan jangan sampai sirna. Dan dalam lalu lintas pemikiran dan gagasan yang semakin kompleks ini memang potensi gesekan juga semakin tinggi. Namun harus diingat peluang untuk toleransi dan kolaborasi sinergi juga selalu terbuka lebar," tuturnya.

Untuk menghadapi kompleksitas lalu lintas budaya tersebut, Presiden pun mengimbau semua masyarakat untuk teguh menjaga peradaban Indonesia sekaligus keterbukaan juga untuk berinteraksi. Selain itu, juga membangun kesungguhan bersama untuk bertoleransi dan untuk berbagi.

"Kita harus menjaga agar interaksi tersebut tidak didominasi oleh semangat untuk berkontestasi semata, tetapi juga interaksi tersebut harus dilandasi jiwa toleransi dan semangat untuk berbagi. Dan orientasi kebudayaan harus tidak keluar dari etos sehari-hari kita, etos keseharian kita," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden pun memberikan ucapan terima kasihnya kepada para pegiat budaya yang telah menjaga agar kebudayaan Indonesia tetap mengakar kuat dan sekaligus tumbuh subur mewarnai belantara budaya dunia.

"Berkat semangat dan kerja keras bapak, ibu semuanya yang luar biasa. Sekali lagi saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya," ungkapnya.

Natal STT IKAT Mengusung Misi Lestarikan Budaya Nusantara



KAIROSPOS.COM, Jakarta - Salah satu benteng terakhir mempertahankan NKRI adalah dengan memperkuat dan melestarikan budaya asli Indonesia yang sudah ada dan dibangun sejak ribuan tahun. Budaya lokal Indonesia dengan budi pekerti, etika, dan sosial bermasyarakat yang heterogen, bhineka mampu menahan gempuran budaya asing yang masuk ke Indonesia ditengah gelombang arus yang sengaja memaksakan diri untuk mengikis budaya Nusantara.
Menangkap fenometa itu Keluarga Besar Sekolah Tinggi Teologi “IKAT” (STT “IKAT”) menggunakan momentum Natal sebagai perekat mempertahankan bingkai NKRI dari Sabang Maruake, dan dari Miangas sampai Pulau Rote menampilkan tari dan lagu lagu daerah.
Semangat persatuan dan kesatuan itulah yang menginspirasi Keluarga Besar Sekolah Tinggi Teologi “IKAT” (STT “IKAT”) untuk menyelenggarakan Perayaan Lonceng Natal bernuansa Nusantara, pada Jumat malam (07/12/2018). Dengan tema “Biarlah Rohmu Menyala-nyala dan Layanilah Tuhan”, Lonceng Natal Nusantara itu dirayakan di kampus STT “IKAT”, yang terletak di Rempoa, Tangerang Selatan.
Nuansa nusantara semakin kental ketika para mahasiswa/i, dosen,  dan tamu undangan yang hadir di tempat itu ikut dalam ibadah dan perayaan dengan mengenakan busana tradisional. Pakaian adat dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Maluku hingga Nusa Tenggara, nampak mendominasi pemandangan di perayaan Lonceng Natal Nusantara.

Ketua Panitia Perayaan Lonceng Natal Nusantara, Senisius Tabun, berujar Natal kali memang terasa istimewa karena mengusung misi melestarikan budaya nusantara. “Pada perayaan natal kali ini dikemas dengan nuansa budaya tidaklah luput dari sebuah arti, kita berharap tetap memelihara dan melestarikan nilai-nilai dari budaya kita masing-masing,” kata Senisius singkat. Yang semakin memperkuat nuansa keberagaman adalah turut digunakannya bahasa daerah yang berbeda-beda di dalam setiap sambutan, termasuk pantun bergaya betawi. STT “IKAT” sendiri secara konsisten menyelenggarakan acara bernuansa nasionalisme. Di antaranya, seminar, pelatihan jurnalistik, maupun pembekalan mahasiswa yang mengusung pesan cinta tanah air.

Saturday, December 8, 2018

Gereja Tiberias Selenggarakan Natal Besar Besaran di GBK


KAIROSPOS.COM, Jakarta- Setelah 2 (dua) tahun vakum karena stadion utama GBK mengalami renovasi untuk menyongsong Asian Games 2018. Gereja Tiberias Indonesia (GTI) kembali menyelenggarakan perayaan natalnya di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta (08/12/2018). Perayaan ini merupakan yang ke-delapan kalinya dilaksanakan.


Bertindak sebagai Humas, Sekretaris Umum GTI Pdt. Gideon Simanjuntak SH., M.Th, saat konferensi pers Perayaan Natal GTI mengatakan Natal kali ini memang sengaja dirayakan secara besar-besaran. Namun, perayaan perayaan secara besar bertujuan agar para peserta lebih mengenal Yesus.


"Kami mulai mengadakan natal ini sejak tahun 2000. Sudah 17 kali Perayaan Natal Gereja Tiberias Indonesia dilakukan di GBK. Lalu apa yang membedakan di tahun ini? Perbedaannya karena selama dua tahun belakangan ini kami tidak bisa mengadakan Natal di GBK karena renovasi untuk Asian Games 2018," ujar Pdt. Gideon. Gideon menambahkan, perayaan ini diikuti oleh jemaat GTI dari 32 Propinsi di Indonesia.

"Natal ini diikuti dari seluruh daerah. Ada teman-teman dari Bandung, Surabaya, Semarang, Pekanbaru, Manado, Medan, seluruh Jabotabek, dan seluruh Indonesia," katanya lagi.

Mengenai jumlah peserta Natal kali ini, Pdt. Gideon Simanjuntak berkata bahwa pada tahun-tahun sebelumnya Natal Tiberias dihadiri kurang lebih ratusan ribu jemaat.


"Pada tahun-tahun sebelumnya Natal ini diikuti kurang lebih seratus lima puluh ribu orang. Kemudian Natal ini langsung dipimpin oleh Gembala Sidang, bapak Pendeta Dr. Yesaya Pariadji dan ibu Pendeta Darniaty Pariadji," imbuh Pendeta Gideon.

Terlihat pengamanan cukup ketat sekitar 850 orang pengamanan dari Kepolisian berjaga jaga di dalam dan disekitar stadion Gelora Bung Karno. Demikian juga pengamanan rumput di lapangan sepak bola GBK terlihat cukup baik.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net