Unordered List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, August 17, 2019

GPIB Sejahtera DKI Jakarta Rayakan HUT RI dengan Upacara, Ibadah dan Lomba

Kairospos.com, JAKARTA – Gereja GPIB Sejahtera Jemaat DKI Jakarta menyambut hari kemerdekaan ke 74 tahun 2019 dengan berbagai kegiatan yang diikuti oleh semua jemaat. Acara diawali dengan Ibadah Syukur , lalu upacara bendera dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan seru. Ketua Panitia HUT RI GPIB Sejahtera DKI Jakarta, Pnt Hermanto mengatakan, menyemarakan HUT ke-74 RI, panitia menyajikan beragam lomba dengan berbagai kategori.

Untuk kategori anak-anak, ada lomba memasukan pensil ke dalam botol, membawa kalereng dengan sendok makan dan makan donat yang ditabur tepung. Untuk kategori taruna, ada lomba tarik tambang dan balap karung.  Kategori pemuda, panitia menyusun lomba memindahkan air, bakiak dan tarik tambang. Untuk kategori ibu-ibu, ada lomba merias muka dengan wajah ditutup dan menendang bola dengan terong yang diikat di pinggang.

Merias wajah pasti seru, karena mukanya ditutup. Lipstik pasti ngga beraturan saat merias wajah,” kata Benny Salendu seorang jemaat.

Sedangkan bagi kaum bapak, ada lomba main Domino dan balap karung. Dan untuk para nenek-nenek dan opa-opa, panitia mengagendakan lomba berjoget ria dengan berpasangan yang memakai alat bantu balon yang menempel di perut.

Bagi semua peserta, kami panitia siapkan hadiah berupa uang tunai untuk semua kategori dan jenis lomba untuk juara 1,2 dan 3. Upacara dan ibadah serta lomba ini, kami persembahan bagi kemerdekaan bangsa Indonesia,”tutur Hermanto.

Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Sejahtera DKI Jakarta, Pendeta Bendjamin Louhenapessy Sth menyaksikan langsung kegiatan ini. “Kegiatan yang di susun panitia sangat bermanfaat bagi masyarakat warga gereja,” kata Pendeta Bendjamin

Menurut Pendeta Bendjamin, kegiatan ini sebagai bagian dari upaya gereja, guna menghargai kemerdekaan RI sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara semua warga jemaat yang berada di 5 Sektor pelayanan.

Sangat terlihat antusiasme dan keceriaan yang terpancar dari wajah masyarakat gereja. Walaupun di cuaca cukup terik, namun tidak dijadikan penghalang bagi peserta untuk mengikutinya,”ujarnya.

Pendeta Bendjamin Louhenapessy dalam khotbah 17 Agustus-an menegaskan, pentingnya persatuan diantara sesama anak bangsa. “Budaya Indonesia harus dipertahankan,” ucapnya.

Pendeta Bendjamin Louhenapessy berbicara agama negara. Dan Kristen adalah agama negara yang sudah ada sejak lama. Perjalanan jemaat Kristen di kupas secara gamblang oleh Pendeta Bendjamin Louhenapessy.

“Orang Kristen jangan hanya memikirkan diri sendiri, karen hakekat gereja adalah persekutuan. Pola kehidupan yang berdasar kasih, harus terus diterapkan. Kasihi sesama dan hiduplah sebagai suatu bangsa yang damai,”tegas Pendeta Bendjamin Louhenapessy.

Lebih lanjut Benjamin mengatakan 'seumur hidup bertugas di GPIB baru kali ini saya bertugas sebagai Inspektur upacara, sangat senang sekali ditengah masyarakat plural". Inilah bentuk keragaman dan keharmonisan beragama yang harus dipertahankan sebagai Bhineka Tunggal Ika.

Friday, August 9, 2019

Dr. Erastus Sabdono : Prihatin Dengan Pertaruhan Kebhinekaan

KAIROSPOS.COM, Jakarta - Pdt. Dr. Erastus Sabdono merasakan situasi dan Kebhinekaan dalam proses bernegara dalam hal kondisi keberagaman beragama dipertaruhkan dalam bingkai Pancasila dalam memaknai 74 tahun Indonesia merdeka. Semua pihak harus menahan diri untuk bisa menjaga tali persaudaraan sesama anak bangsa karena saat ini sudah pada titik "The last bet" atau pertaruhan terakhir dalam mempertahankan NKRI. Orang kristen harus berhenti Kristenisasi dengan cara penginjilan yang salah, karena prilaku dan keteladanan jauh lebih baik untuk menunjukkan ajaran Kristus jangan memperuncing lagi situasi Kebhinekaan yang terus dirongrong sekelompok kecil orang yang anti Pancasila kata Erastus Sabdono pada awak media di ruang kerjanya Sabtu (9/08/2019).

Lebih lanjut Erastus Sabdono juga mengkritisi tokoh dan masyarakat Kristiani agar dalam bermasyarakat tidak ekslusif dan harus bergaul dengan semua lapisan masyarakat jangan membedakan agama, suku, ras, tingkat sosial perkuat tali silaturahim. Saat ini saya masih sebagai pengurus Yayasan Veteran Indonesia dan membantu pendanaannya. Demikian juga dalam hal kesenian saya juga mengembangkan lagu lagu ciptaan Ismail Marzuki membayar hak ciptanya dan membantu keluarga Ismail Marzuki terang Erastus Sabdono.

Pesan Erastus pada umat Kristen agar fokuskan diri mengarah kepada langit baru dan bumi baru karena hidup ini amat singkat.



SURAT TERBUKA DAN PERNYATAAN SIKAP DPP Perjuangan Rakyat Nusantara - PERNUSA Terhadap "Ijtimak Ulama IV".

Kairospos.com - PERNUSA dengan ini menyatakan sikap kami terhadap keputusan "Ijtimak Ulama IV", sebagai berikut:

BAHWA TIDAK MENGAKUI keputusan "Ijtimak Ulama IV" sebagai sebuah keputusan yang betul-betul merepresentasikan ulama dan umat Islam di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
PERNUSA memandang bahwa "Ijtimak Ulama IV" adalah gerakan politik yang berbahaya bagi Keutuhan dan Kedaulatan Negara karena berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. "Ijtimak Ulama IV" bukan merupakan produk Undang-Undang yang wajib untuk dipatuhi oleh Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan PANCASILA.

MENENTANG keputusan "Ijtimak Ulama IV" yang menolak untuk mengakui pemerintahan terpilih.
Keputusan "Ijtimak Ulama IV" tersebut adalah jelas-jelas merupakan TINDAKAN MAKAR! Karena menolak untuk mengakui pemerintahan terpilih yang sah hasil Pemilihan Umum yang telah sesuai dengan Hukum dan Undang-Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

MENOLAK KERAS keputusan "Ijtimak Ulama IV" yang bertujuan akan merubah kedudukan PANCASILA sebagai Ideologi Negara dan Dasar Negara serta kedudukan Undang Undang Dasar sebagai dasar hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

MENENTANG DAN MENOLAK keinginan untuk melembagakan "Ijtimak Ulama IV" dari tingkat pusat hingga daerah, dan menilai bahwa upaya pelembagaan "Ijtimak Ulama IV" adalah upaya untuk secara terang-terangan, terstruktur dan masif melawan Pancasila, Undang Undang Dasar, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.

Keluarga Besar Perjuangan Rakyat Nusantara
PERNUSA

KP Norman Hadinegoro,SE.MM.
Ketua Umum

Friday, August 2, 2019

Hiruk-Pikuk Politik Pasca Pemilu: Implikasinya bagi Pencerdasan Rakyat.


KAIROSPOS.COM, Jakarta - Setelah Pemilu usai, politik Indonesia masih saja terus ramai dan cenderung panas. Hanya ganti topik saja. Jika dalam Pemilu topiknya soal bagaimana saling menegasikan antar peserta pemilu dengan menghalalkan segala cara, kini beralih pada otak-atik kursi dan jual beli jabatan politik, baik kabinet maupun jabatan politik lainnya. Seiring dengan itu, ramai pula dibicarakan soal koalisi pendukung pemerintah Jokowi-Amin. Pasalnya, partai-partai pendukung Prabowo-Sandi pun kepingin masuk koalisi, yang tentu saja membuat “marah” partai-partai yang merasa sudah berlelah mendukung Jokowi-Amin dalam laga Pilpres kemarin. Apakah ini tanda bahwa partai koalisi pendukung Jokowi-Amin sudah retak alias pecah?

Rentetan peristiwa politik pun silih berganti terjadi. Mulai dari pertemuan Jokowi-Prabowo di MRT, pertemuan 4 Ketua Umum Partai pendukung Jokowi-Amin – minus PDIP – di kantor Partai Nasdem, lalu silaturahmi “politik nasi goreng” Mega-Prabowo di kediaman Megawati, sampai pertemuan Surya Paloh dan Anies Baswedan yang berbuah “dukungan” pencalonan Nasdem terhadap Anies dalam Pemilu 2024 nanti, dll, dst.

Rangkaian peristiwa politik elit ini diyakini sebagian kalangan sebagai bagian dari manuver politik guna memperkuat posisi tawarnya dihadapan Presiden Terpilih guna mendapatkan jatah kursi kabinet dan jabatan politik lebih banyak dan strategis. Sebagian lagi melihat bahwa ini bagian dari upaya untuk memperkuat posisi politik dalam Pemilu 2024 nanti.

Hiruk-pikuk politik elit ini, tentu menjadi tantangan baru atau “beban baru” bagi Jokowi-Amin, khususnya dalam merancang Kabinet dan koalisi ke depan. Jika tidak dikelola dengan baik, maka bisa saja menjadi boomerang bagi periode kedua pemerintahan Jokowi.

Ahmad Basarah (Wakil Ketua MPR/Wakil Sekjen DPP PDIP) yang tampil sebagai pembuka diskusi yang diselenggarakan Pokja Politik & Birokrasi PNPS GMKI Jumat, 2 Agustus 2019 di Neighbor Café Spot, Jl. HOS Cokroaminoto No. 72, Jakarta.

Ahmad Basarah memaparkan dampak dari Plipres 2019 menimbulkan dampak negatif pada masyarakat mulai perasaan tidak nyaman pada masyarakat, ketakutan, hingga dampak SARA karena idiologi negara dan agama dijadikan alat politik. Ahmad Basarah megatakan "Pertemuan Megawati dan Prabowo biasa saja karena agenda pertemuan sudah lama di rencanakan, Megawati bertemu dengan Prabowo di acara pertandingan pencak silat di TMII, kemudian acara pertemuan Jokowi dan Prabowo di LRT itu sudah merupakan tanda Pemilu 2019 sudah selesai saatnya membicarakan agenda Nasional, Persatuan Indonesia lebih diutamakan. Tidak ada sistem oposisi di NKRI tapi ada kekuatan diluar pemerintahan sebagai pengawas kekuasaan.

M. Qodari (Direktur Indo Barometer) berpendapat bahwa pertemuan Megawati dan Prabowo sangat positif mengingatkan agar dasar negara dengan 4 Pilar harus tetap dijaga dan dipertahankan mengingat ada kekuatan yang menempel pada para Pendukung Prabowo yang masih diragukan komitmennya pada 4 Pilar itu.

M. Qodari juga berpendapat ada nuansa Prabowo menagih janji Batu-Tulis untuk mendukung Prabowo yang belum juga terwujud.

Pendapat berbeda dan kritisi terhadap rekonsiliasi datang dari Raja Juli Antoni (Sekjen PSI) menurutnya perolehan suara di DPR 60 persen sudah cukup bagi Jokowi dan Amin untuk menjalankan kabinetnya, mengingat masyarakat belum bisa melupakan cara kampanye yang tidak etis mulai menyerang pribadi Jokowi hingga menggunakan berbagai cara hoax termasuk agama dalam mendapatkan perolehan suara. Harus ada dulu pernyataan maaf dan tidak akan mengulangi perbuatan tercelanya agar proses berdemokrasi berjalan dengan baik bagi kederisasi generasi muda kedepannya. Diskusi ini dimederatori Jerry Sumampau yang sudah cukup dikenal sebagai komentator Pilpres 2019 di media nasional.

LBP : GAMKI Harus Mampu Bersaing di Era 5G


KAIROSPOS.COM, Jakarta - GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) menyelenggarakan Kongres Ke XI pada Kamis (1/08/2019) bertempat di Hotel Grand Cempaka Jakarta Pusat. Pembukaan dimulai sore hari pukul 15.00, diawali dengan ibadah bernuansa full gospel dengan menampilkan tarian etnis Nusantara dan pelayan firman-nya Pdt. Rifky Priatelna. Diperkirakan sekitar 350 Orang hadir dalam ibadah pembukaan.

Pdt. Rifky Priatelna menguraikan khotbah berdasar nats tema kongres yang diambil dari Yeremia 29 ayat 7, Pdt Rifky mengawali khotbahnya dengan membacakan Mazmur 133. "Unity mampu menjadikan yang mustahil, menjadi tidak mustahil. Gunung Hermon dibagian Utara, Bukit Sion dibagian Selatan, kalau kita perhatikan, mustahil berkat mengalir sedemikian jauh. 
Kalau kita perhatikan, mustahil berkat mengalir sedemikian jauh, tapi dengan Unity, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Unity so powerful. Kesejahteraan kota, bisa terjadi karena Unity, sesuai dengan tema kongres ini" urai Pdt Rifky, ketika menjelaskan tema kongres berdasar firman Tuhan.

Sejumlah kata sambutan pun diberikan beberapa tokoh dalam pembukaan, seperti Sekretaris Umum MPH PGI Pdt. Gomar Gultom, M.Th, Dirjen Bimas Kristen Prof. Thomas Pentury, termasuk Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut B. Panjaitan, yang hadir sekaligus membuka resmi Kongres XI GAMKI Tahun 2019.

Kemeriahan pembukaan Kongres XI GAMKI Tahun 2019, tidak hanya secara jumlah yang hadir, tetapi juga kemasan acaranya. Peserta Kongres XI GAMKI, hadir dalam pembukaan dengan mengenakan pakaian khas daerahnya. Kongres diwarnai dengan berbagai acara yang menarik, diantaranya penampilan perpaduan tarian adat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti tarian adat dari Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Sumatera,Jakarta, Nusa Tenggara hingga Papua. Selain itu, paduan suara pun turut memeriahkan.

Sherly Wattimena Ketua Panitia, yang juga Ketua DPP GAMKI, dalam laporannya menyampaikan bahwa, "Dari data yang sudah kami registrasi, peserta kongres yang hadir terdiri dari 24 DPD dan 125 DPC dari seluruh Indonesia".

Ketua Umum GAMKI, Dr. Michael Wattimena, SE.,MM, dalam kata sambutannya, mengemukakan bahwa, kader GAMKI dapat menjadi agen perubahan yang membawa kesejukan pasca pemilu yang sempat membuat masyarakat terkotak-kotak. “Pemilu sudah selesai, saatnya mendukung program pemerintah yang memang mendatangkan kebaikan bagi rakyat,” ujar Michael Wattimena yang juga pimpinan DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Michael Wattimena menyampaikan dukungan kepada pemerintahan yang sah sejalan dengan tema Kongres GAMKI XI, yaitu “Sejahterahkan Kota Dimana Kamu Berada dan Doakanlah”, dengan sub-tema “Meneguhkan Nasionalisme dan Ekumenisme di Indonesia dengan Nilai-Nilai Pancasila”.

Ketum BMW, demikian sapaan akrab Michael Wattimena, mengemukakan bahwa diera sekarang ini, ada tantangan yang harus direspon GAMKI, yakni "Apakah GAMKI, masih diminati anak muda milenial, apakah anak muda milenial masih memiliki animo untuk berorganisasi dan terlibat di GAMKI". Ketum BMW, diakhir sambutannya, bersama dengan DPR terpilih dapil Papua, yang juga Bendum GAMKI, Willem Wandik, menyanyikan lagu ciptaan Franky Sahilatua "Pancasila Rumah Kita", yang juga turut disenandungkan Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan saat mendengarkan ditempat duduknya.

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut B Pandjaitan, saat menyampaikan kata sambutan, mengajak kader Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) untuk menjadi agen perubahan dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Menurut Luhut B Pandjaitan, sebagai bagian dari komponen bangsa, peran aktif GAMKI sangat dibutuhkan untuk membawa energi positif di tengah situasi dan kondisi negara yang sempat memanas dengan berbagai isu SARA, selama proses pemilihan umum 2019.

“Saatnya Kader GAMKI harus berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan ikut serta menjadi agen perubahan,” kata Luhut B Pandjaitan, dalam sambutannya saat membuka Kongres GAMKI XI, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta. Luhut B Pandjaitan menjelaskan, meskipun dianggap sebagai minoritas, kader GAMKI dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dengan menghindari pertikaian yang tidak perlu, dan berperan di berbagai bidang, baik formal maupun informal. “Jangan sibuk berkelahi atau melihat kekurangan orang. Dari sekarang harus dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan,” ujar Luhut B Pandjaitan. LBT juga memberikan peringatan pada para generasi muda GAMKI harus terus meningkatkan diri dari segi Sumber Daya Manusia, menguasai teknologi terbarukan seperti 5G jika tidak ingin menjadi budak.

Ketum BMW dan Ketua Panitia Sherly Wattimena, bertempat direstoran dalam hotel, berkesempatan berbincang-bincang dengan rekan-rekan wartawan media kristiani.  Ketum BMW mengemukakan bahwa, sebagai Ketua Umum yang sudah dua kali terpilih, dirinya tidak akan maju kembali menjadi Ketua Umum, dan dirinya sudah menanyakan hal regenerasi kepada fungsionaris DPP GAMKI.

"Pada rapat terakhir persiapan kongres, pada Senin 29 Juli 2019, saya lakukan dialog hati ke hati dengan DPP, tentang regenerasi kepemimpinan, saya memberi kesempatan mereka mengungkapkan hasrat ataupun pemikirannya. Tapi yang secara jelas dan tegas menyatakan keinginannya, hanya Sherly Wattimena, yakni siap maju menjadi Sekretaris Umum".

Agenda kongres setelah pembukaan, diisi dengan sesi study meeting dan pertemuan komunitas benang biru, yakni organisasi-organisasi yang mempunyai hubungan historik dengan GAMKI.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net