Unordered List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tuesday, January 15, 2019

PERNYATAAN SIKAP PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA WILAYAH SUMATERA UTARA TERKAIT PENGHADANGAN AKTIFITAS BERIBADAH JEMAAT GEREJA BETHEL INDONESIA (GBI) PHILADELPIA MARTUBUNG, MEDAN


KAIROSPOS.COM, Medan -Minggu, 13 Januari 2018 menjadi hari kelam bagi kebebasan beragama sekaligus menambah daftar aksi intoleransi di negara kita, Indonesia. Jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Philadelpia yang beralamat di Jl. Permai 4 blok 8 Griya Martubung, No. 31, Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan Sumatera Utara, mengalami penghadangan beribadah oleh sekelompok masyarakat, dengan dalil rumah yang dijadikan tempat beribadah belum memiliki izin sebagaimana yang diaturkan dalam PBM No. 9/8 tahun 2006. 

Menanggapi hal tersebut Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Utara (MPH PGI-WSU) menyatakan :
Turut prihatin dengan adanya aksi penghadangan beribadah oleh sekelompok orang terhadap Jemaat GBI Philadelpia Martubung, Medan. Untuk itu kami mendesak agar pihak kepolisian mengusut tuntas dalang dibalik penghadangan tersebut demi tegaknya keadilan di negeri ini, serta mengamankan dugaan tindakan dan cara kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok masa saat ibadah berlangsung. 

Negara kita adalah negara hukum, dimana UUD 1945 sebagai landasan hukum di negeri ini, dengan tegas memberi kebebasan bagi setiap orang untuk memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, dan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama, sebab beragama adalah Hak Asasi Manusia. Penghadangan beribadah Jemaat GBI Philadelpia mengindikasikan bahwa masih banyak warga negara yang melanggar UUD 1945 dan juga melanggar hak konstitusional warga negara.

Dari berbagai kasus bahwa penghadangan beribadah di negeri ini berkutat pada alasan klasik soal izin sebagaimana termaktub dalam PBM No. 9/8 tahun 2006, pada hal sesungguhnya PBM tersebut bukan untuk mempersulit umat beribadah, tapi dengan tujuan, terjalinnya keteraturan dan kerukunan umat beragama. Dengan demikian kami mengharapkan semua lapisan untuk memahami PBM No. 9/8 tahun 2006 secara utuh dan tidak sepenggal-penggal.

Agar pemerintah Kota Medan bersama-sama dengan FKUB Kota Medan segera mencari solusi penyelesaian masalah dan menjamin kebebasan beribadah bagi Jemaat GBI Philadelpia Martubung, Medan, atas dasar kekeluargaan dan mengedepankan suasana sejuk dan damai.
Meminta kepada negara untuk memberikan jaminan dan perlindungan hukum bagi warga negara yang akan melakukan ibadahnya melalui perangkat kebijakan hukum atau perundangan-undangan yang tegas. 

Agar setiap jemaat gereja proaktif menjalin komunikasi yang baik dengan lingkungan sekitar, dan melakukan pendekatan-pendekatan kekeluargaan. Agar kehadiran gereja dapat diterima dan membawa berkat bagi warga sekitar.
Mengajak seluruh warga gereja untuk tidak terprovokasi dengan adanya tindakan penghadangan beribadah terhadap Jemaat GBI Philadelpia, dan tetap mendoakan agar Pemerintah beserta FKUB Kota Medan diberikan hikmat dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Jemaat GBI Philadelpia Martubung, Medan, sehingga saudara-saudari kita dapat kembali malakukan kebaktian ibadah sebagaimana yang sudah dilakukan selama ini.

Medan, 15 Januari 2018
A.n. Majelis Pekerja Harian
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Utara (PGI-WSU)
Ketua Umum : Bishop Darwis Manurung, S.Th, M.Psi
Sekretaris Umum: Pdt. Hotman Hutasoit, M.Th
CP. Pdt. Bima Gustav Saragih (0813-6236-9345)

Monday, January 14, 2019

FORKOP TOMAS Sukses Menggelar Natal Bersama


KAIROSPOS.COM, Jakarta - Setelah sukses menggelar Natal bersama pengurus dan anggota Forum Komunikasi Pendeta Tompaso Baru Maesaan ( FORKOP TOMAS ) dibawah pimpinan Pdt Dantje Wulur MA sebagai KETUM ,Natal yang diselenggarakan pada tgl 26 Desember 2018 ,sekaligus HUT ke-  52 tahun dari Ketum FORKOP TOMAS ,bertempat  diGPdI Ekklesia Kayumas Jakarta Timur dengan Tema : Dalam Tuhan kita satu yang dilayani oleh Ev Prayitno.

Perayaan natal yang dihadiri oleh  kurang lebih 250 orang berlangsung dengan penuh keakraban dan kemeriahan .Diahir acara ada pembagian diakonia untuk seluruh hamba Tuhan.
Ketum Forkop tomas dalam wawancara menjelaskan FORUM KOMUNIKASI PENDETA
Kecamatan TOMAPSOBARU dan Kecamatan  MAESAAN  Di Jakarta dan sekitarnya disingkat FORKOP TOMAS.

FORKOP Tomas atau FKP TM adalah kumpulan hamba-hamba Tuhan, baik itu sebagai Gembala Jemaat,Pendeta, Penginjil, Dosen Theologia,atau pun  Penatua, dari berbagai Denominasi Gereja yang berasal dari 2 Kecamatan di Minahasa Selatan ( Provinsi Sulawesi Utara), yaitu Kec Tompaso baru dan Kec Maesaan  yang berdomensili di Jakarta dan sekitar nya.

Adapun kegiatan yang menjadi Fokus FKP TM adalah lebih kepada hal2 Kemanusiaan dan lebih khusus  bagi Hamba Tuhan anggota FKP TM itu sendiri, sebagai contoh :
- Bila suami atau Istri atau anak sakit maka wajib di Doakan dan di bantu secara Finansial
- Bila ada orang tua dari anggota FKP TM meninggal dunia di Manado maka anggota tersebut mendapat bantuan tiket pesawat.
- Karena anggota FKP TM banyak yang Gembala Jemaat, maka kami menyepakati adanya pelayanan pertukaran mimbar.
Adapun kegiatan lain yang kami lakukan seperti :
Memberi bantuan Korban Bencana alam ,Mengadakan Seminar
,Mengadakan KKR
,Kegiatan rutin Fellowship sesama anggota dan pengurus Forkop.
,Merayakan Natal bersama
,Merayakan Paskah bersama yang berkaitan dengan semangat kebersamaan sesama anggota dan pengurus FKP TM.

Pdt Hanny Sinaulan sebagai Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa tgl 2 Januari 2019
Kami membawa sejumlah bantuan seperti Uang tunai ,bahan makanan dan minuman ,susu sampai kebutuhan wanita dan lansia ,semua bantuan  merupakan sumbangan dari pengurus dan anggota FORKOP TOMAS ujar Pdt Joice Ester Raranta ,M.Th selaku Ketua Departemen Perempuan & Anak.
Saya berharap FORKOP TOMAS kedepannya akan melakukan terobosan yang lebih lagi ,berguna dlm membangun kebersamaan sesama anggota yang berdampak bagi bangsa dan gereja ujar  ketua Dewan pembina Ibu Dra Nontje Masengi M.Hum ,M.Th
Ferry Febry Mewengkang SH,MH ketua Departemen Hukum  mengatakan bahwa wadah ini hampir semuanya adalah pelayan Tuhan sehingga kami berusaha untuk selalu membangun persaudaraan satu dengan yang lain sebagai warga yang tinggal diperantauan.
Ketua pelaksana Pdt Hanny Sinaulan  menyampaikan harapannya agar FORKOP TOMAS mampu menjadi contoh dan menjadi berkat.

SEKUM FIRKOP TOMAS Pdt Tommy Lantang ,M.Th ,M.Pdk memberikan
SUSUNAN PENGURUS FORKOP TOMAS TAHUN 2018 - 2021

PEMBINA:
Dra. Nontje Masengi, M.Hum, M.Th
Pdt. Dr. Alma Shephard Supit
Drs. Winarno, SH, MM
Pdt. Dr. Zaharias Manambe, SH, MH
Pdt. Danny Tompunu, S.Th
Pdt. Dr. Ronald E. Mussu, M.Th
Ibu. Pdt. Henny Kontu
Pdt. Hanny Johan Ratu

PENGURUS HARIAN :
Ketua Umum : Pdt. Dantje Wulur, MA
Wakil Ketua Umum : Pdt. Joppy E. Sembung, S.Th
Ketua Pelaksana : Pdt. Hanny Sinaulan, S.Th
Ketua 1 : Pdt. Melky Eman, S.Th
Ketua 2 : Pdt. Melky Victor Ratu
Sekretaris Umum : Pdt. Tommy Lantang, M.Th, M.Pd.K
Sekretaris 1 : Pdt. Lexi Tambuwun, S.Th
Sekretaris 2 : Pdt. Lucky Kaware
Bendahara Umum : Pdt. John Rauan, M.Th, M.Pd.K
Bendahara 1 : Pdt. Tommy Mapaliey, S.Th
Bendahara 2 : Pdt. Denny Raranta, S.Th

DEPARTEMEN ATAU LEMBAGA

LEMBAGA BANTUAN HUKUM
Ferry Febry Mewengkang, SH, MH
Dr. Zakharias Manambe, SH, MH, CIL, M.Mis, M.Th, M.Pd.K
Tommy Turangan, SH
Pdt. Jeffry Manopo, SH

PENGINJILAN:
Pdt. Djanne Tando, M.Th
Pdt. David Walalangi

KEROHANIAN
Konny Kontu, S.Th
Ibu. Pdt. Syane Sepang
Ibu. Pdt. Djelty Momongan, S.Pd.K

PERANAN WANITA
Ibu. Pdt. Joice Ester Raranta, M.Th
Ibu. Pdt. Norma Sumangkut, M.Th

HUMAS
Pdt. Benyamin Emor, S.Th

PEMUDA
Pdt. Yoke Sinaulan

DIAKONIA / SOSIAL:
Ibu. Pdt. Vivi Wulur Tendean, SH
Ibu. Pdt. Deisye Lintong
Ibu. Pdt. Meity Lintong
Ibu. Pdt. Fiane Dien

MULTIMEDIA / PUBLIKASI
Sdr. Bobby
Pdt. Melany Monginsidi, S.Th

KESEHATAN:
drg. Gracia Rista Kumala
Dr. Bena Mapaliey
Dr. Hartman

PANGLIMA FKP-TM
Pdt. Joe Lampus
Pdm. Robert Rompas
Sdr. Hezky


KOORDINATOR WILAYAH
- BOGOR, CILEUNGSI, DEPOK : Pdt. Oral Lolowang, M.Pd.K
- SERANG, BANTEN : Pdt. Audy Sanger
- BEKASI : Pdt. Frangky Tambuwun, M.Th

10 Januari 2019 FORKOP TOMAS kembali menggelar rapat  membahas program kerja thn 2019 sekaligus merayakan Wedding Silver salah satu pengurus FORKOP TOMAS yaitu Pdt Djanne Tando M.Th & Pdt Joice Ester Raranta ,M.Th ujar Pdt Vivi Tendean Ketua Departemen sosial mengahiri pembicaraan ini.

Sumber :  Pdt Joice Ester Raranta ,M.Th.
Editor : Thony Ermando.


Sunday, January 13, 2019

Spanduk Intoleran Muncul di Jagakarsa, Jakarta Selatan



KAIROSPOS.COM, Jakarta - Hasil survey Setara Institute yang memasukkan kota Jakarta sebagai kota Intoleran seakan mendapat pembuktian, spanduk bernuansa intoleran kembali terjadi di wilayah Jakarta Selatan, Sabtu (12/01/2019) pukul 11.00, spanduk  bertuliskan “ Pokoknya Tidak Boleh Ada Gereja di Tempat Perkampungan Yang Masih Mayoritas Islam”, spanduk ini ditemukan dan diunggah pada komunitas Kristiani oleh anggota  anggota Forum Komunikasi antar Gereja se Kecamatan Pasar Minggu (FKG), Dandy Capriyanto SH, MH.  Persoalan pendirian GKI Jagakarsa di Wilayah Jakarta Selatan sudah lama diajukan perijinannya informasi disampaikan pengurus GKI Ampera Jakarta Selatan saat team FORMAG Jakarta Selatan yang diketuai Drs. Bambang Utoyo M.Th. pada tahun 2016 berkunjung dan membahas kasus GKI Jagakarsa. Dan saat ini sedang berproses, semua persyaratan IMB sedang dalam proses kelengkapan.
  
Posisi spanduk di Jl. Durian rt 08/05 Jagakarsa dekat station radio swasta, jadi masuk di di Kelurahan dan Kecamatan Jagakarsa DKI Jakarta Selatan dan sudah pasti merupakan  daerah Negara Kesatuan Republik  Indonesia.


Berikut petikan kalimat dari Presiden RI : “Selain Islam, Indonesia rumah bagi umat Kristiani, Katholik, Budhha, Hindu, dan Konghucu”.  Demikian penegasan Presiden Joko WIdodo yang mengangkat isu kemajekan ketika membuka Bali Democracy FORUM (BDF), Media Indonesia (9/12/2018). Dandy menambahkan “Mohon maaf saya cukup kaget melihat poster tersebut saat ini yang masyarakatnya sudah moderen, masih ada sekelompok orang yang berpikir demikian. Keharmonisan masalah agama adalah tanggung jawab Pemerintah, saya berharap MUSPIDA setempat segera berkoordinasi  dengan FKUB  agar persoalan tidak menjadi bias. Dan teman-teman umat Kristiani untuk tetap tenang tidak terpancing bentuk bentuk intimidasi sepeti ini dan kita tetap komitmen ikut menjaga stabilitas nasional Indonesia karena Indonesia adalah Rumah Bersama.


Tidak lama setelah wawancara dengan awak media selesai dan aparat keamanan mendapat laporan masyarakat. Kapolres Kapolres Jakarta Selatan, Kapolsek Jagakarsa, Camat dan Lurah Jagakarsa, Dandim Jaksel, Danramil Jagakarsa turun kelokasi beserta anggota Koramil  sekitar pukul 14.00 melakukan indetifikasi masalah dan sekitar pukul 18.00 spanduk sudah selesai diturunkan aparat keamanan. Bravo aparat keamanan Jakarta Selatan. Demikian dilaporkan Dandy  Capriyanto. Sampai berita ini diturunkan belum diketahui siapa pelakunya.

Saturday, January 12, 2019

Jokowi dihadapan Lautan Kaos Kuning


KAIROSPOS.COM, Jakarta - Meski diterpa badai hoax terhadap Jokowi ternyata dukungan pada Jokowi untuk menjadi Presiden yang kedua kalinya  datang dari ILUNI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia) diperkirakan diatas 100.000 orang berkumpul di Stadion Senayan GBK Sabtu (12/01/2019).

Terlihat ribuan berkaos kuning bertuliskan We Are Alumni Jokowi (inspirasi tagline We are the Yellow Jacket) telah berbondong-bondong memadati Plasa Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan. Area luar Stadion Senayan GBK ini didominasi kuning yang mayoritas Alumni UI. Meski demikian, terlihat juga alumni berbagai PTN dan PTS yang disebut sahabat. Antara lain, Alumni ITB, IPB, ITS, UGM, USU, Trisakti, Atmajaya, UKI dan kampus lainnya. Ada juga terlihat Alumni Jerman.

Menariknyya banyak pamflet yang bertuliskan lucu-lucu dan kreatif yang menyinggung politisi tertentu. Disediakan panggung cukup luas dengan didominasi warna kuning dan dan di spot tertentu diadakan tempat foto dengan berbagai macam foto Jokowi.
Andi MS yang juga alumni UI pada kesempatan memimpin semua audens untuk menyanyikan lagu nasional dan perjuangan. Komposer tersebut sebelum tampil di hadapan Jokowi, hanya berlatih dadakan saja.
Sekitar pukul 16.00, Jokowi hadir dengan menggunakan sepeda dari bambu karya anak ITB. Kedatangannya disambut meriah ribuan alumni, apalagi Jokowi naik sepeda hingga atas panggung. Seperti biasa Jokowi langsung ngevlog dillanjutkan nyanyi lagu nasional secara bersama dan diikuti deklarasi dukungan.
Pada kesempatan itu, pada pidatonya Joko Widodo menjelaskan hasil kerjanya selama empat tahun memimpin Indonesia. “Infrastruktur yang telah kita bangun ini bukan hanya urusan pelabuhan, misalnya pelabuhan Makassar New Port dan pelabuhan sedang dan kecil. Yang lainnya tetap juga airport baru banyak yang telah kita bangun, baik di Jawa maupun di luar Jawa juga jalan tol di luar Jawa,” ujar Jokowi.

Hal lain yang disinggung terkait dana desa yang disebut berkontribusi dalam infrastruktur mikro. Ratusan triliun rupiah sudah digelontorkan pemerintah untuk dana desa.
“Tahun ini Rp 73 triliun kita gelontorkan untuk dana desa di seluruh Tanah Air, dikurangi Rp 3 triliun untuk kelurahan-kelurahan yang ada di kota-kota. Artinya, ada Rp 257 triliun yang telah kita gelontorkan ke desa sebanyak 74 ribu desa yang ada di seluruh Tanah Air,” paparnya.
Hasilnya, ada 108 ribu kilometer jalan hingga 6.900 pasar desa terbangun. Tidak lupa, Jokowi menyinggung jalan tol Jakarta-Surabaya yang sudah tersambung.
Selain itu, dipaparkan  juga pembangunan manusia. Pemerintah sudah mengeluarkan sejumlah program seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, sampai Program Keluarga Harapan

Pdt. Manuel E. Rantung : Kita Tidak Perlu Terjebak Dalam Aksi Dukung Mendukung Paslon



 KAIROSPOS.COM, Jakarta - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) DKI Jakarta menyelenggarakan Perayaan Natal 2018 dan Syukur Awal Tahun 2019 dengan Tema: Yesus Kristus adalah Hikmat di Gereja GPIB Nazareth, Jakarta Timur, Sabtu (12/1). “Seperti biasa Natal dan Syukuran Awal Tahun PGIW memang diselenggarakan bergiliran tempatnya. Pada 2017 lalu di Gereja HKBP Jakarta Barat, 2018 di Jakarta Pusat dan 2019 ini di GPIB Nazareth Jakarta Timur. Ini sudah jadi tradisi tahun depan bisa kembali ke Jakarta Utara,” jelas Pdt. Manuel E. Raintung. 

Pada kesempatan itu, Ketua PGIW Provinsi DKI Jakarta juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab jemaat untuk memilih dan memberikan hak suaranya di Pesta Demokrasi 19 April mendatang. Dia juga menyinggung media sosial yang telah terkoptasi dengan Kecebong versus Kampret. Karena itu perlu hikmat sehingga tidak menyebarkan hoax.
Kita tidak perlu terjebak dalam aksi dukung mendukung dan pilihan apakah no 1 atau no 2, yang terpenting pilih sesuai dengan hati nurani yang bisa memimpin bangsa ini ke depan,” tutur Raintung mengarahkan. Saat itu, Raintung juga memperkenalkan beberapa caleg Kristen yang hadir dalam acara tersebut. Hal senada diungkap juga oleh Pdt. Timotius Adhi Dharma M.Si. sebagai Pengkotbah pada Natal dan Syukuran Awal Tahun PGIW.

Sebelumnya, Pembimas Provinsi DKI Jakarta Lisa Mulyati, MSi dalam sambutannya,  juga menyinggung hal yang sama. “Saya berharap semua yang hadir disini akan memberikan suaranya 19 April mendatang secara bertanggung jawab, sebab ini menyangkut masa lima tahun ke depan. Gereja dan jemaat tidak boleh golput, karena dalam pesta demokrasi ini harus turut berpartisipasi sebagai warga negara yang baik,” tandasnya.
Lisa juga menyatakan terimakasihnya kepada PGIW karena terjalin kerjasama yang baik dengan Bimas Kristen Provinsi DKI Jakarta. “Terimakasih untuk itu, saya bersahabat dengan Pdt Manuel Raintung, Pdt Ferry Simanjuntak dan pengurus PGIW lainnya, semoga ke depan tetapi bekerja sama baik dalam melayani umat Kristen di DKI Jakarta,” terangnya.

Perhelatan ini, selain dihadiri pengurus lengkap PGIW DKI Jakarta dan undangan juga dihadiri jemaat-jemaat gereja yang ada di Jakarta Timur. Acara dimeriahkan sembilan Paduan Suara antara lain PS GPSI Soteria, PS PAUK Halim, PS GPIB Surya Kasih, PS Suara GPIB Tugu, PS Suara Rahel, PS POUK Kelender dan PS Suara GKI Bekasi Timur.

Acara diakhiri jamuan makan malam dan sebelumnya doa dipimpin Pdt. Ferry Simanjuntak yang juga Sekretaris Umum PGIW DKI Jakarta.




www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net